Sabtu, 07 November 2026
17:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Embriologi

Embriologi

Bagikan:
6_weeks_pregnant.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Embrio manusia saat enam minggu

Embriologi atau ilmu embrio merupakan bidang ilmu yang mempelajari bagaimana sel tunggal membelah dan berubah selama perkembangan untuk membentuk organisme multiseluler.[1] Proses ini dinamakan embriogenesis.[1] Embriologi dapat dibagi dalam beberapa jenis:

  • Embriologi deskriptif menjelaskan perihal yang terjadi selama embriogenesis.[1]
  • Embriologi komparatif pada organisme berbeda mengenai kejadian perubahan yang terjadi selama proses evolusi.[1]
  • Embriologi eksperimental

Memanipulasi embrio dalam laboratorium untuk mengamati proses seluler dan biokimia.[1]

Sejarah

Pada tahun 1827, Karl Ernst von Baer dan Heinz Christian Pander mengajukan teori perkembangan lapisan kuman; von Baer menemukan ovum mamalia pada tahun 1827.[2][3][4]

Sampel

Dalam mempelajari embriologi, sampel hewan yang diamati berupa nematoda Caenorhabditis elegans, lalat buah Drosophila melanogaster, beberapa spesies invertebrata laut seperti bulu babi, bintang laut, dan anellida. Katak Afrika Xenopus laevis, ayam domestik, dan tikus rumah Mus domesticus.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Creighton TE. 1999. Encyclopedia of Molecular Biology. New York: John Wiley & Sons.
  2. ↑ (Inggris) Betteridge KJ. 1981. An historical look at embryo transfer [terhubung berkala]. http://www.reproduction-online.org/content/62/1/1.full.pdf . J Soc for Repr Fert'62(1): 1–13.
  3. ↑ (Inggris) Magner LN. 2009. History of the Life Sciences. New York: Marcel Dekker.
  4. ↑ (Inggris) Lapota A. 2009. History of the Egg in Embryology. J Mammal 26: 2–9
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan