Sabtu, 31 Oktober 2026
15:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Jens Christian Skou

Jens Christian Skou

kimiawan asal Kerajaan Denmark

Bagikan:
Jens Christian Skou
Skou2008crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir(1918-10-08)8 Oktober 1918
Meninggal28 Mei 2018(2018-05-28) (umur 99)
Dikenal karenaNa+,K+-ATPase
Karier ilmiah
BidangFisiologi, Biofisika, Biokimia

Jens Christian Skou (8 Oktober 1918 – 28 Mei 2018) adalah seorang dokter dan penerima Nobel asal Denmark. Ayahnya adalah seorang pedagang kayu dan batu bara. Jens belajar kedokteran di Universitas Kopenhagen.

Pada tahun 1954, Skou mendapatkan gelar dalam kedokteran di Universitas Århus. Pada tahun 1963 ia diangkat sebagai profesor fisiologi; antara tahun 1978-1988 ia menjadi profesor biofisika di universitas yang sama. Ia mempelajari kemungkinan membran sel mengangkut bahan ke dalam maupun ke luar sel. Artikel pertamanya mengenai pompa natrium-kalium (Na+,K+-ATPase) diterbitkan pada tahun 1957 dan ia menerima Penghargaan Nobel dalam Kimia pada tahun 1997 atas penemuan pompa itu. Ia juga merupakan anggota Videnskabernes Selskab. Ia diangkat sebagai doktor kehormatan di Københavns Universitet pada tahun 1986.

Setelah mendapat Nobel, Skou tetap memberikan beberapa wawancara menceritakan kisah penemuannya, dan pada usia 94 tahun dilaporkan bahwa ia masih mengikuti publikasi-publikasi di bidangnya.[1][2] Ia meninggal dunia pada 28 Mei 2018 di Aarhus, Denmark pada usia 99 tahun, lima bulan sebelum ulang tahunnya yang ke-100.[3][4][5]

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jens Christian Skou.
  • Nobelprize.org - Autobiography of Jens Christian Skou
  • Nobelprize.org - Jens C. Skou's Nobel Lecture on "The Identification of the Sodium-Potassium Pump"
1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–sekarang


Flag of DenmarkBiography icon

Artikel bertopik biografi Denmark ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan