Sabtu, 07 November 2026
22:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Candi Wayang

Bagikan:

Candi Wayang adalah salah satu situs arkeologi di kawasan lereng Gunung Penanggungan (Gunung Pawitra). Reruntuhan candi peninggalan dari masa Majapahit ini secara administratif berada di wilayah bukit Gadjah Mungkur, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Propinsi Jawa Timur. Situs candi ini terkenal karena reliefnya yang bergaya seperti tokoh wayang, sehingga oleh masyarakat diberi nama candi “Wayang". Bentuk bangunannya sederhana, terbuat dari batu andesit, dan berada pada teras kecil yang menghadap lembah. Letaknya yang cukup terpencil membuat pengunjung hanya dapat mencapainya melalui jalur pendakian, sehingga suasananya tenang dan sakral, 7°36′20″S 112°37′18″E / 7.605485°S 112.621598°E / -7.605485; 112.621598. [1]

Deskripsi

Candi Wayang ini terletak pada ketinggian 1.007 mdpl (meter dari permukaan laut) dengan ukuran 6,20 meter x 5,50 meter,[2] berlokasi pada lereng utara Gadjah Mungkur, salah satu bukit yang mengelilingi Gunung Penanggungan. Relief pada Candi Wayang menampilkan figur mirip manusia dan dewa dalam pose khas pewayangan, namun tidak sepenuhnya mengikuti gaya wayang kulit, karena ukirannya sudah mulai memudar. Para ahli menduga relief ini menggambarkan adegan dari kisah-kisah epos Hindu, seperti cerita Panji, Ramayana atau Mahabharata, yang pada masa Majapahit banyak diadaptasi dalam bentuk seni lokal. Pada salah satu ambang pintu gapura di kompleks candi yang lebih besar terdapat pahatan angka tahun 1308 Saka atau 1386 Masehi.[1] Fungsi candi ini diduga berkaitan dengan tempat pertapaan, mengingat Gunung Penanggungan dikenal sebagai pusat mandala dan tempat para resi memperdalam tapa-brata.

Dari delapan trail pendakian di wilayah Gunung Penanggungan, trail nomer 5 dengan jarak 3,4 kilometer dan waktu tempuh sekitar tiga sampai empat jam menghubungan wilayah Telogo - Candi Kerajaan - Candi Dharmawangsa - Candi Gajah - Candi Wayang, dan kembali lagi ke daerah Telogo. Candi Wayang yang menghadap ke timur ini merupakan bagian dari puluhan situs lain di lereng Penanggungan, menunjukkan kompleksitas keagamaan pada masa akhir kerajaan Majapahit. Hingga kini, keberadaan candi tersebut menjadi bukti penting hubungan antara tradisi Hindu-Jawa, seni relief, dan spiritualitas gunung dalam kebudayaan Jawa Timur.[3]

Referensi

  1. 1 2 "RP Penanggungan" (PDF). repositori.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 20 Nov 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Candi Wayang di Gunung Gajah Mungkur, Pesona Seni dan Sejarah Mojokerto". mojokerto.disway.id. Diakses tanggal 20 Nov 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Menyusuri 8 Jalur Eksotis Gunung Penanggungan". tempo.co. Diakses tanggal 20 Nov 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Lihat pula

Pranala luar

Jawa
Banten
Ja-bar
Ja-teng
Ja-tim
Jogja (DIY)
60px-Candi_Indonesia_id.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-Borobudur-Nothwest-view.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Mendut_-_facade_north_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Pawon_-_facade_northwest_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-RA_3420014.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Sambisari_Panorama_%2829_December_2013%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Plaosan_Temple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Singosari_B.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Besakih01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Candi_Muaro_Jambi_dengan_langit_biru.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-007_Candi_Tua_from_East%2C_Main_Entrance_%2838244913275%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Prasasti-Yupa02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

60px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Offerplaats_bij_tempelcomplex_Lingsar_TMnr_60012478.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bali
Sumatera
Jambi
Sum-bar
Sum-sel
Sum-ut
Ba-bel
Riau
Kalimantan
Kal-bar
Kal-sel
Kal-tim
Nusa
Tenggara
NTB
NTT
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia
Jawa
Bali
Sumatra
Kalimantan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan