Rabu, 28 Oktober 2026
20:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Susana (Kitab Daniel)

Susana (Kitab Daniel)

Bagikan:
250px-Rembrandt_-_Susanna_and_the_Elders_%28detail%29_-_WGA19105.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Susana dan Para Tetua karya Rembrandt.

Susana (bahasa Ibrani:שׁוֹשַׁנָּה‎, Syosyanah, artinya "bunga bakung") atau Kisah Susana dan Daniel adalah riwayat yang ditambahkan ke dalam Kitab Daniel (menjadi bab ke-13) oleh Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks Timur. Riwayat ini merupakan salah satu dari tambahan-tambahan pada Kitab Daniel yang dicap Apokrif oleh umat Protestan, sekalipun golongan Anabaptis, Lutheran, Anglikan, dan Metodis menganggapnya nonkanonik tetapi bermanfaat bagi pembinaan budi pekerti yang luhur.[1][2][3] Riwayat ini tidak termaktub di dalam Tanak Yahudi, dan tidak disebut-sebut di dalam karya-karya sastra Yahudi terdahulu,[4] tetapi agaknya memang termaktub di dalam Septuaginta asli semenjak abad ke-2 Pramasehi,[5] dan direvisi oleh Teodotion, seorang alim Yahudi Helenistis yang meredaksi sastra Septuaginta (sekitar tahun 150 Masehi).

Ringkasan isi

Kitab ini menceritakan mengenai Susana yang bijak. Ia menolak kenaikan kedudukan dari dua orang tua-tua. Mereka kemudian ganti mengadukan Susana ke pengadilan atas dasar tuduhan yang tidak benar. Susana pun dijatuhi hukuman mati. Namun, Tuhan mengutus Daniel untuk mendampingi Susana. Di dalam pengadilan Daniel dapat membuktikan bahwa tuduhan para tua-tua itu bertentangan dan tidak dapat dipercaya. Akhirnya Susana pun dibebaskan, dan tua-tua yang sebelumnya menuduh Susana dihukum mati. Tujuan cerita ini adalah menggambarkan bagaimana Tuhan Allah menolong orang-orang milik-Nya.[6]

Tarikh dan sejarah tekstual

250px-Papyrus_967.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian teks Septuaginta tentang kisah Susana sebagaimana yang terlestarikan dalam Papirus 967 (abad ke-3).

Kisah Susana dan Daniel mungkin ditulis dalam bahasa Ibrani atau Aramaik menjelang 100 SM, tetapi yang dikenal hanya terjemahannya dalam bahasa Yunani —yaitu Septuaginta.[6] Teks Yunani terlestarikan dalam dua versi. Versi yang diterima ialah yang berdasarkan Theodotion; versi ini menggantikan versi Septuaginta asli, yang hanya terlestarikan dalam terjemahan berbahasa Siria dalam Papirus 967 (abad ke-3), dan dalam sebuah manuskrip tunggal abad pertengahan yang dikenal dengan nama Kodeks Chisianus 88.

Sextus Julius Africanus tidak memandang kisah ini kanonik. Hieronimus (347–420), ketika menerjemahkan Vulgata, memperlakukan bagian ini seperti suatu fabel non kanonik.[7] Dalam pengantarnya, ia mengindikasikan bahwa kisah Susanna merupakan suatu tambahan apokrif karena tidak terdapat dalam teks Ibrani Kitab Daniel. Origenes menerima kisah Susana sebagai bagian dari 'kitab-kitab ilahi' dan mengecam 'para presbiter fasik' yang tidak mengakui kebenarannya (Hom Lev 1.3.) serta menyatakan bahwa kisah ini lazim dibacakan di dalam Gereja perdana (Surat kepada Africanus) tetapi juga menyadari ketiadaan kisah ini dalam teks Ibrani. Dalam Surat kepada Africanus (Epistola ad Africanum) ia menyebutkan bahwa kisah ini "disembunyikan" oleh kaum Yahudi dengan cara tertentu. Klaim Origenes mengingatkan pada tuduhan Yustinus Martir bahwa para ahli kitab Yahudi 'menghilangkan' ayat-ayat tertentu dari Kitab Suci mereka (Dialog dengan Trifo: C.71-3).

Referensi

  1. ↑ Geisler, Norman L.; MacKenzie, Ralph E. (1995). Roman Catholics and Evangelicals: Agreements and Differences (dalam bahasa English). Baker Publishing Group. hlm. 171. ISBN 978-0-8010-3875-4. Lutheran dan Anglikan menggunakannya semata-mata untuk urusan etis / devosional tetapi tidak menganggapnya otoritatif dalam perkara keimanan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ Dyck, Cornelius J.; Martin, Dennis D. (1955). The Mennonite Encyclopedia: A-C (dalam bahasa English). Mennonite Brethren Publishing House. hlm. 136. ISBN 978-0-8361-1119-4.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggalPemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ Kirwan, Peter (16 April 2015). Shakespeare and the Idea of Apocrypha: Negotiating the Boundaries of the Dramatic Canon (dalam bahasa English). Cambridge University Press. hlm. 207. ISBN 978-1-316-30053-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Jewishencyclopedia.com". Jewishencyclopedia.com. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
  5. ↑ New American Bible (Edisi Revisi), Catatan kaki a.
  6. 1 2 W.R.F. Browning. 2009, Kamus Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 428.
  7. ↑ Knights of Columbus Catholic Truth Committee (1908). The Catholic Encyclopedia: An International Work of Reference on the Constitution, Doctrine, Discipline, and History of the Catholic Church. Encyclopedia Press. hlm. 626. "Although the deutero-canonical portions of Daniel seem to contain anachronisms, they should not be treated – as was done by St. Jerome – as mere fables"

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Susannah.
Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
Deuterokanonika
dan Apokrifa
khusus Ortodoks
Tewahedo Ortodoks
Suriah
Perjanjian Baru
Pembagian
Perkembangan
Naskah
Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan