Sabtu, 10 Oktober 2026
20:24 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Petirtaan Belahan

Petirtaan Belahan

bangunan kuil di Indonesia

Bagikan:
Petirtaan Belahan
Candi Belahan
Sumber Tetek
330px-041_Fountain_Figures%2C_Candi_Belahan_%2825543837107%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Candi belahan pada tahun 2017
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Petirtaan_Belahan&revid=29757371&groups=_598d9cbee950293017a2f10e71a35d230c9bcfbe&parser=parsoid
Peta interaktif area Petirtaan Belahan
Candi Belahan
Sumber Tetek
Informasi umum
Gaya arsitekturPetirtaan
KotaGempol, Pasuruan, Jawa Timur
NegaraIndonesia
Desain dan konstruksi
ArsitekMedang

Petirtaan Belahan, dikenal juga sebagai Candi Belahan atau Sumber Tetek (Jawa: Sumber Payudara), adalah petirtaan bersejarah yang terletak di sisi timur Gunung Penanggungan, tepatnya di Dusun Belahanjowo, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Usianya sekitar satu milenium (10 abad), dibangun pada masa Kerajaan Medang periode Jawa Timur awal.[butuh rujukan]

Pemandian ini berbentuk kolam empat persegi yang mendapat pasokan air dari sungai kecil yang berada di sisi selatan Dinding sebelah barat dan selatan mengepras lereng tebing dan dibentuk relung-relung yang diberi jaladwara, tempat air memancur. Pada dinding sisi barat terdapat dua relung besar yang mengapit satu relung keci. Dua relung besar terdapat dua arca jaladwara, berwujud Dewi Sri dan Dewi Lakshmi. Dari sepasang payudara arca Lakshmi terpancur air; inilah yang menyebabkan situs ini disebut sebagai Candi Sumbertetek.[1] Relung di tengah kosong, tetapi diperkirakan pernah dipasang arca Wishnu, sebagai dewa yang merupakan suami kedua dewi yang sudah disebut dalam mitologi Hindu.[butuh rujukan]

Pada sisi selatan, di atas petirtaan, berdiri satu kronogram berwujud arca yang dapat ditafsirkan sebagai tahun 931 Saka, atau 1009 M. Bila dikaitkan dengan angka tahun yang tertulis di kompleks Petirtaan Jolotundo (991 M), Petirtaan Belahan diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan raja yang sama; kemungkinan adalah Raja Dharmawangsa Teguh, atau mungkin lebih awal lagi (Mpu Sindok).[butuh rujukan]

Dari sisi geografi, letak Petirtaan Belahan dan Petirtaan Jalatunda mengapit Gunung Pawitra, yang menurut mitologi Jawa adalah puncak dari gunung mulia Mahameru. Oleh karena itu, diperkirakan kedua petirtaan merupakan bagian dari satu rangkaian proses peribadatan.[butuh rujukan]

Di dekat petirtaan Belahan juga ditemukan dua gapura dan sisa struktur bata yang diduga merupakan sisa kompleks pertapaan kuno. Prasasti Cunggrang dari masa Mpu Sindok, yang ditemukan di dekat Petirtaan Belahan, telah menyinggung adanya suatu tempat "pertapaan yang menghadap jurang". Semua ini membentuk suatu kompleks situs arkeologi.[butuh rujukan]

Galeri

  • Salah satu patung di Candi Belahan.
    Salah satu patung di Candi Belahan.
  • Salah satu patung di Candi Belahan.
    Salah satu patung di Candi Belahan.
  • Salah satu patung di Candi Belahan.
    Salah satu patung di Candi Belahan.
  • Patung Airlangga sebagai Dewa Wisnu yang sedang mengendarai Garuda (kini terletak di Museum Trowulan, Jawa Timur).
    Patung Airlangga sebagai Dewa Wisnu yang sedang mengendarai Garuda (kini terletak di Museum Trowulan, Jawa Timur).

Referensi

Jawa
Banten
Ja-bar
Ja-teng
Ja-tim
Jogja (DIY)
60px-Candi_Indonesia_id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-Borobudur-Nothwest-view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Mendut_-_facade_north_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Pawon_-_facade_northwest_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-RA_3420014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Sambisari_Panorama_%2829_December_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Plaosan_Temple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Singosari_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Besakih01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Muaro_Jambi_dengan_langit_biru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-007_Candi_Tua_from_East%2C_Main_Entrance_%2838244913275%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Prasasti-Yupa02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Offerplaats_bij_tempelcomplex_Lingsar_TMnr_60012478.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bali
Sumatera
Jambi
Sum-bar
Sum-sel
Sum-ut
Ba-bel
Riau
Kalimantan
Kal-bar
Kal-sel
Kal-tim
Nusa
Tenggara
NTB
NTT
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan