Senin, 19 Oktober 2026
11:45 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis
Candi Kembar Batu

Candi Kembar Batu

bangunan kuil di Indonesia

Bagikan:
250px-037_View_of_largest_Buildings%2C_Candi_Kembar_Batu_%2827349849439%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Candi Kembar Batu di Kompleks Percandian Muaro Jambi

Candi Kembar Batu adalah salah satu candi yang ditemukan di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan candi ini sebagai salah satu bangunan cagar budaya Indonesia. Nomor registrasinya adalah CB.125. Penetapan ini berdasarkan kepada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 045/M/2000 tertanggal 30 Maret 2000.[1] Arsitektur Candi Kembar Batu berbentuk sebuah kompleks. Lokasinya berjarak 250 meter di sebelah tenggara Candi Tinggi dan Candi Gumpung. Candi Kembar Batu berbentuk persegi panjang dengan ukuran 50 × 64 meter.

Kompleks Candi Kembar Batu terdiri dari satu candi induk, tujuh candi perwara dengan dua diantaranya belum dipugar, dua bangunan yang belum dikenali fungsinya dan pagar keliling dengan gapura. Candi pertama berada di bagian paling depan dari kompleks candi. Ukurannya 11,7 x 11.8 meter dengan bentuk menyerupai podium. Candi ini merupakan candi perwara. Panjang tangga sekitar 2,6 meter. Candi kedua berhadapan dengan candi pertama. Candi ini merupakan candi induk. Ukurannya adalah 1.48 x 11.27 meter dengan ketinggian sekitar 2.62 meter dari permukaan tanah. Sedangkan tiga candi lainnya saling sejajar dengan posisi mengelilingi candi induk. Posisi ini merupakan simbol dari sebuah gunung atau padmasana. Dewa yang disembah pada candi tersebut terwakili melalui posisinya ini.[2]

Lingkungan sekitar

Lokasi Candi Kembar Batu hanya dapat dicapai dengan kendaraan roda dua berupa sepeda. Rute menuju ke lokasi ditempuh dari Desa Muaro Sebo. Sekeliling candi menjadi tempat hidup dari berbagai jenis flora dan fauna. Sebagian besar tanaman berbentuk rumput, semak dan pohon. Selain itu, di sekelilingnya banyak pohon karet. Penduduk setempat menjadikan lingkungan di sekitar candi untuk penghidupan dan keuntungan ekonomi. Bekas batu bata dan gundukan tanah banyak ditemukan di lingkungan Candi Kembar Batu. Selain itu banyak pula terdapat pohon bungur dan pohon unglen yang bermanfaat sebagai penyejuk daerah di sekitar Candi Kembar Batu.[3]

Referensi

  1. ↑ "Candi Kembar Batu - Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya". cagarbudaya.kemdikbud.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-12. Diakses tanggal 12 Juli 2021.
  2. ↑ Siswanto, dkk. (2017). "Pariwisata dan Pelestarian: Suatu Pendekatan untuk Mencegah Kerusakan pada Bangunan Candi Masa Sriwijaya" (PDF). Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia. 1: C 034. doi:10.32315/sem.1.c029. ISBN 978-602-17090-4-7. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-07-12. Diakses tanggal 2021-07-12.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: terbitan berkala memiliki ISBN (link)
  3. ↑ Pratiwi (2017). "Konsep Kosmologi Candi Kembar Batu di Muara Jambi". Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah. 3 (2): 65. ISSN 2621-7058.
Jawa
Banten
Ja-bar
Ja-teng
Ja-tim
Jogja (DIY)
60px-Candi_Indonesia_id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-Borobudur-Nothwest-view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Mendut_-_facade_north_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Pawon_-_facade_northwest_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-RA_3420014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Sambisari_Panorama_%2829_December_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Plaosan_Temple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Singosari_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Besakih01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Muaro_Jambi_dengan_langit_biru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-007_Candi_Tua_from_East%2C_Main_Entrance_%2838244913275%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Prasasti-Yupa02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Offerplaats_bij_tempelcomplex_Lingsar_TMnr_60012478.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bali
Sumatera
Jambi
Sum-bar
Sum-sel
Sum-ut
Ba-bel
Riau
Kalimantan
Kal-bar
Kal-sel
Kal-tim
Nusa
Tenggara
NTB
NTT
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan