Selasa, 20 Oktober 2026
13:50 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Candi Kunir

Candi Kunir

bangunan kuil di Indonesia

Bagikan:
330px-Candi_Kunir_131104-0858_jtg.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisa bangunan Candi Kunir

Candi Kunir adalah sebuah petilasan sejarah yang terletak di Dusun Kedungsari, Desa Kedungmoro, Kunir, Lumajang. Adanya dasar bangunan yang terbuat dari pasangan batu bata dengan ukuran lk. 8 x 8 m, membuat beberapa ahli arkeologi dan sejarawan menduga bahwa bangunan ini semula merupakan sebuah candi.[1] Di samping itu ditemukan pula ornamen-ornamen ukiran tanah liat yang diperkirakan menggambarkan Dewi Durga, kuda berhias, dan genta.[2][3]

Petilasan ini ditemukan pada tanggal 13 Oktober 2013 oleh Supriyadi, seorang pembuat batu bata, yang tengah menggali tanah pekarangan untuk mendapatkan tanah liat sebagai bahan pembuatan batu bata.[2] Di lubang galian yang tidak seberapa dalam itu ia menemukan potongan-potongan batu bata kuno, beberapa relief serta arca tanah liat. Penggalian di tempat yang bersebelahan kemudian mendapatkan adanya struktur dasar bangunan dari bahan bata merah. Temuan-temuan ini mengisyaratkan kemungkinan adanya tempat ibadat dan pemukiman kuno di sekitarnya.[4] Diperkirakan bahwa bangunan ini berasal dari masa Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 atau 14.[1]

Nama tempat Kunir (dan) Basini memang disebut-sebut dalam Kitab Nagarakretagama pupuh 22:4 sebagai tempat yang dilalui oleh Raja Hayam Wuruk dalam perjalanannya di wilayah Lamajang (Lumajang).[5][6] Sejarawan Th.G.Th. Pigeaud menafsirkan Kunir dalam kitab babad tersebut sebagai wilayah Kunir di Lumajang sekarang.[7]

Catatan kaki

  1. 1 2 Tempo: Tim Balai Pelestari Tinjau Lokasi Penemuan Candi Kunir Diarsipkan 2013-11-09 di Wayback Machine, berita Selasa, 22 Oktober 2013 18:52 WIB
  2. 1 2 LumajangSatu.com: "Inilah Sejumlah Temuan di Candi Kunir, Ada Dewi Durga dan Relief Kuda Kencak", artikel Minggu, 13 Okt 2013 00:00 WIB, diakses tgl. 22/xii/2024.
  3. ↑ Republika: "Pemkab Lumajang Amankan Temuan Benda Purbakala", artikel Yudha Manggala P Putra, Kamis 17 Oct 2013 20:16 WIB, diakses tgl. 22/xii/2024.
  4. ↑ Tempo: Candi Kunir Disebut dalam Babad Negarakertagama Diarsipkan 2013-11-09 di Wayback Machine, berita Jum'at, 18 Oktober 2013 20:19 WIB
  5. ↑ Muljana, S. 2006. Tafsir Sejarah Nagara Kretagama, hlm. 354. LKiS Jogyakarta.
  6. ↑ Robson, S.O. 1995. Deśawarṇana: (Nāgarakṛtāgama), hlm. 41. KITLV, Leiden.
  7. ↑ Pigeaud, Th.G.Th. 1962. Java in the 14th Century: Commentaries and recapitulation, p. 72. M. Nijhoff.

Galeri

  • Reruntuhan Candi Kunir
    Reruntuhan Candi Kunir
  • Lubang pembuatan bata, tempat ditemukannya arca Durga
    Lubang pembuatan bata, tempat ditemukannya arca Durga
  • Lokasi candi sebagai tempat rekreasi lokal
    Lokasi candi sebagai tempat rekreasi lokal

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Candi Kunir.

8°12′0.00″S 113°13′34.30″E / 8.2000000°S 113.2261944°E / -8.2000000; 113.2261944

Jawa
Bali
Sumatra
Kalimantan
Jawa
Banten
Ja-bar
Ja-teng
Ja-tim
Jogja (DIY)
60px-Candi_Indonesia_id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-Borobudur-Nothwest-view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Mendut_-_facade_north_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Pawon_-_facade_northwest_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-RA_3420014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Sambisari_Panorama_%2829_December_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Plaosan_Temple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Singosari_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Besakih01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Muaro_Jambi_dengan_langit_biru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-007_Candi_Tua_from_East%2C_Main_Entrance_%2838244913275%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Prasasti-Yupa02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Offerplaats_bij_tempelcomplex_Lingsar_TMnr_60012478.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bali
Sumatera
Jambi
Sum-bar
Sum-sel
Sum-ut
Ba-bel
Riau
Kalimantan
Kal-bar
Kal-sel
Kal-tim
Nusa
Tenggara
NTB
NTT
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia


Ikon rintisan

Artikel bertopik arkeologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan