Sabtu, 10 Oktober 2026
23:26 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Museum Penerangan

Museum Penerangan

museum di Indonesia

Bagikan:
Museum khusus in Jakarta Timur, DKI JakartaTemplat:SHORTDESC:Museum khusus in Jakarta Timur, DKI Jakarta
Museum Penerangan
250px-Museum_Penerangan_TMII_-_panoramio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak depan museum, 2014
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Museum_Penerangan&revid=29519337&groups=_044a06c53f8b7fadc7d6ae133c6c300d330b0553&parser=parsoid
Didirikan1993
LokasiTaman Mini Indonesia Indah, Jalan Raya Taman Mini, Jakarta Timur, DKI Jakarta[1]
Koordinat6°17′58″S 106°53′36″E / 6.299318°S 106.8934026°E / -6.299318; 106.8934026
JenisMuseum khusus
PemilikKementerian Komunikasi dan Digital RI
Situs webhttps://muspen.komdigi.go.id/

Museum Penerangan adalah museum khusus yang terletak di kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII),[2] dan dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Didirikan atas prakarsa Tien Soeharto dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 20 April 1993,[3] museum ini didirikan dengan tujuan untuk mengenang jasa-jasa para petugas penerangan dari era pra kemerdekaan hingga kini.

Bangunan museum ini berbentuk bintang bersudut lima yang menggambarkan Pancasila dan lima unsur media penerangan. Di muka museum terdapat Tugu Api Tak Kunjung Padam, lambang kementerian terdahulu Departemen Penerangan RI yang melambangkan semangat petugas penerangan.[2]

Museum Penerangan buka pada hari Selasa hingga Minggu pukul 09.00–15.00 WIB. Pengunjung tidak dikenai tiket masuk museum, hanya perlu membayar tiket masuk ke TMII.[4]

Pendirian

Museum Penerangan merupakan museum khusus yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 20 April 1993.[5] Berdiri atas prakarsa Tien Soeharto kepada Harmoko sebagai Menteri Penerangan Republik Indonesia kala itu.[6] Tujuan pendirian museum ini ialah untuk mengingat perjuangan para petugas penerangan sejak zaman pra kemerdekan hingga kini.[5] Museum Penerangan merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital.[6]

Bangunan

Bangunan museum ini memiliki tiga lantai. Berbentuk bintang bersudut lima yang mencerminkan Pancasila dan juga melambangkan lima unsur media penerangan, yaitu penerangan tatap muka dan tradisional, radio, televisi, film, serta pers dan grafika.[7]

Pada atap bangunan terdapat antena siaran yang berbentuk kerucut, sedangkan penyangganya berbentuk silinder. Silinder diibaratkan sebagai kentongan yang mewakili unsur perangkat tradisional. Adapun antena berbentuk kerucut mewakili unsur perangkat penerangan modern.[8]

Di depan bangunan museum terdapat Tugu Api Tak Kunjung Padam yang mencerminkan semangat petugas penerangan dalam menjalankan tugas. Air terjun yang menyatu dengan air mancur di bawahnya melambangkan komunikasi dua arah dan interaksi antara pemerintah, masyarakat dan media massa. Di atas pintu lantai pertama terdapat tulisan yang berbunyi Dahana Ambuka Wiwaraning Bumi, yang berarti api atau sinar yang membuka kegelapan dunia.[8] Selain itu, terdapat filosofi yang menekankan pentingnya kebenaran sebagai prinsip yang tetap dan diperlukan dalam bidang komunikasi maupun penerangan. Filosofi tersebut diwujudkan melalui ukiran pohon yang melambangkan Panca Bhakti Penerangan.[9]

Audio Mixer untuk Studio Pertama TVRI Audio Mixer ini digunakan untuk mendukung Asian Games IV 1962 di Jakarta dan acara kenegaraaan lainnya. Audio ini berfungsi untuk mengatur suara di studio agar suara yang dikeluarkan dapat diterima oleh pemirsa televisi dengan jelas.
Audio Mixer untuk Studio Pertama TVRI
Buku Catatan Adinegoro Buku catatan ini adalah milik salah satu tokoh pers bernama Adinegoro. Adinegoro merupakan seorang jurnalis yang memiliki nama asli Djamaluddin. Sebagai seorang jurnalis, Adinegoro dikenal rajin mencatat semua gagasan dan pemikirannya dalam sebuah buku catatan, yang kemudian dijadikan naskah ataupun artikel di surat kabar. Buku catatan ini berisi catatan dengan tulisan tangan dan juga kliping dari berbagai nota seminar dan konferensi didalamnya.
Buku Catatan Adinegoro

Koleksi

Koleksi yang terdapat di Museum Penerangaan dibagi menjadi lima bidang, meliputi pers dan grafika (termasuk media massa cetak), penerangan umum, film, radio, dan televisi.[10]

Sebagian di antara koleksinya merupakan peralatan penerangan yaang pernah digunakan Departemen Penerangan. Sebagian lainnya merupakan koleksi yang sebelumnya digunakan oleh lembaga-lembaga media yang dimiliki negara Indonesia, seperti Antara, PFN, RRI, dan TVRI – dua yang terakhir bahkan pernah berada di bawah Departemen Penerangan.[11][12] Terdapat pula diorama studio RRI dan TVRI pada dekade 1990-an,[13] serta satu set studio untuk seri anak-anak Si Unyil.[14]

Kunjungan

Museum Penerangan terletak di dalam kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Museum ini buka pada hari Senin sampai Minggu pukul 09.00–15.00 WIB. Pengunjung tidak dikenai biaya masuk museum, tetapi terdapat tiket masuk ke TMII sebesar 35 ribu rupiah. Pengunjung yang membawa kendaraan juga perlu membayar tiket masuk kendaraan mulai dari harga Rp10.000–60.000 dengan menyesuaikan jenis kendaraan.[15]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. CIPAYUNG". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 29 Mei 2025. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=; no-break space karakter dalam |access-date= pada posisi 7
  2. 1 2 "MUSEUM PENERANGAN - tmii". 2023-09-07. Diakses tanggal 2025-06-02.
  3. ↑ "Data Museum". Museum Kemdikbud. Diakses tanggal 2025-06-01.
  4. ↑ "Jam Operasional & Tiket - tmii". 2023-07-12. Diakses tanggal 2025-06-02.
  5. 1 2 Rusmiyati, dkk. 2018, hlm. 266.
  6. 1 2 "Museum Penerangan". Sistem Registrasi Nasional Museum Kemdikbud. Diakses tanggal 30 Mei 2024.
  7. ↑ Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan 2012, hlm. 180–181.
  8. 1 2 Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan 2012, hlm. 181.
  9. ↑ Marijan, Kacung (2012) Album budaya: direktori museum Indonesia. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Jakarta. hlm. 182
  10. ↑ Aritonang, Dhanang David (17 Juli 2014). "Menelesuri Sejarah Pers di Museum Penerangan". Kompas.com. Diakses tanggal 8 Oktober 2024.
  11. ↑ Museum penerangan Taman Mini Indonesia Indah. Departemen Penerangan RI. 1993. hlm. 4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  12. ↑ Kompas, Tim Harian (2021-06-07). "Kementerian Komunikasi dan Informatika". Kompas.id. Diakses tanggal 2026-05-25.
  13. ↑ "Child in Time dalam Romansa "Lorong Waktu" Museum Penerangan - Kompasiana.com". www.kompasiana.com. Diakses tanggal 2025-06-02.
  14. ↑ antaranews.com (2024-08-05). "Museum Penerangan di TMII tampilkan infokom dari masa ke masa". Antara News. Diakses tanggal 2026-05-25.
  15. ↑ "Jam Operasional & Tiket". Taman Mini Indonesia Indah. Diakses tanggal 30 Mei 2024.

Daftar pustaka

Fasilitas

Gedung dan fasilitas · Angkutan keliling · Kereta gantung · Tram Mover Garuda Kencana

60px-TMII_Logo_-_Blue.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anjungan Daerah

Anjungan Aceh · Anjungan Sumatera Utara · Anjungan Sumatera Barat · Anjungan Riau · Anjungan Kepulauan Riau · Anjungan Jambi · Anjungan Bangka Belitung · Anjungan Bengkulu · Anjungan Sumatera Selatan · Anjungan Lampung · Anjungan Banten · Anjungan DKI Jakarta · Anjungan Jawa Barat · Anjungan Jawa Tengah · Anjungan DI Yogyakarta · Anjungan Jawa Timur · Anjungan Bali · Anjungan Nusa Tenggara Barat · Anjungan Nusa Tenggara Timur · Anjungan Kalimantan Barat · Anjungan Kalimantan Tengah · Anjungan Kalimantan Selatan · Anjungan Kalimantan Timur · Anjungan Sulawesi Utara · Anjungan Gorontalo · Anjungan Sulawesi Tengah · Anjungan Sulawesi Barat · Anjungan Sulawesi Selatan · Anjungan Sulawesi Tenggara · Anjungan Maluku Utara · Anjungan Maluku · Anjungan Papua Barat · Anjungan Papua

Sarana Rekreasi
Taman Flora

Taman Apotik Hidup · Taman Bunga Keong Emas · Taman Kaktus · Taman Melati

Taman Fauna
Museum
Bangunan dan Sasono
Tempat ibadah
Tempat penginapan
Tempat makan

Caping Gunung · Pasar Nusantara Sarinah TMII

Bangunan/bagian
yang sudah tutup

Museum Telekomunikasi · Museum Olahraga · Snowbay Waterpark · Taman Ria Atmaja

Jakarta Barat
Jakarta Pusat
Jakarta Selatan
Jakarta Timur
Jakarta Utara
Kepulauan Seribu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan