Minggu, 27 September 2026
20:04 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Candi Pembakaran

Candi Pembakaran

cagar budaya di Kabupaten Sleman

250px-Candi_Pembakaran.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Candi Pembakaran

Candi Pembakaran (bahasa Jawa: ꦕꦤ꧀ꦝꦶꦥꦩ꧀ꦧꦏꦂꦫꦤ꧀; transliterasi: Candhi Pambakaran) merupakan salah satu bangunan yang terletak di kompleks Ratu Boko, Yogyakarta. Bangunan ini berada sekitar 30 meter ke arah kiri setelah melewati gerbang kedua kompleks. Secara fisik, Candi Pembakaran hanya berupa batur dan kaki candi yang dilengkapi tangga di sisi barat, tanpa pintu maupun atap. Pada bagian atas tangga, terdapat sisa struktur gerbang rendah di kedua sisi yang tersambung dengan pagar keliling, yang jejaknya masih dapat dikenali dari sisa pen kuncian di lantai.[1]

Di bagian tengah bangunan terdapat sebuah lubang persegi berukuran cukup besar dan dalam. Lubang inilah yang menjadi dasar penamaan Candi Pembakaran, karena pada masa lampau ditemukan abu yang diduga merupakan sisa pembakaran. Beberapa ahli menafsirkan fungsi lubang tersebut sebagai tempat upacara api, meskipun ukuran dan kedalamannya dinilai kurang sesuai untuk kegiatan ritual semacam itu. Pada tahun 2022, Wongse mengajukan teori alternatif bahwa bangunan ini lebih tepat diidentifikasi sebagai Bodhigara, yakni tempat khusus untuk pohon Bodhi yang digunakan sebagai Bodhimanda, lokasi simbolis tempat Siddharta Gautama mencapai pencerahan di bawah pohon Bodhi.[2][3]

Menurut teori tersebut, bentuk Candi Pembakaran memiliki kesamaan dengan bangunan serupa di Abhayagirivihara, Sri Lanka, yang hingga kini masih menaungi Pohon Sri Maha Bodhi sebagai keturunan dari pohon Bodhi asli. Keberadaan kolam besar di belakang candi diduga mendukung hipotesis ini, sebab pohon Bodhi (ficus religiosa) membutuhkan banyak air untuk tumbuh, terutama di kawasan perbukitan kering seperti Ratu Boko. Hubungan antara Ratu Boko dan Abhayagirivihara juga dianggap wajar, mengingat Ratu Boko dalam beberapa sumber disebut sebagai duplikat Abhayagirivihara di Sri Lanka. Kendati teori Bodhigara maupun teori upacara api masih membutuhkan bukti tambahan, keduanya memperlihatkan kompleksitas tafsir arkeologis atas fungsi Candi Pembakaran yang hingga kini masih menyimpan misteri.[4]

Lokasi

Candi Pembakaran terletak di dalam kompleks Ratu Boko, yang berada di wilayah Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bangunan ini dapat dijumpai setelah melewati gerbang kedua kompleks, lalu berjarak sekitar 30 meter ke arah kiri dari jalur utama. Lokasi Candi Pembakaran berdiri di dataran perbukitan Ratu Boko dengan ketinggian kurang lebih 196 meter di atas permukaan laut, sehingga menawarkan pemandangan ke arah Candi Prambanan dan dataran sekitarnya.[5]

Posisi Candi Pembakaran berdekatan dengan beberapa struktur penting lain di kompleks Ratu Boko, seperti pendapa, paseban, dan kolam. Keberadaan kolam besar di sisi belakang candi kerap dikaitkan dengan fungsi bangunan ini, baik dalam konteks ritual pembakaran maupun dugaan sebagai Bodhigara. Letak yang strategis di dalam area inti kompleks menunjukkan bahwa Candi Pembakaran merupakan bagian penting dari keseluruhan tata ruang Ratu Boko.[5]

Referensi

  1. ↑ jay (2024-02-14). "Intepretasi Baru Fungsi Candi Pembakaran Kompleks Ratu Boko". Mabur.co. Diakses tanggal 2025-08-18.
  2. ↑ jay (2024-02-14). "Intepretasi Baru Fungsi Candi Pembakaran Kompleks Ratu Boko". Mabur.co. Diakses tanggal 2025-08-18.
  3. ↑ Suebsantiwongse, Saran (2022). Acri, Andrea; Sharrock, Peter (ed.). Candi Pembakaran at Ratu Boko: Its Possible Function and Association with the Mediaeval Sri Lankan Monastery at Anurādhapura. Books and Monographs. ISEAS–Yusof Ishak Institute. hlm. 74–93. ISBN 978-981-4951-52-4.
  4. ↑ jay (2024-02-14). "Intepretasi Baru Fungsi Candi Pembakaran Kompleks Ratu Boko". Mabur.co. Diakses tanggal 2025-08-18.
  5. 1 2 Sudikno, Antariksa (2014-06-25). "Kompleks Ratu Boko, Bukan Candi? Penelusuran Fungsi Bangunan Situs Ratu Boko".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
Jawa
Banten
Ja-bar
Ja-teng
Ja-tim
Jogja (DIY)
60px-Candi_Indonesia_id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-Borobudur-Nothwest-view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Mendut_-_facade_north_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Pawon_-_facade_northwest_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-RA_3420014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Sambisari_Panorama_%2829_December_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Plaosan_Temple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Singosari_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Besakih01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Muaro_Jambi_dengan_langit_biru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-007_Candi_Tua_from_East%2C_Main_Entrance_%2838244913275%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Prasasti-Yupa02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Offerplaats_bij_tempelcomplex_Lingsar_TMnr_60012478.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bali
Sumatera
Jambi
Sum-bar
Sum-sel
Sum-ut
Ba-bel
Riau
Kalimantan
Kal-bar
Kal-sel
Kal-tim
Nusa
Tenggara
NTB
NTT
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan