Minggu, 04 Oktober 2026
20:31 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Candi Kendalisada

bangunan kuil di Indonesia

Bagikan:

Candi Kendalisada adalah salah satu dari ratusan peninggalan kepurbakalaan yang ditemukan di kompleks Gunung Penanggungan (Gunung Pawitra). Candi yang secara administratif berada di wilayah Dusun Balekambang, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Propinsi Jawa Timur, ini memiliki relief bergaya Majapahit yang diperkirakan merupakan fragmen cerita Panji pada dinding-dinding terasnya.[1]

Deskripsi

Candi Kendalisada terletak pada ketinggian 1.053 meter dari permukaan laut, berlokasi pada lereng utara Bukit Bekel, salah satu bukit yang mengelilingi Gunung Penanggungan. Arsitektur candi ini merupakan teras berundak-undak, menempel pada tepi tebing batu vertikal.[1] Di dekat kompleks candi terdapat gua pada ceruk tebing. Halaman candi yang menghadap ke utara ini termasuk sempit, berbentuk memanjang dan memiliki lebar 3 meter. Di ujung teras teratas terdapat punden, berada di sebelah kiri gua. Dua bangunan ini jika digabungkan membentuk seperti huruf "L".[2]

Relief

Relief di Candi Kendalisada ada di panil relief teras I dan II. Di kedua panil itu terpahat relief-relief (diduga) cerita Panji yang mengisahkan Raden Panji bersama kekasihnya yang bernama Candrakirana.

Di bagian gua juga terdapat relief dari fragmen cerita Arjunawiwaha dan Dewaruci. Relief ini menggambarkan Arjuna yang tengah bertapa di Bukit Indrakila dan digoda para bidadari. Relief bidadari yang sedang mandi di sebuah kolam ada di bagian pipi candi.[2] Beberapa relief tersebut sudah hilang karena dicuri.[1]

Fragmen-fragmen yang ada menyiratkan corak hinduistik candi ini, meskipun diduga juga merupakan tempat ibadah praktik Karesian, satu agama yang juga diakui pada masa Majapahit.

Referensi

  1. 1 2 3 I Made Geria dkk (2017). Menepis Kabut Pawitra. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. hlm. 14.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 Alvin Nurwahyu Shokeh Muhammad dan Yohannes Hanan Pamungkas (2016). "Kajian Arsitektur dan Fungsi Candi Kendalisada di Situs Gunung Penanggungan". Avatara. 4 (3): 1041. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-15. Diakses tanggal 2020-03-05.
Jawa
Banten
Ja-bar
Ja-teng
Ja-tim
Jogja (DIY)
60px-Candi_Indonesia_id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-Borobudur-Nothwest-view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Mendut_-_facade_north_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Pawon_-_facade_northwest_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-RA_3420014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Sambisari_Panorama_%2829_December_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Plaosan_Temple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Singosari_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Besakih01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Muaro_Jambi_dengan_langit_biru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-007_Candi_Tua_from_East%2C_Main_Entrance_%2838244913275%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Prasasti-Yupa02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Offerplaats_bij_tempelcomplex_Lingsar_TMnr_60012478.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bali
Sumatera
Jambi
Sum-bar
Sum-sel
Sum-ut
Ba-bel
Riau
Kalimantan
Kal-bar
Kal-sel
Kal-tim
Nusa
Tenggara
NTB
NTT
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan