Jumat, 16 Oktober 2026
22:42 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Candi Sumber Agung

Candi Sumber Agung

bangunan kuil di Indonesia

Bagikan:
Candi Sumber Agung
330px-Situs_Sumberagung_%28Sumberagung_Temple_describe%29_-_panoramio_%283%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Informasi umum
Gaya arsitekturcandi
KotaDesa Sumberagung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur
Negara Indonesia
Data teknis
Sistem struktursusunan blok batu andesit
Ukuranluas dasar 5,5 x 5,5 m

Candi Sumber Agung terletak di kaki Gunung Kelud, tepatnya Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur.

Candi Sumber Agung pertama terletak di dasar Kali Putih mempunyai ukuran 5,5 x 5,5 m. Sedangkan Candi Sumber Agung Kedua terletak di tebing kanan dengan jarak sekitar 26,5 m dari Candi Sumber Agung Pertama memiliki ukuran 5 x 5 m. Letak lokasi Candi Sumber Agung yang berada di pertengahan sawah menjadi salah satu alasan sepinya kawasan cagar budaya ini.[butuh rujukan]

Penemuan

250px-Situs_Sumberagung_%28Sumberagung_Temple_describe%29_-_panoramio_%281%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi Candi Sumber Agung
250px-Situs_Sumberagung_%28Sumberagung_Temple_describe%29_-_panoramio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Candi Sumber Agung

Candi Sumber Agung pertamakali ditemukan pada tahun 1983 oleh tim survei Balai Arkeologi Yogyakarta. Tahun berikutnya yakni 1984 tim ekskavasi menemukan dua buah bangunan yang disebut Candi Sumber Agung Kedua. Candi Sumber Agung terbuat dari bahan batuan andesit yang balok-balok batunya rata-rata berukuran 60 x 40 x 20 cm. Saat kegiatan ekskavasi ditemukan beberapa hiasan relief arca Dewa Siwa dan Dewa Wisnu, sehinga dapat dipastikan Candi Sumber Agung berlatang belakang agama Hindu. Keruntuhan Candi Sumber Agung diakibatkan oleh gempuran banjir lahar yang mengalir dari Kali Putih.[butuh rujukan]

Pembangunan Candi Sumber Agung diperkirakan belum selesai, dilihat dari ornamen pada bagian kaki dan arca-arcanya. Dugaan sementara pembangunan Candi Sumber Agung terhalang akibat bencana letusan Gunung Kelud dan banjir lahar di Kali Putih.[butuh rujukan]

Belum ada ditemukan prasasti maupun naskah-naskah kuno yang memberi informasi lebih lanjut mengenai kapan Candi Sumber Agung Dibangun. Secara Arsitektur Candi Sumber Agung terdapat beberapa kemiripan dengan candi-candi di Jawa Tengah, sehingga muncul dugaan Candi Sumber Agung sudah ada pada era kerajaan Wangsa Syailendra.[1]

Referensi

  1. ↑ Sedyawati, Edi, 1938-. Candi Indonesia. Latief, Feri,, Indonesia. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, (Edisi Cetakan pertama). [Jakarta]. ISBN 978-602-17669-3-4. OCLC 886882212.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
Jawa
Bali
Sumatra
Kalimantan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan