Minggu, 20 September 2026
17:14 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Apokrifa

Apokrifa

250px-Apocrypha.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halaman 680 dari Alkitab Jenewa edisi 1560, dicetak oleh Robert Barker di London pada tahun 1615.

Apokrifa adalah karya, yang biasanya berupa tulisan, dari pengarang yang tidak diketahui atau asal-usulnya atau diragukan keasliannya.[1] Apokrifa biblika adalah seperangkat teks yang termasuk dalam Vulgata Latin dan Septuaginta tetapi tidak termasuk dalam Alkitab Ibrani. Secara tradisi Katolik menganggap beberapa dari tulisan-tulisan ini sebagai deuterokanonika, sedangkan Protestan menganggapnya apokrif. Jadi, Alkitab Protestan tidak memasukkan buku-buku dalam Perjanjian Lama tetapi kadang-kadang memasukkannya dalam bagian yang terpisah, biasanya disebut Apokrifa. Tulisan-tulisan apokrifa non-kanonik lainnya umumnya disebut pseudepigrafa, sebuah istilah yang berarti "atribut palsu" (memakai nama orang lain yang biasanya sudah terkenal).[2]

Apokrifa berasal dari kata apocryphus, sebuah kata sifat dalam bahasa Latin Abad Pertengahan yang bermakna "rahasia atau non-kanonik", dari kata sifat Yunani ἀπόκρυφος (apokryphos) berarti "kabur" (tidak jelas) dan dari kata kerja ἀποκρύπτειν (apokryptein), "bersembunyi".[3]

Referensi

  1. Little, Williams. Onions, C.T., editors (1955). The Oxford Universal Dictionary. Oxford University Press.
  2. Bromiley, Geoffrey William, ed. (2009). "Apocrypha". The International Standard Bible Encyclopedia (Edisi 2). Grand Rapids, Michigan: W.B. Eerdmans.
  3. "Apocrypha - Definition". merriam-webster.com.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan