Selasa, 03 November 2026
16:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Thomas Hunt Morgan

Thomas Hunt Morgan

ahli biologi asal Amerika Serikat

Bagikan:
Thomas Hunt Morgan
250px-Thomas_Hunt_Morgan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Johns Hopkins yearbook tahun 1891
Lahir(1866-09-25)25 September 1866
Meninggal4 Desember 1945(1945-12-04) (umur 79)
AlmamaterUniversity of Kentucky (B.S.),
Johns Hopkins University (Ph.D.)
Dikenal karenaDrosophila melanogaster
pautan gen
Karier ilmiah
Bidanggenetika
Embriologi
Tempat kerjaBryn Mawr College
Columbia University
California Institute of Technology
Mahasiswa doktoral
John Howard Northrop

Thomas Hunt Morgan (25 September 1866 – 4 Desember 1945) adalah genetikawan Amerika Serikat yang dikenal karena menemukan kromosom (1908) sebagai pembawa sifat (gen) dan pautan gen. Morgan memperluas bidang genetika dengan kajiannya pada Drosophila melanogaster, sejenis lalat buah, di Institut Teknologi California ("Caltech"), bersama-sama dengan Calvin Bridges dan Alfred Sturtevant.

Pada tahun 1915, Morgan berkolaborasi dengan Sturtevant, Hermann Muller dan Bridges dalam menulis buku teks The Mechanism of Mendelian Inheritance. Karena sumbangsihnya, pada tahun 1933 Morgan dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran untuk penemuan mekanisme kromosom sebagai pembawa sifat terwariskan dan interaksi gen (epistasis).

Kakek buyut dari pihak ibu Morgan adalah Francis Scott Key, penulis lirik lagu kebangsaan Amerika Serikat, The Star-Spangled Banner.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Thomas Hunt Morgan.
1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan