Minggu, 11 Oktober 2026
09:18 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Sa sapa

Sa sapa

salah satu huruf aksara Bali

Bagikan:
Sa sapa
250px-Bali_Sa_sapa.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aksara Bali
Huruf LatinSa
IASTṢa
Fonem[s], [ʂ]
UnicodeU+1B31
Warga aksaramurdhanya
Gempelan

Sa sapa adalah salah satu aksara wianjana (huruf konsonan) dalam sistem penulisan aksara Bali, yang melambangkan bunyi /ʂ/. Jika dialihaksarakan menjadi huruf Latin, maka aksara ini ditulis "Sa", atau "Ṣa" menurut IAST.[1][2]

Bentuk

Sa sapa berbentuk seperti huruf Pa yang diberi tanda carik. Dalam aksara Jawa terdapat sedikit perbedaan.

Aksara Jawa Aksara Bali
Pa Pa cerek Pa Carik Sa sapa

Fonem

Aksara ini termasuk dalam warga murdhanya (konsonan retrofleks). Sa sapa diucapkan seperti huruf "Ṣ" pada kata: ṣaṣ (bahasa Sanskerta), paksi (bahasa Bali).

Penggunaan

Penggunaan aksara Sa sapa sama dengan penggunaan Ṣa (Dewanagari: ष) dalam aksara Dewanagari.[1] Dalam sistem penulisan dengan aksara Bali, Sa sapa digunakan pada kata-kata yang mengandung bunyi /ʂ/, biasanya terdapat dalam kosakata bahasa Bali yang diserap dari bahasa Sanskerta maupun Jawa Kuno.

Sa sapa ditulis apabila ada bunyi /k/ (konsonan velar) yang disusul oleh bunyi /s/ (konsonan alveolar), sebab menurut aturan tradisional tentang aksara Bali, bunyi /s/ yang mengikuti /k/ berubah menjadi /ʂ/ (konsonan retrofleks). Maka, dalam bahasa Bali, penulisan konsonan rangkap /ks/ selalu ditulis dengan Sa sapa.

Sa sapa ditulis apabila dalam suatu kata ada bunyi /s/ yang mengikuti bunyi konsonan retrofleks, contohnya bunyi /ɳ/ dan /ʈ/. Contoh (dalam bahasa Sanskerta): kṛṣṇa, niṣṭhha, duṣṭa, dsb.

Lihat pula

Catatan kaki

  1. 1 2 Surada, hal. 5.
  2. ↑ Tinggen, hal. 23.

Referensi

  • Tinggen, I Nengah. 1993. Pedoman Perubahan Ejaan Bahasa Bali dengan Huruf Latin dan Huruf Bali. Singaraja: UD. Rikha.
  • Surada, I Made. 2007. Kamus Sanskerta-Indonesia. Surabaya: Penerbit Paramitha.
  • Simpen, I Wayan. Pasang Aksara Bali. Diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Daerah Tingkat I Bali.


Aksara suara
(Vokal)
Warga Kanthya
(Konsonan
langit-langit belakang
)
Warga Talawya
(Konsonan langit-langit)
Warga Murdhanya
(Konsonan tarik-belakang)
Warga Dantya
(Konsonan gigi)
Warga Osthya
(Konsonan bibir)
Aksara ardhasuara
(Semivokal)
Ya
Ya
Ra
Ra
La
La
Wa
Wa
 
Pangangge (tanda diakritik)
Pangangge suara
(tanda vokalisasi)
Pangangge tengenan
Pangangge aksara
(tanda semivokalisasi)
Ceciren ring babawosan (tanda baca)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan