Minggu, 27 September 2026
07:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Candi Bima

Candi Bima

bangunan kuil di Indonesia

Candi Bima
330px-Candi_Bima_di_Dieng.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Candi Bima tampak dari depan.
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Candi_Bima&revid=29802607&groups=_4043cee35abfe4868c602a4bf4d4e24290398653&parser=parsoid
Peta interaktif area Candi Bima
Informasi umum
KotaJawa Tengah.
NegaraIndonesia

Candi Bima adalah salah satu peninggalan purbakala di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Candi Bima memiliki bangunan yang tersusun dari pahatan batu kokoh.[1]

Lokasi

Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah,[2] candi ini terletak paling selatan di kompleks Percandian Dieng, 900 meter dari Kompleks candi Arjuna.

Arsitektur

Candi Bima memiliki ukuran denah 4,55 x 4,55 meter, merupakan paling besar di antara candi-candi Dieng. Memiliki tampilan menonjol, serta membentuk segi delapan. Pintu masuk candi berada di sisi timur. Penamilan ketiga sisi lain candi ini membentuk relung tempat meletakkan arca. Candi ini cukup unik dibanding dengan candi-candi lain, baik di Dieng maupun di Indonesia pada umumnya, karena kemiripan arsitekturnya dengan beberapa candi di India yakni perpaduan arsitektur bergaya India Utara dan India Selatan. Bagian atapnya mirip dengan shikara dan berbentuk seperti mangkuk yang ditangkupkan.[3] Pada bagian atap terdapat relung dengan relief kepala yang disebut dengan kudu.

Pemeliharaan

Candi ini berada dalam kondisi buruk, antara lain karena beberapa kali kasus pencurian arca Kudu yang unik pada bagian atap tersebut[4] serta rusak akibat solfatara dari Kawah Sikidang.

Pada tahun 2012, Candi Bima kembali dipugar oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah. Pemugaran dilakukan karena susunan batuan candi sudah banyak yang lapuk dan bergeser akibat dimakan usia dan terkena getaran,[2] juga karena terdapat rongga yang dapat menyebabkan amblesnya bangunan.[5]

Harga dan Jam Buka

Harga tiket masuk kawasan wisata Candi Bima Rp15.000,00.[6]

Jam buka pukul 08.00 - 17.00.[6]

Galeri

  • Fasad Candi Bima
    Fasad Candi Bima
  • Pintu masuk ke bilik Candi Bima
    Pintu masuk ke bilik Candi Bima
  • Yoni besar dalam bilik Candi Bima
    Yoni besar dalam bilik Candi Bima
  • Tiga lubang yoni Candi Bima
    Tiga lubang yoni Candi Bima
  • Relief makara dan ular melilit pada relung Candi Bima
    Relief makara dan ular melilit pada relung Candi Bima
  • Ornamen kudu (berbentuk jendela) pada atap Candi Bima
    Ornamen kudu (berbentuk jendela) pada atap Candi Bima
  • Dataran Tinggi Dieng dan Candi Bima dalam gambar oleh Franz Wilhelm Junghuhn, 1856.
    Dataran Tinggi Dieng dan Candi Bima dalam gambar oleh Franz Wilhelm Junghuhn, 1856.
  • Candi Bima, tahun 1900-1940.
    Candi Bima, tahun 1900-1940.
  • Arca kudu.
    Arca kudu.
  • Candi Bima pada tahun 1864 difoto oleh Isidore van Kinsbergen
    Candi Bima pada tahun 1864 difoto oleh Isidore van Kinsbergen
  • Tampang depan Candi Bima tahun 2008 difoto oleh Michael Gunther.
    Tampang depan Candi Bima tahun 2008 difoto oleh Michael Gunther.

Rujukan

Jawa
Bali
Sumatra
Kalimantan
Jawa
Banten
Ja-bar
Ja-teng
Ja-tim
Jogja (DIY)
60px-Candi_Indonesia_id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-Borobudur-Nothwest-view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Mendut_-_facade_north_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Pawon_-_facade_northwest_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-RA_3420014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Sambisari_Panorama_%2829_December_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Plaosan_Temple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Singosari_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Besakih01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Muaro_Jambi_dengan_langit_biru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-007_Candi_Tua_from_East%2C_Main_Entrance_%2838244913275%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Prasasti-Yupa02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Offerplaats_bij_tempelcomplex_Lingsar_TMnr_60012478.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bali
Sumatera
Jambi
Sum-bar
Sum-sel
Sum-ut
Ba-bel
Riau
Kalimantan
Kal-bar
Kal-sel
Kal-tim
Nusa
Tenggara
NTB
NTT
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia


Ikon rintisan

Artikel bertopik arkeologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan