Sabtu, 26 September 2026
21:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Pautan genetik

kecenderungan rangkaian DNA yang berdekatan pada kromosom untuk diwariskan bersama

Pautan genetik (genetic linkage dalam bahasa Inggris) dalam genetika adalah fenomena di mana gen-gen yang berdekatan pada kromosom yang sama cenderung diwariskan bersama karena rendahnya frekuensi rekombinasi selama pembelahan sel (meiosis).[1] Konsep ini menjadi dasar pemetaan genetik untuk menemukan lokasi gen yang memengaruhi sifat tertentu. Pautan genetik pertama kali dikenali dan dijelaskan oleh ahli genetika Amerika Serikat, Thomas Hunt Morgan melalui penelitiannya dengan lalat buah (Drosophila melanogaster) di awal abad ke-20.[2]

Terdapat dua fase yang bisa terjadi antara dua lokus yang berpaut:

  • Fase bergandengan (cis atau coupling), Alel-alel dominan atau resesif untuk dua gen berada pada kromosom yang sama,
  • Fase berseberangan (trans atau repulsion), Alel dominan untuk satu gen dan alel resesif untuk gen lain berada pada kromosom yang sama, atau sebaliknya.

Pautan genetik dapat dipatahkan oleh peristiwa pindah silang, yang terjadi pada tahap profase I dalam meiosis. Semakin dekat posisi dua lokus, semakin rendah frekuensi pindah silangnya. Peristiwa pindah silang menjamin terjaganya variasi maksimum pada keturunan yang maksimal.[1]

Referensi

  1. 1 2 Morgan, T. H. (1910-07-22). "SEX LIMITED INHERITANCE IN DROSOPHILA". Science (New York, N.Y.). 32 (812): 120–122. doi:10.1126/science.32.812.120. ISSN 0036-8075. PMID 17759620.
  2. ↑ Kenney, Diana E.; Borisy, Gary G. (2009-03). "Thomas Hunt Morgan at the marine biological laboratory: naturalist and experimentalist". Genetics. 181 (3): 841–846. doi:10.1534/genetics.109.101659. ISSN 0016-6731. PMC 2651058. PMID 19276218.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=


Ikon rintisan

Artikel bertopik genetika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan