Senin, 02 November 2026
14:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Banten Girang

candi di Indonesia

Bagikan:

6°7′52″S 106°9′31″E / 6.13111°S 106.15861°E / -6.13111; 106.15861

Candi Banten Girang adalah sebuah candi Hindu yang terletak di Kota Serang, Banten. Letaknya sekitar 10 km di sebelah selatan pelabuhan Banten sekarang, di pinggiran kota Serang (Perempatan Sempu). Di tempat tersebut, terdapat suatu situs purbakala, peninggalan kerajaan Sunda yang pernah ada antara tahun 932 dan 1579 Masehi.

Di Museum Nasional Indonesia di Jakarta terdapat sejumlah arca yang disebut "arca Caringin" karena pernah menjadi hiasan kebun asisten-residen Belanda di tempat tersebut. Arca tersebut dilaporkan ditemukan di Cipanas, dekat kawah Gunung Pulosari, dan terdiri dari satu dasar patung dan 5 arca berupa Shiwa Mahadewa, Durga, Batara Guru, Ganesha dan Brahma. Coraknya mirip corak patung Jawa Tengah dari awal abad ke-10. Oleh karena itu, Gunung Pulosari dikaitkan dengan Banten Girang dan diperkirakan merupakan tempat keramat kerajaan Sunda.

Menurut Sajarah Banten, sesampai di Banten Girang, Sunan Gunung Jati dan putranya, Hasanuddin, mengunjungi Gunung Pulosari yang saat itu merupakan tempat keramat bagi kerajaan. Di sana, Gunung Jati menjadi pemimpin agama masyarakat setempat, yang masuk Islam. Baru setelah itu Gunung Jati menaklukkan Banteng Girang secara militer. Kemudian dia menjadi raja dengan restu raja Demak. Dengan kata lain, Gunung Jati bukan mendirikan kerajaan baru, tetapi merebut takhta dari kerajaan yang sudah ada, yaitu Banten Girang.[1]

Tahun 1526 kerajaan Demak merebut pelabuhan Banten dan Banten Girang, dibantu Gunung Jati, Hasanuddin dan Ki Jongjo. Hasanuddin naik takhta, menggantikan raja yang dalam sumber Portugis dipanggil "Sanghyang" dan baru meninggal. Peristiwa ini merupakan pendirian kerajaan Banten. Hasanuddin memindahkan pusat kerajaan dari Banteng Girang ke pelabuhan Banten. Namun sampai akhir abad ke-17 Banten Girang masih dipakai sebagai tempat istirahat raja.

Perpustakaan

  • Guillot, Claude, Lukman Nurhakim, Sonny Wibisono, "La principauté de Banten Girang", Archipel, Tahun 1995, Volume 50, No. 50, halaman 13-24

Referensi

  1. ↑ Maftuh, Maftuh (2015-06-30). "Islam pada Masa Kesultanan Banten". Alqalam. 32 (1): 83–115. ISSN 1410-3222.
Jawa
Banten
Ja-bar
Ja-teng
Ja-tim
Jogja (DIY)
60px-Candi_Indonesia_id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-Borobudur-Nothwest-view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Mendut_-_facade_north_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Pawon_-_facade_northwest_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-RA_3420014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Sambisari_Panorama_%2829_December_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Plaosan_Temple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Singosari_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Besakih01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Muaro_Jambi_dengan_langit_biru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-007_Candi_Tua_from_East%2C_Main_Entrance_%2838244913275%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Prasasti-Yupa02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Offerplaats_bij_tempelcomplex_Lingsar_TMnr_60012478.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bali
Sumatera
Jambi
Sum-bar
Sum-sel
Sum-ut
Ba-bel
Riau
Kalimantan
Kal-bar
Kal-sel
Kal-tim
Nusa
Tenggara
NTB
NTT
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan