Senin, 21 September 2026
01:07 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Mar'ie Muhammad

Mar'ie Muhammad

birokrat, ekonom & politisi Indonesia

Mar'ie Muhammad
250px-Sixth_Development_Cabinet_Poster_%28Mar%27ie_Muhammad%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua Umum Palang Merah Indonesiake-11
Masa jabatan
22 Desember 1998 –22 Desember 2009
PendahuluSiti Hardijanti Rukmana
PenggantiJusuf Kalla
Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 1997 –30 September 1999
UtusanGolongan Karya
Daerah pemilihanSulawesi Selatan
Menteri Keuangan Indonesiake-18
Masa jabatan
19 Maret 1993 –11 Maret 1998
PresidenSuharto
Wakil PresidenTry Sutrisno
PendahuluJohannes Baptista Sumarlin
PenggantiFuad Bawazier
Direktur Jenderal Pajakke-7
Masa jabatan
Agustus 1988 –17 Maret 1993
MenteriJohannes Baptista Sumarlin
PendahuluSalamun Alfian Tjakradiwirja
PenggantiFuad Bawazier
Informasi pribadi
Lahir(1939-04-03)3 April 1939
Meninggal11 Desember 2016(2016-12-11) (umur 77)
MakamTPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jakarta
Partai politik  Golkar
Suami/istriAyu Remayati
Anak3
AlmamaterUniversitas Indonesia
PekerjaanEkonom
KabinetPembangunan VI
Julukan
  • Mr. Clean
  • Mr. Cuek

Mar'ie Muhammad (3 April 1939  11 Desember 2016) adalah seorang birokrat dan ekonom asal Indonesia yang pernah menjabat Menteri Keuangan pada masa Orde Baru. Sebelumnya, ia menduduki jabatan Direktur Jenderal Pajak dalam kurun waktu 1988 hingga 1993. Selama menjabat sebagai menteri, Mar'ie dikenal sebagai "Mr. Clean" atas dedikasinya dalam memberantas praktik gratifikasi dan korupsi yang masih sarat pada masanya di lingkungan Departemen Keuangan—sekarang bernama Kementerian Keuangan. Bahkan, Mar'ie turut menggelari dirinya sendiri dengan sebutan "Mr. Cuek" karena minimnya interaksi Mar'ie dengan para jurnalis yang mewarta dirinya.[1] Di samping menjadi menteri, Mar'ie juga menerima mandat dari organisasi peserta pemilihan umum, Golongan Karya untuk dicalonkan sebagai anggota MPR RI untuk daerah pemilihan Sulawesi Selatan.[2]

Masa kecil Mr. Clean hingga tumbuh remajanya dihabiskan di Ampel, dalam kawasan jalan sasak di kalimas madya, sebuah pemukiman yang dihuni oleh banyak keturunan Arab. Islam dan arab culture dilingkungan tempatnya tinggal turut membentuk kepribadiannya, termasuk kebiasaannya bersarung saat waktu senggang di rumah.[3]

Masih di kawasan Ampel, dalam lingkungan yang terbentuk oleh atmosfer paham pembaharuan Islam yang sudah ada sejak 1919 di Surabaya, Mr. Clean kecil disekolahkan oleh kedua orang tuanya di Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Saat itu Indonesia baru saja merdeka dan tengah dipertaruhkan oleh kaum republiken sejati, karena Belanda yang memboncengi sekutu, sejak Jepang menyerah tanpa syarat dalam perang dunia II, menginginkan tanah jajahan kembali kepangkuannya.

Selama berkobarnya Revolusi Kemerdekaan Republik Indonesia, Mr. Clean menempuh pendidkan awalnya setingkat sekolah dasar di perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Surabaya. Ia diasah guna mendapatkan kemampuan kecerdasan intelektualnya oleh guru-guru Al-Irsyad yang mumpuni[4]

Pendidikan terakhir yang ditempuh adalah Master of Arts In Economics, Universitas Indonesia. Riwayat pekerjaan pada tahun 1969 - 1972 mengabdi Direktorat Jenderal Pengawasan Keuangan Negara Departemen Keuangan RI. Pada Tahun 1972-1988 mengabdi di Direktorat Jenderal Pembinaan BUMN Departemen Keuangan RI dengan jabatan terakhir sebagai Direktur. Tahun 1988-1993 mengabdi di Direktorat Jenderal Pajak, Departemen Keuangan sebagai Direktur Jenderal (Dirjen). Pada tahun 1993-1998 sebagai Menteri Keuangan Kabinet Pembangungan VI. Tahun 2001-2004 sebagai Ketua Oversight Committee (OC) BPPN. Tahun 1999 - 2009 sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI). Sekarang ini ia menjabat Ketua Komite Kemanusiaan Indonesia (KKI), Ketua Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), dan komisaris utama PT Bank Syariah Mega Indonesia.[5]

Mantan Menteri Keuangan era Orde Baru, wafat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta, wafat Minggu, 11 Desember 2016, pada pukul 01.37 WIB, Beliau meninggal dunia di usia 77 tahun. [pranala nonaktif permanen]

Menteri Keuangan (1993–1998)

Suharto yang baru dilantik sebagai presiden untuk keenam kalinya, ia membentuk kabinet baru yang telah dikoordinasikannya bersama sang wakil, Try Sutrisno dengan nama Kabinet Pembangunan VI. Dua hari seusai pelantikannya, Suharto menghubungi sejumlah menteri kabinet. Mar'ie mendapat giliran untuk dihubungi pada 13 Maret 1993 dan diterima oleh anaknya, Revina.[6] Beberapa di antara nama-nama calon menteri, salah satunya Mar'ie Muhammad yang ditunjuk untuk menduduki jabatan Menteri Keuangan menggantikan J. B. Sumarlin yang telah menjabat pada periode sebelumnya.[7] Nama Mar'ie sebelumnya tidak pernah masuk dalam bursa calon menteri, bahkan beberapa di antara nama-nama yang ada di Kabinet Pembangunan V digadang-gadang kembali mengisi posisi kabinet.

Penghargaan

Referensi

  1. "Mar'ie titikkan air mata". Solopos. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. 1998-03-17. hlm. 2. Diakses tanggal 2025-03-26.
  2. "Selamat Atas Pelantikan Anggota MPR-RI Periode 1997-2002". Berita Yudha. Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. 1997-10-02. hlm. 6. Diakses tanggal 2025-03-26.
  3. "Mar'ie Muhammad: Mr. Clean dan Aktivis Anti-PKI dari Ampel". Kempalan.com. 2021-10-10. Diakses tanggal 2025-09-26.
  4. "Mar'ie Muhammad: Mr. Clean & Aktivis Anti-PKI dari Ampel". 2021-10-02. Diakses tanggal 2025-09-26.
  5. Profil Diarsipkan 2008-04-20 di Wayback Machine., Bank Mega Syariah, diakses 22 Juni 2008
  6. "Menko Eku/Wasbang Saleh Affif Harapkan Dukungan Aparat BPKP". Harian Ekonomi Neraca. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. 1993-03-18. hlm. 1. Diakses tanggal 2025-03-26.
  7. "Wajah Baru Mendominasi Kabinet Pembangunan VI". Harian Ekonomi Neraca. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. 1993-03-18. hlm. 1. Diakses tanggal 2025-03-26.
  8. Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003 (PDF). Diakses tanggal 4 Oktober 2021.
Jabatan politik
Didahului oleh:
J. B. Sumarlin
Menteri Keuangan
1993–1998
Diteruskan oleh:
Fuad Bawazier
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Salamun Alfian Tjakradiwirja
Direktur Jenderal Pajak
1988–1993
Diteruskan oleh:
Fuad Bawazier
Jabatan lain
Didahului oleh:
Siti Hardijanti Rukmana
Ketua Umum Palang Merah Indonesia
1998–2009
Diteruskan oleh:
Jusuf Kalla
Didahului oleh:
Tidak diketahui
Sekretaris Jenderal PB HMI
1963–1966
Diteruskan oleh:
Tidak diketahui
Menko Polkam: Soesilo Soedarman Menko Eko-PP: Saleh Afiff Menkoprodis: Hartarto Sastrosoenarto Menko Kesra: Azwar Anas Mendagri: Yogie Suardi Memet Menlu: Ali Alatas Menhankam/Panglima ABRI: Edi Sudradjat, Feisal Tanjung, Wiranto Menhak: Oetojo Oesman Menteri Penerangan: Harmoko, R. Hartono Menkeu: Mar'ie Muhammad Mendag (digabungkan dengan Menteri Perindustrian pada 6 Desember 1995): Satrio Budihardjo Joedono Menperin (bernama Menteri Perindustrian dan Perdagangan sejak 6 Desember 1995): Tungki Ariwibowo Mentan: Sjarifuddin Baharsjah Mentamben: Ida Bagus Sudjana Menhut: Djamaloedin Soeryohadikoesoemo Menteri PU: Radinal Mochtar Menhub: Haryanto Dhanutirto Menparpostel: Joop Ave Menkop-PPK: Subiakto Tjakrawerdaya Menaker: Abdul Latief Menteri Trans-PPH: Siswono Yudo Husodo Mendikbud: Wardiman Djojonegoro Menkes: Sujudi Menag: Tarmizi Taher Mensos: Endang Kusuma Inten Soeweno Menteri PPN: Ginandjar Kartasasmita Menristek: Bacharuddin Jusuf Habibie Menteri Pangan: Ibrahim Hassan  Beddu Amang Menteri Kependudukan: Haryono Suyono Menves: Sanyoto Sastrowardoyo Menteri Agraria: Soni Harsono Menpera: Akbar Tanjung Menteri LH: Sarwono Kusumaatmadja Menperwan: Mien Sugandhi Menpora: Hayono Isman Menpan: T.B. Silalahi Mensus: Harmoko Jaksa Agung: Singgih Gubernur Bank Indonesia: Sudrajad Djiwandono, Syahril Sabirin Mensesneg: Moerdiono
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan