Rabu, 30 September 2026
11:44 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Kitab Ratapan

Kitab Ratapan

Bagikan:
Yosua 1:1 pada Kodeks Aleppo.
20px-P_christianity.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Perjanjian Lama (Kristen)
20px-Star_of_David.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Tanakh (Ibrani)
Awal
YosuaYehosyua
Hakim-hakimSyofetim
SamuelSyemu'el
Raja-rajaMelakhim
Akhir
YesayaYesyayahu
YeremiaYirmeyahu
YehezkielYekhezqel
Dua Belas NabiTrei Asar
Puisi
MazmurTehillim
AmsalMisylei
AyubIyov
Lima Gulungan
(Hamesy Megillot)
Kidung AgungSyir Hassyirim
RutRut
RatapanEikhah
PengkhotbahQohelet
EsterEster
Lainnya
DanielDaniyel
Ezra–NehemiaEzra–Nekhemyah
TawarikhDivre Hayyamim
20px-P_christianity.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Perjanjian Baru

Kitab Ratapan (disingkat Ratapan; akronim Rat.) merupakan salah satu kitab pada Perjanjian Lama Alkitab Kristen dan Tanakh (atau Alkitab Ibrani). Dalam Perjanjian Lama, Kitab Ratapan merupakan bagian dalam kelompok kitab-kitab kenabian dan khususnya dalam kelompok nabi-nabi besar. Sementara dalam Alkitab Ibrani, kitab ini disebut Gulungan Eikhah (bahasa Ibrani: מְגִלַּת אֵיכָה, translit. Megillat Eikhah), dan merupakan bagian dari kelompok Ketuvim, atau lebih tepatnya merupakan salah satu dari Lima Gulungan. Dalam Alkitab Terjemahan Lama, kitab ini disebut "Kitab Nudub Yermia".

Nama

Nama "Ratapan" merupakan kependekan dari frasa "Ratapan Yeremia" yang merupakan terjemahan harfiah dari nama kitab ini dalam Alkitab Septuaginta Yunani, yaitu "Θρῆνοι Ἰερεμίου" (Thrênoi Ieremíou). Nama ini merujuk pada tema kitab ini, yaitu puisi ratapan, dan juga pada tradisi Yahudi dan Kristen yang menyatakan bahwa puisi-puisi ini ditulis oleh Nabi Yeremia sendiri.

Nama "Eikhah" dalam bahasa Ibrani secara harfiah berarti "mengapa", "dengan cara apa", atau "betapa". Kata אֵיכָה (eikhah) dan varian-variannya, yaitu אֵיךְ (eikh) dan אֵיכָכָ֤ה (eikhakhah), dapat digunakan sebagai kata tanya (interogativa) dan kata seru (interjeksi). Nama ini dapat ditemukan sebagai kata pertama dari ayat pertama dalam Ratapan 1, 2, dan 4.

Isi

Kitab Ratapan, seperti nama kitabnya, berisi ratapan-ratapan atas jatuhnya Yerusalem ke tangan tentara Babel pada tahun 586 SM, dan kehancuran serta masa pembuangan setelahnya. Walaupun kitab ini pada umumnya bertemakan kesedihan karena kehancuran Yerusalem, terdapat pula baris-baris yang menunjukkan keimanan kepada Tuhan dan harapan akan adanya masa depan yang cerah di dalamnya. Misalnya ayat-ayat yang menuliskan: "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!" (3:22-23).

Kitab ini terdiri dari lima bait syair atau lima pasal yang berisi ratapan di dalamnya. Pasal-pasal dalam Ratapan 1, 2, 4 dan 5 terdiri atas 22 ayat sedangkan Ratapan 3 terdiri dari 66 ayat, dan seluruhnya (dalam naskah aslinya) berbahasa Ibrani.

Syair-syair ini digunakan oleh orang Yahudi dalam ibadah mereka pada hari-hari khusus untuk berpuasa dan berkabung. Hari-hari khusus seperti itu diadakan setiap tahun untuk mengenang malapetaka yang menimpa bangsa itu pada tahun 586 SM.[1]

Naskah sumber

  • Naskah Masorah (bahasa Ibrani, abad ke-10 M)
  • Septuaginta (bahasa Yunani; abad ke-3 SM)
    • Dalam naskah kuno Alkitab bahasa Yunani, Septuaginta, sebelum Ratapan 1:1, terdapat kata-kata: "Dan terjadilah, setelah Israel dibawa ke dalam pembuangan, dan Yerusalem dibuat sunyi, Yeremia duduk menangis, dan meratapkan ratapan ini mengenai Yerusalem, dan berkata".[2]
    • Dalam Septuaginta, kitab ini diberi judul "Ratapan Yeremia" (bahasa Yunani:Θρήνοι Ιερεμίου, Threnoi Ieremiou)
  • Naskah Laut Mati (bahasa Ibrani, abad ke-2 SM), terutama:[3]
    • 3Q3 Lamentations (3QLam)
    • 4Q111 Lamentations (4QLam)
    • 5Q6 Lamentationsa (5QLama)
    • 5Q7 Lamentationsb (5QLamb)

Kepengarangan

Berdasarkan tradisi, kitab ini dianggap ditulis oleh nabi Yeremia, bahkan Alkitab Kristen mengelompokkannya dalam kitab-kitab kenabian karena dianggap merupakan kelanjutan karya nabi Yeremia.[4][5] Namun menurut pakar modern, meskipun benar bahwa kejatuhan Yerusalem oleh Babel pada tahun 586/7 SM menjadi latar waktu untuk kitab ini, pengarang kitab ini mungkin bukanlah Yeremia.[4] Masing-masing pasal atau bait syair dalam kitab ini dianggap merupakan puisi yang berbeda satu sama lain yang kemudian digabung membentuk kitab tersebut.[5][6]

Perikop

Judul bait puisi atau judul perikop dalam Kitab Ratapan menurut Alkitab Terjemahan Baru oleh LAI adalah sebagai berikut. Perlu dicatat bahwa daftar berikut diurutkan berdasarkan nomor pasal.

  1. Keruntuhan dan kesunyian Yerusalem
  2. Murka Allah terhadap Sion
  3. Penghiburan dalam penderitaan
  4. Sengsara Sion yang dahsyat
  5. Doa untuk pemulihan

Puisi akrostik

Ratapan 1-4 dalam naskah aslinya, yaitu dalam bahasa Ibrani, disusun dalam bentuk puisi akrostik. Huruf awal dari kata pertama setiap ayat (atau setiap 3 ayat khusus untuk Ratapan 3) secara berurutan merangkum seluruh abjad Ibrani yang terdiri dari 22 huruf (dan merangkum sebanyak tiga kali khusus untuk Ratapan 3).[5]

Pada Ratapan 2-4, tidak seperti urutan abjad Ibrani yang baku saat ini, huruf פ (pe; huruf ke-17) muncul sebelum huruf ע (ayin; huruf ke-16). Sedangkan pada Ratapan 1, Naskah Masorah menggunakan urutan abjad yang baku/modern, tetapi Naskah Laut Mati (4QLam/4Q111, sek. 37 SM - 73 M) menggunakan urutan pe-ayin seperti dalam pasal ke-2, ke-3, dan ke-4.[7][8] Urutan pe-ayin ini kemungkinan berasal dari urutan abjad Ibrani Kuno, karena menurut abecedarium dan sumber-sumber teks sebelum pembuangan, huruf pe memang diurutkan sebelum huruf ayin. Urutan pe-ayin tersebut menjadi tanda bahwa kitab ini ditulis segera setelah pembuangan ke Babel, sebelum pengaruh abjad Aram (yang mengurutkan huruf pe setelah huruf ayin) meluas di kalangan Yahudi.[7][8][9]

Ratapan 5 juga terdiri dari 22 ayat. Namun tidak seperti pasal-pasal sebelumnya, pasal ini tidak disusun secara akrostik.

Dalam Septuaginta, bagian awal dari setiap ayat pada pasal-pasal yang tersusun secara akrostik dalam naskah-naskah Ibrani ditambahkan nama-nama dari abjad Ibrani yang sesuai dengan struktur akrostik dari puisi-puisi tersebut dalam naskah Ibrani. Karena penerjemahan Tanakh ke dalam bahasa Yunani mau tidak mau akan menghilangkan struktur akrostik dari puisi-puisi Kitab Ratapan, penyusun Septuaginta merasa perlu untuk menambahkan huruf-huruf ini untuk menunjukkan adanya struktur tersebut.[2]

Pengutipan dalam tradisi Kristen

Referensi

Pustaka

Lihat pula

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
Deuterokanonika
dan Apokrifa
khusus Ortodoks
Tewahedo Ortodoks
Suriah
Perjanjian Baru
Pembagian
Perkembangan
Naskah
Lihat pula
Kitab-kitab Ketuvim
Mazmur  · Amsal  · Ayub  · Kidung Agung  · Rut  · Ratapan  · Pengkhotbah  · Ester  · Daniel  · Ezra–Nehemia (Ezra  · Nehemia)  · 1 Tawarikh  · 2 Tawarikh
Lihat pula: Kitab-kitab Nevi'im
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan