Minggu, 20 September 2026
23:55 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kitab Yobel

Kitab Yobel

isi kitab yobel pasal 4

Untuk konsep hukum Yahudi, lihat Tahun Yobel.
Bagian dari Alkitab Kristen
Perjanjian Lama
Yosua 1:1 pada Kodeks Aleppo

Kitab Yobel atau Kitab Yubileum (bahasa Inggris:Book of Jubilees), terkadang disebut Kejadian Kecil (Leptogenesis), adalah suatu karya keagamaan Yahudi kuno yang terdiri dari 50 bab/pasal, dan dipandang kanonik oleh Gereja Ortodoks Ethiopia serta kalangan Beta Israel (Yahudi Ethiopia), yang mengenalnya dengan sebutan Kitab Pembagian (bahasa Ge'ez: መጽሃፈ ኩፋሌ Mets'hafe Kufale). Kitab Yobel dipandang sebagai salah satu pseudopigrafa oleh Gereja Ortodoks Timur, Katolik Roma, dan Protestan.[1]

Kitab ini dikenal dengan baik dalam Gereja perdana, sebagaimana terbukti dari tulisan-tulisan Epifanius, Yustinus Martir, Origenes, Diodorus dari Tarsus, Isidorus dari Aleksandria, Isidorus dari Sevilla, Eutikius dari Aleksandria, John Malalas, George Syncellus, dan George Kedrenos. Teks ini juga dimanfaatkan oleh komunitas yang pada awalnya mengoleksi Naskah Laut Mati. Tidak ada versi lengkap dalam bahasa Ibrani, Yunani, ataupun Latin yang terlestarikan hingga saat ini.

Kitab Yobel mengklaim penyajian "sejarah dari pembagian hari-hari Hukum, dari peristiwa-peristiwa pada tahun-tahun tersebut, sejumlah minggu-tahun, dan yubileum dunia ini" sebagaimana dinyatakan kepada Musa (di samping Taurat atau "Instruksi") oleh para malaikat ketika ia berada di Gunung Sinai selama empat puluh hari empat puluh malam.[2] Kronologi yang disajikan dalam Kitab Yobel didasarkan pada kelipatan tujuh; yobel (yubileum) adalah periode 49 tahun, tujuh "minggu-tahun" (year-weeks) atau 7 kali periode 7 tahun, yang ke dalamnya seluruh waktu dibagi.

Sumber-sumber

Dasar-dasar Kitab Yobel dari Kitab Henokh diambil dari "Kitab Para Penjaga", 1 Henokh 1–36.[3]

Rangkaian peristiwa yang mengarah pada peristiwa Air Bah bersesuaian dengan yang terdapat dalam "Penglihatan Mimpi", 1 Henokh 83–90.

Catatan

  1. Harris, Stephen L., Understanding the Bible. Palo Alto: Mayfield. 1985.
  2. Book of Jubilees "Jublees 1:4"
  3. Gabriele Boccacini, Beyond the Essene Hypothesis (Eerdmans: 1998)

Referensi

  • James C. VanderKam. The Book of Jubilees (Guides to Apocrypha and Pseudepigrapha). Sheffield: Sheffield Academic Press, 2001. ISBN 1-85075-767-4. ISBN 978-1-85075-767-2.
  • Martin Jr. Abegg. The Dead Sea Scrolls Bible. San Francisco, CA: HarperCollins, 1999. ISBN 0-06-060063-2.
  • James C. VanderKam. The Book of Jubilees. Leuven: Peeters, 1989. ISBN 978-90-429-0552-8.
  • James C. VanderKam. The Book of Jubilees. A Critical Text. Leuven: Peeters, 1989. ISBN 978-90-429-0551-1.
  • John C. Endres. Biblical Interpretation in the Book of Jubilees (Catholic Biblical Quarterly Monograph Series 18) Washington: Catholic Biblical Association of America, 1987. ISBN 0-915170-17-5.
  • Orval S. Wintermute, "Jubilees", in Old Testament Pseudepigrapha, ed. James H. Charlesworth (Garden City, N.Y.: Doubleday, 1985) 2:35–142
  • James C. VanderKam. Textual and Historical Studies in the Book of Jubilees (Harvard Semitic monographs, no. 14) Missoula: Scholars Press, 1977.
  • Albert-Marie Denis. Concordance latine du Liber Jubilaeorum sive parva Genesis (Informatique et étude de textes 4; Louvain: CETEDOC, 1973)
  • Gene L. Davenport. The Eschatology of the Book of Jubilees (SPB 20) Leiden: Brill, 1971.
  • Michel Testuz. Les idées religieuses du livre des Jubilés Geneva: Droz, 1960.
  • Chanoch Albeck. Das Buch der Jubiläen und die Halacha Berlin: Scholem, 1930.
  • Robert Henry Charles. The Book of Jubilees or the Little Genesis, Translated from the Editor's Ethiopic Text, and Edited with Introduction, Notes, and Indices (London: 1902).
  • Robert Henry Charles. The Ethiopic Version of the Hebrew Book of Jubilees. Oxford: Clarendon, 1895.
  • August Dillmann, and Hermann Rönsch. Das Buch der Jubiläen; oder, Die kleine Genesis. Leipzig: 1874.
  • August Dillmann. "Mashafa kufale sive Liber Jubilaeorum... aethiopice". Kiel, and London: Van Maack, Williams &Norgate, 1859.
  • RADIOCARBON, VOL. 37, NO. 1, 1995, P.11-19. Diarsipkan 2008-10-13 di Wayback Machine.

Pranala luar

Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
Deuterokanonika
dan Apokrifa
khusus Ortodoks
Tewahedo Ortodoks
Suriah
Perjanjian Baru
Pembagian
Perkembangan
Naskah
Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan