Kamis, 05 November 2026
07:47 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Perang ekonomi

Bagikan:
Bagian dari seri artikel mengenai
Perang
250px-Gari-Melchers-War-Highsmith.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Perang ekonomi adalah penggunaan strategi atau cara-cara ekonomi yang bertujuan melemahkan kemampuan ekonomi, politik, hingga militer. Dalam kondisi konflik, suatu negara dapat memilih untuk mencegah intensi buruk musuh atau mengurangi kemampuan mereka dalam berperang. Strategi yang digunakan antara lain, embargo, boikot, sanksi, dan diskriminasi tarif.[1][2]

Tujuan perang ekonomi adalah memaksa negara musuh untuk mengubah perilaku atau kebijakan sesuai yang diinginkan negara pemrakarsa. Sebagai contoh, Uni Soviet menutup semua jalur darat ke Berlin Barat dalam peristiwa Blokade Berlin yang bertujuan memaksa Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis untuk menyerahkan Berlin ke Uni Soviet. Saat terjadinya Revolusi Iran, Presiden Carter membekukan aset dan harta yang disimpan Iran di bank-bank Amerika Serikat.[3]

Definisi

Oermann dan Wolff menjelaskan 3 definisi perang ekonomi. Menurut mereka, semua perang memiliki dimensi ekonomi, mengingat kekuatan ekonomi memainkan peran penting dalam perang. Sebagian besar perang ekonomi terjadi dalam konflik bersenjata, meski dalam dunia modern perang ekonomi lebih banyak terjadi tanpa senjata.[4]

  1. Perang yang dimulai terutama karena tujuan ekonomi
  2. Perang ekonomi dalam konflik bersenjata
  3. Perang ekonomi tanpa konflik bersenjata

Dampak perang dagang terhadap ekonomi di indonesia

Indonesia sebagai negara yang menjalin kerjasama dengan amerika serikat kini menghadapi potensi dampak dari kebijakan tarif yang diberlakukan pada sejumlah produk impor yang berlaku, seperti baja, aluminium, dan komoditas lainnya.

meskipun negara indonesia memiliki hubungan ekonomi yang baik dan luas dengan negara-negara besar, tetapi tetap mendapatkan dampak dari ketegangan yang berlaku. di antara dampak-dampak tersebut yang terkena yaitu bisa berupa harga bahan baku, harga barang, dan yang lainnya.[5]

Catatan kaki

  1. ↑ Clemens, Jeffrey (2013-05-01). "An Analysis of Economic Warfare". American Economic Review (dalam bahasa Inggris). 103 (3): 523–527. doi:10.1257/aer.103.3.523. ISSN 0002-8282.
  2. ↑ Shambaugh, George (2023-11-02). "Economic warfare". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-15.
  3. ↑ Simandjuntak, Djisman S. (1987). "Perang Ekonomi dalam Dunia yang Interdependen". Analisis CSIS. 16 (12): 1030–1042.
  4. ↑ Oermann & Wolff 2022, hlm. 18-19. sfn error: tanpa target: CITEREFOermann_&_Wolff2022 (bantuan)
  5. ↑ Haspramudilla, dara (16 april 2025). ""The New Economic Order": Babak Baru Ekonomi Global, Perang Tarif dan Implikasinya Terhadap Ekonomi Indonesia". Diakses tanggal 20 mei 2026.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=

Refrensi

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan