Minggu, 25 Oktober 2026
17:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Penguasaan laut

Bagikan:

Penguasaan laut[1][2][3] (atau kendali lautan) adalah suatu konsep militer laut terkait dengan kekuatan dari suatu angkatan laut terhadap suatu wilayah laut tertentu yang dikuasainya. Suatu angkatan laut dikatakan memiliki penguasaan laut apabila memiliki kekuatan yang membuat angkatan laut musuh tidak bisa menyerang secara langsung. Dominasi ini bisa diterapkan terhadap perairan di sekeliling negara dari angkatan laut tersebut (contohnya zona litoral atau mungkin bisa memanjang jauh sampai ke samudra, dengan artian bahwa angkatan laut yang dimiliki oleh negara tersebut merupakan angkatan laut perairan biru. Konsep ini setara dengan konsep superioritas udara.

Dengan adanya penguasaan laut, suatu negara (atau persekutuan militer) bisa menjamin angkatan perang atau kapal dagangnya bergerak dengan bebas di lautan, sementara kapal-kapal musuh dari negara tersebut terpaksa menetap di pelabuhan atau menghindar di lautan. Penguasaan laut juga memungkinkan bebasnya penggunaan operasi amfibi yang bisa meluas menjadi operasi strategis berbasis darat. Angkatan Laut Britania Raya secara termahsyur memegang kendali lautan untuk jangka waktu yang lama dari abad ke-18 sampai 20 M. Hal ini memungkinkan Britania Raya dan sekutunya untuk berdagang dan menggerakkan balatentaranya dengan mudah di saat perang sementara musuhnya tidak bisa (Hal ini tecermin dalam lagu patriotik Britania yang terkenal berjudul "Rule, Britannia!" yang mengandung kalimat, "Britania berkuasa! Britania menguasai ombak!"). Contohnya adalah ketika Britania mampu memblokade Prancis di masa Peperangan era Napoleon atau Amerika Serikat di masa Perang tahun 1812, dan juga Jerman di masa Perang Dunia I. Di era paska Perang Dunia II, Amerika Serikat yang memegang kendali lautan.

Rujukan

  1. ↑ Suryohadiprojo, Sayidiman (2005). Si vis pacem para bellum: membangun pertahanan negara yang modern dan efektif. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 9789792215014.
  2. ↑ Adiyanto, Dicky Stefanus,Eko (2015-05-13). Komando Pengendalian Keamanan dan Keselamatan Laut. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 9786020316642.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Kusumoprojo, Wahyono Suroto (2009). Indonesia negara maritim. PT Mizan Publika. ISBN 9789793603940.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan