Minggu, 20 September 2026
12:24 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kitab 2 Raja-raja

Kitab 2 Raja-raja

Bagian dari Alkitab Kristen
Perjanjian Lama
Yosua 1:1 pada Kodeks Aleppo

Kitab 2 Raja-raja (disingkat 2 Raja-raja; akronim 2Raj.) merupakan salah satu kitab yang termasuk dalam kitab-kitab sejarah pada Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dalam Tanakh atau Alkitab Ibrani, kitab ini menjadi bagian dari kitab kolektif yang bernama "Kitab Raja-raja", yang merupakan bagian dari narasi sejarah Israel kuno yang termasuk dalam kelompok Nevi'im, atau yang lebih tepatnya kelompok nabi-nabi awal.

Sejumlah para sarjana modern menggolongkan Kitab 2 Raja-raja ke dalam kelompok "Sejarah Deuteronomistis", yang serangkaian dengan Kitab Ulangan, Kitab Yosua, Kitab Hakim-hakim, dua Kitab Samuel, dan Kitab 1 Raja-raja, yang merupakan susunan sejarah teologis bangsa Israel dan dimaksudkan untuk menjelaskan hukum Allah untuk Israel di bawah bimbingan para nabi.[1] Kitab 2 Raja-raja merupakan anggota terakhir dalam kelompok ini. Pada mulanya, Sejarah Deuteronomistis dianggap ditulis oleh satu orang, tetapi saat ini para pakar lebih meyakini bahwa kitab-kitab dalam Sejarah Deuteronomistis ditulis dengan menggabungkan sejumlah teks-teks terpisah yang berasal dari berbagai zaman.[2][3]

Istilah

Nama "Raja-raja" merupakan terjemahan dari nama kitab ini dalam bahasa Ibrani, yakni מְלָכִים (melakhim, har. "raja-raja"), bentuk jamak dari מֶלֶךְ (melekh, har. raja). Nama tersebut merujuk pada para raja dari Kerajaan Israel bersatu, Kerajaan Israel Samaria, dan Kerajaan Yehuda yang diriwayatkan dalam kitab ini.

Isi

Kitab 2 Raja-raja ini melanjutkan sejarah dari kedua kerajaan Israel yang kisahnya terputus pada akhir kitab 1 Raja-raja. Kitab ini terdiri dari dua bagian:

  1. Kisah sejarah dari kedua kerajaan itu mulai pertengahan abad ke-9 SM sampai jatuh dan berakhirnya Kerajaan Israel Samaria (utara) pada tahun 721 SM.
  2. Kisah sejarah kerajaan Yehuda, dimulai setelah jatuhnya kerajaan utara sampai pengepungan dan penghancuran Yerusalem oleh Nebukadnezar, raja Babel pada tahun 586 SM. Kitab ini diakhiri dengan kisah tentang Gedalya yang menjadi gubernur Yehuda di bawah kekuasaan kerajaan Babel dan pembebasan Yoyakhin, raja Yehuda, dari penjara di Babel.

Di dalam kedua kitab Raja-raja, setiap raja dinilai berdasarkan kesetiaannya kepada TUHAN, dan kemakmuran adalah akibat dari kesetiaan tersebut. Sebaliknya, bencana-bencana tersebut terjadi karena raja-raja serta rakyat Israel dan Yehuda tidak setia kepada TUHAN. Hancurnya Yerusalem dan dibuangnya banyak orang Yehuda ke Babel merupakan salah satu titik balik yang besar dalam sejarah bangsa Israel.

Seperti halnya dalam Kitab 1 Raja-raja, yang terpenting dalam Kitab 2 Raja-raja adalah karya dari nabi-nabi TUHAN. Mereka digambarkan sebagai juru bicara Allah yang berani memperingatkan raja dan bangsa Israel supaya tidak menyembah berhala dan tidak meremehkan perintah-perintah Allah. Nabi yang menonjol dalam kitab 2 Raja-Raja ini ialah Elisa bin Safan, pengganti Nabi Elia.[4]

Naskah sumber

page1-250px-Leningrad-codex-09-kings.pdf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kitab Raja-raja lengkap pada Kodeks Leningrad, salinan Naskah Masorah yang dibuat tahun 1008.

Perikop

Judul perikop dalam Kitab 2 Raja-raja menurut Alkitab Terjemahan Baru oleh LAI adalah sebagai berikut.

Akhir nubuat Elia
Riwayat nubuat Elisa
  • Elisa menyehatkan air di Yerikho (2:19–22)
  • Anak-anak Betel mencemoohkan Elisa (2:23–25)
  • Yoram berperang melawan Moab (3:1–27)
  • Minyak seorang janda (4:1–7)
  • Perempuan Sunem dengan anaknya (4:8–37)
  • Maut dalam kuali (4:38–41)
  • Memberi makan seratus orang (4:42–44)
  • Naaman disembuhkan (5:1–27)
  • Kapak timbul mengapung (6:1–7)
  • Tindakan Elisa dalam peperangan melawan Aram (6:8–23)
  • Tindakan Elisa pada waktu Samaria dikepung (6:24 – 7:20)
  • Raja menolong perempuan Sunem (8:1–6)
  • Elisa di Damsyik (8:7–15)
Kelanjutan riwayat raja-raja Israel dan Yehuda
  • Yoram, raja Yehuda (8:16–24)
  • Ahazia, raja Yehuda (8:25–29)
  • Yehu menjadi raja Israel (9:1–15)
  • Yoram dan Ahazia dibunuh (9:16–29)
  • Izebel dibunuh (9:30–37)
  • Yehu memunahkan keluarga Ahab (10:1–17)
  • Yehu menghapuskan penyembahan Baal (10:18–36)
  • Atalya dibunuh dan Yoas menjadi raja (11:1–20)
  • Yoas, raja Yehuda (11:21 – 12:21)
  • Yoahas, raja Israel (13:1–9)
  • Yoas, raja Israel (13:10–13)
  • Kejadian menjelang kematian Elisa dan keajaiban dalam kuburnya (13:14–21)
  • Kemenangan Yoas atas Aram (13:22–25)
  • Amazia, raja Yehuda (14:1–22)
  • Yerobeam bin Yoas, raja Israel (14:23–29)
  • Azarya, raja Yehuda (15:1–7)
  • Zakharia, raja Israel (15:8–12)
  • Salum, raja Israel (15:13–16)
  • Menahem, raja Israel (15:17–22)
  • Pekahya, raja Israel (15:23–26)
  • Pekah, raja Israel (15:27–31)
  • Yotam, raja Yehuda (15:32–38)
  • Ahas, raja Yehuda (16:1–20)
Kejatuhan Kerajaan Israel
Akhir masa raja-raja Yehuda
  • Hizkia, raja Yehuda (18:1–12)
  • Yerusalem dikepung oleh Sanherib (18:13–37)
  • Yerusalem luput dari tangan Sanherib (19:1–37)
  • Hizkia sakit dan disembuhkan (20:1–11)
  • Hizkia dan para utusan dari Babel (20:12–21)
  • Manasye, raja Yehuda (21:1–18)
  • Amon, raja Yehuda (21:19–26)
  • Yosia, raja Yehuda — Kitab Taurat ditemukan kembali (22:1–20)
  • Pembaharuan yang dilakukan Yosia (23:1–30)
  • Yoahas, raja Yehuda (23:31–35)
  • Yoyakim, raja Yehuda (23:36 – 24:7)
  • Yoyakhin, raja Yehuda (24:8–17)
Kejatuhan Kerajaan Yehuda

Referensi

  1. Gordon 1986, hlm. 18.
  2. Knight 1995, hlm. 62.
  3. Jones 2001, hlm. 197.
  4. Antara lain berdasarkan Pengantar Alkitab Lembaga Alkitab Indonesia, 2002.
  5. "Transkrip Naskah Laut Mati". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-06-30. Diakses tanggal 2013-05-13.

Lihat pula

Kitab 2 Raja-raja • ספר מלכים (Sepher M'lakhim)
Alkitab
2 Raja-raja 12345678910111213141516171819202122232425
Tempat
Tokoh
Penguasa Israel/Yehuda
Nabi
Penguasa di luar Israel
Lainnya
Sumber
Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
Deuterokanonika
dan Apokrifa
khusus Ortodoks
Tewahedo Ortodoks
Suriah
Perjanjian Baru
Pembagian
Perkembangan
Naskah
Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan