Jumat, 23 Oktober 2026
12:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Paralipomena Barukh

Paralipomena Barukh

Bagikan:
Bagian dari Alkitab Kristen
Perjanjian Lama
Yosua 1:1 pada Kodeks Aleppo

Paralipomena Barukh atau Sisa Perkataan Barukh (Ethiopia Säqoqawä Eremyas, "Paralipomena Yeremia") adalah teks pseudepigrafis yang terdapat dalam bagian Perjanjian Lama di Alkitab yang digunakan oleh Gereja Ortodoks Ethiopia. Kitab ini tidak dianggap sebagai bagian kitab suci oleh kelompok Kristen lainnya maupun oleh orang-orang Yahudi.

Teks bahasa Ethiopia ini pertama disunting oleh August Dillmann pada tahun 1866[1] dan terdiri dari:[2]

  • Kitab Ratapan, dalam lima pasal sebagaimana dalam Alkitab Ibrani
  • sejumlah tambahan untuk Kitab Ratapan: surat untuk para tawanan (Ratapan 6) dan nubuat melawan Pashhur (Ratapan 7:1-5)
  • sebuah teks yang sangat dekat dengan teks Yunani dari 4 Barukh
  • beberapa tambahan ayat untuk Kitab Ratapan (Ratapan 7:6-11, 63)

Referensi

  1. ↑ Dillmann A. Liber Baruch in Id Chrestomathia Aethiopica, Leipzig 1866. Also Labdin Th.O The Book of Baruch, in Id. Introduction to classical Ethiopic (Ge'ez), Missoula 1978, 276–297. See also critical edition by P. Piovanelli, Florence 1986
  2. ↑ Cowley, R. W. (1974). "The Biblical Canon Of The Ethiopian Orthodox Church Today". Ostkirchliche Studien. 23: 318–323. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-23. Diakses tanggal 2009-06-30.
Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
Deuterokanonika
dan Apokrifa
khusus Ortodoks
Tewahedo Ortodoks
Suriah
Perjanjian Baru
Pembagian
Perkembangan
Naskah
Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan