Selasa, 27 Oktober 2026
10:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Lola Cars

Bagikan:
Lola Cars
(Lola Group)
250px-Lola_Cars_logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
IndustriAuto racing design and production
PendiriEric Broadley
Dibubarkan2012
DivisiLola Composites
Lola Special Projects
Lola Aylings

Lola Cars International Ltd. merupakan sebuah perusahaan pembangun mobil balap yang didirikan pada tahun 1958 oleh Eric Broadley dan berkantor pusat di Huntingdon, Inggris. Dari 1958 sampai tutup pada tahun 2012, Lola dikenal sebagai salah satu perusahaan pembuat mobil balap tertua di dunia. Pada awalnya perusahaan ini membangun mobil sport bermesin depan dan kemudian sedikit demi sedikit melebarkan sayap ke ajang Formula Junior. Sempat alami krises keuangan usai tim MasterCard Lola gagal di F1, perusahaan ini lantas diakusisi oleh Martin Birrane pada 1998.

Setelah memasuki periode administrasi dan menyatakan diri bangkrut, Lola Cars akhirnya menghentikan seluruh kegiatan usaha mereka pada 5 Oktober 2012.[1] Setelahnya mayoritas aset Lola diakusisi oleh perusahaan patungan yang berisikan Multimatic Engineering dan Carl A. Haas Automotive. Perusahaan ini akan kembali pada tahun 2025 dengan bergabung dengan Formula E sebagai pemasok powertrain dengan Yamaha sebagai mitra teknis.

Referensi

  1. ↑ "Lola Cars International in Huntingdon ceases trading". BBC News. 10 Oktober 2012. Diakses tanggal 10 Oktober 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Lola Cars.
Musim 2026
Mantan
Diusulkan
Pada tahun 1952 dan 1953, regulasi Kejuaraan Dunia memakai regulasi Formula Dua, konstruktor yang berlaga di era regulasi tersebut tetap dimasukkan sebagai peserta balap Formula Satu. Konstruktor yang hanya berlaga di Indianapolis 500 yang menjadi bagian Kejuaraan Dunia antara tahun 1950 sampai 1960 tidak dimasukkan dalam daftar di atas.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan