Selasa, 13 Oktober 2026
14:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Candi Sembadra

Bagikan:

Candi Sembadra adalah sebuah candi yang terletak dalam Kompleks Candi Arjuna di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara. Nama Candi Sembadra diperolah dari istri Arjuna dalam wayang yang bernama Sembadra. Fungsi Candi Srikandi sebagai tempat pemujaan Dewa Syiwa oleh umat Hindu. Ukuran Candi Sembadra ialah 5,75 × 5,2 × 7,5 meter. Gaya arsitektur Candi Sembadra adalah arsitektur Jawa khas Kerajaan Mataram Hindu. Candi Sembadra telah menjadi salah satu objek cagar budaya di Kabupaten Banjarnegara.

Nama

Nama Candi Sembadra diambil dari nama seorang tokoh dalam wayang, yakni Sembadra.[1] Dalam lakon wayang Jawa, Sembadra merupakan salah istri Arjuna.[2]

Lokasi

Candi Sembadra terletak di dalam Kompleks Percandian Arjuna. Lokasinya berada di Dataran Tinggi Dieng.[3] Kawasannya masuk dalam wilayah Kabupaten Banjarnegara.[4] Posisi Candi Sembadra berada di bagian barat Kompleks Candi Arjuna. Posisinya menghadap ke Candi Arjuna sehingga tidak berjejer dengan keempat candi dalam kompleks.[5]

Fungsi

Candi Srikandi merupakan candi peninggalan umat Hindu.[6] Fungsi Candi Sembadra ialah untuk menyembah Dewa Syiwa.[2]

Arsitektur

Gaya arsitektur

Arsitektur Candi Sembadra sebagian besar menggunakan gaya arsitektur lokal. Ketinggian batur pada Candi Sembadra lebih rendah. Candi Sembadra juga memiliki dinding luar dengan relung arca yang menonjol.[7] Tiga sisi pada bagian pertengahan Candi Sembadra memiliki relung yang menonjol keluar dan berfungsi sebagai bilik penampil. Bilik ini terdapat pada tiga sisi, yakni sisi selatan, timur dan utara.[2]

Bentuk dan ukuran

Bentuk Candi Sembdara meneyerupai bujur sangkar.[2] Candi Sembadra mempunyai panjang 5,75 meter dengan lebar 5,2 meter. Tinggi Candi Sembadra ialah 7,5 meter.[8] Bangunan Candi Sembadra dibangun di atas batur dengan ketinggian 50 cm.[2]

Atap

Pada bagian atap Candi Sembadra terdapat relung kecil. Relung ini digunakan sebagai tempat penyimpanan arca.[2] Bentuk pada bagian puncak Candi Sembrada tidak diketahui karena telah hancur.[2]

Pembangunan

Candi Sembadra dibangun pada masa pemerintahan Rakai Garung di wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram Hindu.[6] Diperkirakan bahwa Candi Sembadra dibangun setelah tahun 928 Masehi.[7]

Pelestarian

Candi Sembadra telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya di Kabupaten Banjarnegara.[9]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Sutopo, dkk. 2021, hlm. 39.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Sutopo, dkk. 2021, hlm. 221.
  3. ↑ Andrie, dkk. 2014, hlm. 24.
  4. ↑ Setyowati dan Hardati 2009, hlm. 91. sfn error: tanpa target: CITEREFSetyowati_dan_Hardati2009 (bantuan)
  5. ↑ Sutopo, dkk. 2021, hlm. 226.
  6. 1 2 Rambe, T., dkk. (2019). Simarmata, Janner (ed.). Sejarah Politik dan Kekuasaan (PDF). Penerbit Yayasan Kita Menulis. hlm. 69. ISBN 978-623-91758-0-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. 1 2 Sutopo, dkk. 2021, hlm. 230.
  8. ↑ Andrie, dkk. 2014, hlm. 25.
  9. ↑ Sutopo, dkk. 2021, hlm. 33.

Daftar pustaka

  • Andrie P., W., dkk. (2014). "Pesona Candi di Tengah Misteri Dieng". Indonesia dalam Infografik. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-979-709-841-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Sutopo, M., dkk. (2021). Yuliyanti, D., dkk. (ed.). Bawanan Winasis Dieng (PDF). Direktorat Pelindungan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ISBN 978-979-8250-82-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Jawa
Banten
Ja-bar
Ja-teng
Ja-tim
Jogja (DIY)
60px-Candi_Indonesia_id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-Borobudur-Nothwest-view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Mendut_-_facade_north_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Pawon_-_facade_northwest_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-RA_3420014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Sambisari_Panorama_%2829_December_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Plaosan_Temple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Singosari_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Besakih01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Muaro_Jambi_dengan_langit_biru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-007_Candi_Tua_from_East%2C_Main_Entrance_%2838244913275%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Prasasti-Yupa02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Offerplaats_bij_tempelcomplex_Lingsar_TMnr_60012478.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bali
Sumatera
Jambi
Sum-bar
Sum-sel
Sum-ut
Ba-bel
Riau
Kalimantan
Kal-bar
Kal-sel
Kal-tim
Nusa
Tenggara
NTB
NTT
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan