Kamis, 24 September 2026
06:21 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Betel

Betel (bahasa Ugarit: bt il, artinya "rumah El" atau "rumah Allah",[1] bahasa Ibrani:בֵּית אֵל, Beth El, Beth-El, atau Beit El; bahasa Yunani:Βαιθηλ; bahasa Latin:Bethel; bahasa Inggris:Bethel) adalah kota perbatasan yang menurut Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen terletak di antara wilayah suku Benyamin dan Efraim. Eusebius dari Kaisarea dan Hieronimus pada zaman mereka menggambarkannya sebagai desa kecil yang terletak 12 mil Romawi di utara Yerusalem, di sebelah timur jalan yang menuju Nablus atau Neapolis.[2]

Edward Robinson mengidentifikasi desa Beitin di Palestina sebagai kota kuno Betel dalam tulisannya Biblical Researches in Palestine, 1838–52. Selain menentukan lokasi berdasarkan teks-teks kuno, ia berpendapat bahwa kedua nama ini mirip, karena tidak jarang akhiran Ibrani el digantikan dengan akhiran Arab in.[2]

Sepuluh tahun setelah Perang Enam Hari, nama "Beit El" diberikan untuk pemukiman Israel yang dibangun dekat Beitin.

Ada lagi kota bernama Betel, di bagian selatan Kerajaan Yehuda, yang dicatat dalam Kitab Yosua (Yosua 8:17 dan Yosua 12:16), tampaknya sama dengan Bethul atau Bethuel, sebuah kota di wilayah Suku Simeon.

Sejarah

250px-El_sue%C3%B1o_de_Jacob%2C_by_Jos%C3%A9_de_Ribera%2C_from_Prado_in_Google_Earth.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mimpi Yakub di Betel, lukisan José de Ribera.

Betel disinggung beberapa kali dalam Kitab Kejadian. Pertama kali dalam Kejadian 12,[3] tetapi lebih terkenal dari catatan Kejadian 28,[4] ketika Yakub yang sedang melarikan diri dari amarah abangnya, Esau, tidur di atas sebuah batu dan bermimpi melihat tangga yang menghubungkan langit dan bumi (Jacob's Ladder) dengan para malaikat yang naik turun, sementara Allah berada di puncak tangga menjanjikan Yakub bahwa kelak ia akan memiliki tanah Kanaan. Ketika Yakub bangung, ia mengurapi batu itu (baetylus) dengan minyak dan menamai tempat itu Betel. Dalam kisah lain di Kejadian 35[5] perjanjian Allah dan Yakub diulangi dengan menamai tempat itu El-Betel, dan saat itu pula, nama Yakub diganti menjadi Israel. Dalam kedua bagian itu dicatat bahwa sebelumnya nama tempat itu adalah Luz, dari bahasa Kanaan.

Betel menjadi pusat penyembahan berhala bagi Kerajaan Israel Utara setelah pecahnya Kerajaan Israel menjadi dua pada zaman raja Rehabeam, putra raja Salomo. Dalam Kitab 2 Raja-raja dicatat bahwa Yerobeam, raja pertama Kerajaan Utara, mendirikan altar untuk lembu emasnya di kota Dan di sebelah utara dan di kota Betel di sebelah selatan kerajaannnya, serta menunjuk orang-orang yang bukan dari Suku Lewi menjadi imam-imam (1 Raja–raja 12:25–33).

Sewaktu kerajaan Asyur menguasai Kerajaan Israel Utara pada tahun 721 SM, Betel tidak dihancurkan, melainkan dikuasai oleh raja Yosia dari Kerajaan Yehuda (~640–609 SM), yang menghancurkan altar penyembahan berhala di sana, menurut kitab Raja-raja.[6]

Pada zaman Makabe, Betel dihuni kembali dan "diperkuat oleh jenderal Bacchides dari Siria."[2] Flavius Yosefus menulis bahwa Betel direbut oleh Vespasian. Robinson mencatat bahwa setelah tulisan Eusebius dan Hieronimus, tidak ada lagi catatan mengenai Betel. Ia mengamati bahwa reruntuhan di Beitin lebih besar dari satu desa dan rupanya mengalami pengembangan setelah zaman Hieronimus dengan penemuan reruntuhan gereja dari Abad Pertengahan.[2]

Betel juga disebut dalam Kitab Amos:

Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap. Carilah TUHAN, maka kamu akan hidup, supaya jangan Ia memasuki keturunan Yusuf bagaikan api, yang memakannya habis dengan tidak ada yang memadamkan bagi Betel.

Tetapi jangan lagi bernubuat di Betel, sebab inilah tempat kudus raja, inilah bait suci kerajaan.

Amos 7:13

31°56′31.2″N 35°13′19.2″E / 31.942000°N 35.222000°E / 31.942000; 35.222000

Referensi

  1. Bleeker and Widegren, 1988, p. 257.
  2. 1 2 3 4 Robinson and Smith, 1856, pp. 449–450.
  3. Genesis 12 / בראשית י"ב (Origin), Kejadian 12:8
  4. Genesis 28 / בראשית כ"ח (Origin), Kejadian 28:19
  5. Genesis 35 / בראשית ל"ה (Origin), Kejadian 35:7
  6. "Bethel". Encyclopædia Britannica from Encyclopædia Britannica 2007 Ultimate Reference Suite (2007).

Pustaka

  • Bleeker, C. J.; Widengren, G. (1988), Historia Religionum: Handbook for the History of Religions, BRILL, ISBN 9004089284, 9789004089280{{citation}}: Periksa nilai |isbn=: karakter tidak valid
  • Robinson, Edward; Smith, Eli (Digitized 17 February 2006), Biblical Researches in Palestine, 1838–52: A Journal of Travels in the Year 1838, University of Michigan{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  • Encyclopædia Britannica 2007 Ultimate Reference Suite
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan