Sabtu, 07 November 2026
00:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Kavaleri

prajurit atau pejuang yang bertarung dari punggung kuda

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Kavaleri" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Mei 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Cavalry}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
500px-Edouard_Detaille_-_Vive_L%27Empereur_-_Google_Art_Project.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Resimen Hussar ke-4 Prancis di Pertempuran Friedland, 1807

Kavaleri atau Pasukan berkuda (bahasa Inggris:cavalry; berasal dari bahasa Latin caballus dan bahasa Prancis chevalier yang berarti "kuda") adalah istilah yang pada awalnya mengacu kepada pasukan perang khusus yang bertempur dengan mengendarai kuda sambil mengangkat senjata, tetapi pada saat ini juga merujuk pada pasukan militer khusus yang bertempur menggunakan kendaraan lapis baja atau tank. Oleh karena itu, kavaleri dibagi menjadi kavaleri lapis baja yang mengendarai tank dan kavaleri berkuda yang menunggangi kuda. Namun saat ini, kavaleri berkuda hampir tidak pernah digunakan dalam perang dan militer.

Fungsi

Pasukan kavaleri berperan sebagai satuan yang mampu bergerak dengan cepat dalam skala besar sekaligus berfungsi sebagai penyerang kejut atau pendobrak yang akan membuka jalan bagi pasukan infanteri. Pasukan kavaleri pada zaman Yunani Kuno seperti (phalanx dan legion) dianggap sebagai pasukan elit karena kemampuannya yang mampu mendobrak baris pertahanan musuh dengan cepat dan mematikan. Status elit ini juga disebabkan keadaan ekonomi dan sosial pada masa itu di mana hanya kaum bangsawan, tuan tanah, dan para ksatria yang boleh dan mampu membeli kuda. Dari informasi sejarah terdahulu kavaleri memiliki keunggulan di mobilitas. Pada abad pertengahan kuda sangat banyak dan dimanfaatkan oleh bangsa Mongolia. Oleh karena itu taktik yang digunakan pasukan Mongol seperti serang & lari sangat mematikan. Hal ini dibantu oleh kecakapan orang Mongolia yang ahli memanah sambil mengendarai kuda untuk menaklukkan musuh.

Masa kini

250px-Barcelona_Catalunya_Unitat_Muntada_Gu%C3%A0rdia_Urbana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota unit polisi berkuda Guardia Urbana de Barcelona di Catalunya, Spanyol, pada 2 Juni 2009.

Pada zaman modern fungsi kavaleri mulai berkurang, terutama jika dibandingkan dengan perang dunia kedua. Pada saat ini mulai banyak digunakan helikopter serang dengan fungsi kavaleri yang memiliki kelebihan yang lebih dibandingkan tank atau IFV, karena tank lebih rawan dari serangan musuh seperti infanteri yang bisa menghancurkan tank dengan dibekali senjata anti-tank. Saat ini Kavaleri selalu mengacu kepada pasukan yang mengendarai Tank. Kavaleri berkuda adalah pasukan Kavaleri yang menunggangi Kuda. Pada masa lalu Kavaleri berkuda menggunakan pedang dan pistol atau senapan laras pendek untuk bertempur. Saat ini fungsi Kavaleri berkuda umumnya hanya digunakan pada acara-acara seremonial seperti Upacara, Penyambutan Kepala Negara.

Namun pada era modern tank tetap penting dalam masa perang, terutama untuk memberikan efek kejut maupun perlindungan. Dalam formasi militer tank diikuti oleh barisan infanteri yang menjaganya. Contoh dari kombinasi antara tank dan infanteri tank yang baik bisa menghasilkan serangan yang mematikan, seperti taktik Blitzkrieg yang digunakan oleh tentara Jerman Nazi di Perang Dunia II.

Galeri

Referensi

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan