Selasa, 27 Oktober 2026
18:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Arne Tiselius

Arne Tiselius

Ahli biokimia asal Swedia

Bagikan:
250px-Arne_Tiselius.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arne Tiselius

Arne Wilhelm Kaurin Tiselius (Stockholm, 10 Agustus 1902 – Uppsala, 29 Oktober 1971) ialah seorang biokimiawan Swedia yang dianugerahi Nobel Kimia pada tahun 1948.

Biografi

Menyusul kematian ayahnya, Tiselius sekeluarga pindah ke Göteborg di mana ia bersekolah, dan setelah lulus di "Realgymnasium" setempat pada tahun 1921, ia belajar di Universitas Uppsala, mengkhususkan diri dalam kimia. Ia menjadi asisten riset di laboratorium The Svedberg pada tahun 1925 dan mendapatkan gelar doktor pada tahun 1930 untuk metode batas gerak mempelajari elektroforesis protein. Hingga tahun 1935 ia menerbitkan sejumlah karya ilmiah tentang difusi dan adsorpsi pada zeolit, dan studi tersebut dilanjutkan selama kunjungan setahun ke laboratorium H.S. Taylor di Princeton dengan dukungan Rockefeller Foundation Fellowship. Ketika kembali ke Uppsala ia meneruskan minat dalam protein, dan penerapan metode fisik pada masalah biokimia, yang menimbulkan metode analisis elektroforesis yang lebih baik yang disempurnakannya pada tahun-tahun berikutnya.

Tiselius berperan aktif dalam reorganisasi penelitian ilmiah di Swedia pada tahun-tahun setelah Perang Dunia II, dan menjadi Presiden International Union of Pure and Applied Chemistry antara tahun 1951-1955.

Ia menikah dan memiliki 2 anak. Ia meninggal dalam usia 69 tahun akibat serangan jantung.

Rujukan

Pranala luar

  • Nobel Lecture Electrophoresis and Adsorption Analysis as Aids in Investigations of Large Molecular Weight Substances and Their Breakdown Products dari Nobelprize.org
  • Biografi Nobel
1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan