Senin, 28 September 2026
23:03 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Na rambat

Na rambat

salah satu huruf aksara Bali

Na rambat
250px-Bali_Na_rambat.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aksara Bali
Huruf LatinNa
IASTṆa
Fonem[ɳ]
UnicodeU+1B21
Warga aksaramurdhanya
Gantungan

Na rambat adalah salah satu aksara wianjana (huruf konsonan) dalam sistem penulisan aksara Bali, yang melambangkan bunyi /ɳ/. Jika dialihaksarakan menjadi huruf Latin, maka aksara ini ditulis "Na", atau "Ṇa" untuk IAST.[1][2]

Bentuk

Bentuk Na rambat tampaknya merupakan perkembangan dari bentuk aksara Na murda dalam aksara Jawa, dan memiliki hubungan kekerabatan dengan huruf Pallawa dan Dewanagari. Selain dari segi bentuknya, keduanya sama-sama merupakan konsonan retrofleks, dan termasuk ke dalam warga aksara Murdhanya (konsonan retrofleks). Semuanya adalah keturunan aksara Brahmi.

Aksara Brahmi Aksara Dewanagari Aksara Pallawa Aksara Jawa Aksara Bali
40px-Brahmi_nn.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
60px-Deva-%E1%B9%87a.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Pallava_Nna.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Kw_nna.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Bali_Na_rambat.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Fonem

Dantya (gigi)
Center
Murdhanya (langit-langit)
250px-Retroflex.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Na rambat diucapkan seperti huruf bunyi /ɳ/ pada kata karṇa (bahasa Sanskerta). Umumnya terjadi saat mengucapkan fonem konsonan tarik belakang ([ʈ],[ɖ],[ʂ],[ɻ]) yang disusul oleh bunyi nasal /n/, sehingga yang dicapai adalah nasal /ɳ/ (ṇ).

Penggunaan

Penggunaan aksara Na rambat sama dengan penggunaan Ṇa (Dewanagari: ण) dalam abjad bahasa Sanskerta.[1] Dalam sistem penulisan dengan aksara Bali, Na rambat digunakan pada kata-kata yang mengandung bunyi /ɳ/, baik dari bahasa Bali, maupun bahasa non-Bali.

Menurut uger-uger pasang aksara Bali (aturan penulisan aksara Bali), Na rambat ditulis pada kata yang mengandung bunyi /r/ disusul dengan /n/, sebab bunyi /n/ tersebut berubah menjadi bunyi /ɳ/ bila menyusul /r/.[3] Contoh (dalam bahasa Bali): "warna", "karna", "rena", dll. Tidak diperbolehkan memakai Na kojong sebab warga aksara-nya (daerah artikulasi/posisi lidah) tidak sesuai.[3] Ra termasuk warga Murdhanya, posisi lidah menyentuh langit-langit mulut, sedangkan Na kojong termasuk warga Dantya, diucapkan dengan menyentuh gigi atas. Menurut buku Pedoman Perubahan Ejaan Bahasa Bali dengan Huruf Latin dan Huruf Bali, tidak mungkin dua daerah artikulasi tersebut (langit-langit mulut dan gigi atas) dicapai oleh lidah pada saat yang bersamaan. Maka dari itu, dipakailah Na rambat sebab daerah artikulasinya sesuai dengan huruf Ra.[3]

Secara fonologi, /r/ adalah bunyi konsonan getar rongga-gigi, sedangkan /n/ adalah bunyi konsonan sengau rongga-gigi. Maka, daerah artikulasinya sama. Namun teori ini berbeda dengan aturan tradisional dalam menulis aksara Bali.

Na rambat biasanya ditulis apabila dalam suatu kata terkandung bunyi /ɳ/ yang disusul oleh bunyi konsonan retrofleks (contoh: /ʂ/, /ʈ/, /ɖ/), dan demikian sebaliknya. Contoh (dalam bahasa Bali): tresna, kresna, pandita, tendas, gending, kanta dll. Huruf-huruf yang digarisbawahi pada kata-kata tersebut patut ditulis dengan menggunakan huruf konsonan retrofleks (aksara warga murdhanya), yaitu: Sa sapa (Ṣ), Ta latik (Ṭ), Da madu (Ḍ), dan Na rambat (Ṇ).

Lihat pula

Catatan kaki

  1. 1 2 Surada, hal. 5.
  2. ↑ Tinggen, hal. 23.
  3. 1 2 3 Celah-Celah Kunci Pasang Aksara Bali

Referensi

  • Tinggen, I Nengah. 1993. Pedoman Perubahan Ejaan Bahasa Bali dengan Huruf Latin dan Huruf Bali. Singaraja: UD. Rikha.
  • Surada, I Made. 2007. Kamus Sanskerta-Indonesia. Surabaya: Penerbit Paramitha.
  • Simpen, I Wayan. Pasang Aksara Bali. Diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Daerah Tingkat I Bali.
Aksara suara
(Vokal)
Warga Kanthya
(Konsonan
langit-langit belakang
)
Warga Talawya
(Konsonan langit-langit)
Warga Murdhanya
(Konsonan tarik-belakang)
Warga Dantya
(Konsonan gigi)
Warga Osthya
(Konsonan bibir)
Aksara ardhasuara
(Semivokal)
Ya
Ya
Ra
Ra
La
La
Wa
Wa
 
Pangangge (tanda diakritik)
Pangangge suara
(tanda vokalisasi)
Pangangge tengenan
Pangangge aksara
(tanda semivokalisasi)
Ceciren ring babawosan (tanda baca)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan