Minggu, 27 September 2026
06:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Candi Kedaton

Candi Kedaton

bangunan kuil di Indonesia

Candi Kedaton adalah nama candi di Indonesia yang bermakna candi kedatuan sekitar 500 meter disebelah selatan Pendopo Agung. secara geografis terletak pada kordinat 112° 22’ 47,1” BT 07° 34’ 13,1” LS. Candi ini terletak di Desa Andung Biru, Tiris, Probolinggo, Jawa Timur, candi Kedaton berbentuk lapik/batur , menghadap ke barat laut yang jarang terjadi di Pulau Jawa , kemungkinan Candi Kedaton menghadap Gunung Semeru atau ke puncak Gunung Hyang. Adapun keunikan Candi Kedaton adalah dindingnya yang diberi reliief tiga cerita, yaiyu Arjunawiwaha (sisi kiiri) , Garudeya (sisi belakang) dan Samba (sisi kanan). Yang reliefnya dipahat pada sembilan panil disetiap sisi candinya.[1]

Candi Kedaton disebut juga dengan Candi Sumur Upas. asal mulanya, dahulu ada seseorang yang mencoba memasuki sumur yang ada ditempat itu, tapi setelah tiba di dalam dia merasa lemas, sehingga kemudian tempat itu di kenal sebagai Sumur Upas (sumur beracun). terdapat beberapa bangunan, bangunan pertama berada di Timur Laut ( depan pintu masuk) adalah bagia kaki dari sebuah bangunan yang berbentuk persegi panjang yang berukuran 12,60 m X 9,50 meter dengan tinggi 1,58 cm. Bangunan lain nya terletak disebelah selatandari bangunan itu.

Dahulu tempat ini berupa gundukan tanah yang di atasnya terdapat Sumur Upas dan sebuah lorong kecil. setelah tempat ini di gali ternyata di bawahnya ditemukan bentuk-bentuk struktur yang saling tumpang tindih. Di lihat dari temuan bentuk struktur dan bagian kaki bangunan di atas dapat diperkirakan bahwa di candi Kedaton ini merupakan kompleks tempat tinggal. Temuan artefak yang ditemukan ditempat ini berupa fragmen tembikar (gerabah), arca terkota, arca dari batu andesit, keramik asing, mata uang kepeng, emas, dan kerangka manusia.

Temuan keramik asing kebanyakan berasal dari China dan sebagian besar dibuat daripada masa pemerintahan Dinasti Ming abad XIV-XVII dan Yuan abad XIII-XIV. Berdasarkan analisis temuan, diperkirakan bahwa Candi Kedaton dibangun sekurang-kurangnya pada abad yang sama yaitu abad XIII-XIV.

Di sebelah Barat ± 200 meter dari kompleks Candi Kedaton terdapat peninggalan purbakala berupa umpak-umpak berukuran cukup besar sebanyak 20 buah. Kondisi insitu dan tersusun memanjang sejajar dan beorientasi Timur- Barat.[2]

Di Indonesia terdapat 3 candi yang disebut dengan nama 'Candi Kedaton', yaitu:

250px-079_Inspecting_the_Site%2C_Candi_Kedaton_%2824266672447%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Candi Kedaton Muaro Jambi.
  1. Candi Kedaton Probolinggo: adalah candi Hindu yang terletak di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Terbuat dari batu andesit. Candi ini merupakan jejak peningalan kerajaan Pandanlaras yang merupakan kerajaan bawahan Majapahit.
  2. Candi Kedaton Trowulan: adalah batur (fondasi) struktur bata merah yang menyerupai candi yang terletak di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
  3. Candi Kedaton Muaro Jambi: adalah candi Buddha berbahan bata merah yang terletak di situs Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Referensi

  1. ↑ Sedyawati, Edi, 1938-. Candi Indonesia. Latief, Feri,, Indonesia. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, (Edisi Cetakan pertama). [Jakarta]. ISBN 9786021766934. OCLC 886882212.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  2. ↑ Mojokerto, BPCB. Mengenal peninggalan Majapahit di daerah trowulan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Galeri

Candi Kedaton Probolinggo

  • 120px-Candi_Kedaton_A.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Candi_Kedaton_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Candi_Kedaton_C.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Candi_Kedaton_D.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Candi_Kedaton_E.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jawa
Banten
Ja-bar
Ja-teng
Ja-tim
Jogja (DIY)
60px-Candi_Indonesia_id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-Borobudur-Nothwest-view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Mendut_-_facade_north_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Pawon_-_facade_northwest_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-RA_3420014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Sambisari_Panorama_%2829_December_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Plaosan_Temple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Singosari_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Besakih01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Muaro_Jambi_dengan_langit_biru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-007_Candi_Tua_from_East%2C_Main_Entrance_%2838244913275%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Prasasti-Yupa02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Offerplaats_bij_tempelcomplex_Lingsar_TMnr_60012478.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bali
Sumatera
Jambi
Sum-bar
Sum-sel
Sum-ut
Ba-bel
Riau
Kalimantan
Kal-bar
Kal-sel
Kal-tim
Nusa
Tenggara
NTB
NTT
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia
Ikon rintisan

Artikel bertopik arkeologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan