Senin, 21 September 2026
03:56 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Interjeksi

bagian dari pidato

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Interjeksi"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Interjeksi atau kata seru adalah kata yang mengungkapkan perasaan dan maksud seseorang, misalnya ah dan aduh, atau melambangkan tiruan bunyi, misalnya meong. Bentuk ini biasanya tak dapat diberi afiks dan tidak memiliki dukungan sintaksis dengan bentuk lain. Secara struktural, interjeksi tidak mempunyai jalinan dengan unsur kalimat lain. Oleh karena itu, pengetikan setelah kata interjeksi harus dibubuhi koma[1]

Interjeksi berdasarkan perasaan yang diungkapkan terbagi menjadi 10:[2]

  1. Interjeksi Harapan; insyaallah
  2. Interjeksi Kekaguman dan Kepuasan; aduhai, amboi, asyik
  3. Interjeksi Kekesalan; sialan, buset
  4. Interjeksi keheranan; aduh, loh, duilah, eh, ah
  5. Interjeksi kekagetan; astaga, astaghfirullah, masyaallah
  6. Interjeksi kejijikan; bah, cih, idih, ih, cis
  7. Interjeksi ajakan; ayo, mari
  8. Interjeksi kesyukuran; alhamdulillah, syukur
  9. Interjeksi panggilan; hai, halo, eh, he
  10. Interjeksi simpulan; nah

Dari beberapa contoh interjeksi, berdasarkan asalnya terbagi menjadi 2 macam, yaitu Interjeksi asli dan serapan.

Referensi

  1. [Salinan] SK tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Pengembahan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek. 2021. hlm. 33.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Moeliono, Anton M., dkk. (2016). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Keempat). Jakarta. hlm. 400.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Lihat entri Interjeksi atau Kategori:id:Interjeksi di kamus bebas Wikikamus.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan