Minggu, 11 Oktober 2026
05:55 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Shengdao

Shengdao

Sekte agama keselamatan yang berasal dari Xiantiandao

Bagikan:
圣道 Shèngdào
同善社 Tóngshànshè
250px-Shengdao_Tongshanshe_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
PenggolonganAgama keselamatan Tiongkok Konfusianisme
PendiriPeng Tairong
Didirikanawal abad-20
Sichuan
Umat1929: 30 juta[1]
Situs web resmihttp://tongshanshe.com/
Bagian dari seri tentang
Kepercayaan tradisional Tionghoa
Penyesuaian gaya dari grafem 禄 lù atau 子 zǐ yang masing-masing berarti "kemakmuran", "memajukan", "kesejahteraan" serta "anak", "keturunan". 字 zì, yang berarti "kata" dan "simbol", merupakan kata yang berkerabat dengan 子 zǐ dan menggambarkan seorang "anak" yang dinaungi di bawah sebuah "atap". Simbol ini pada akhirnya merupakan representasi kutub langit utara (Běijí 北极) dan konstelasi yang berputar mengelilinginya, sehingga setara dengan simbol Eurasia swastika, 卍 wàn.
Budaya Tionghoa

Shengdao (Hanzi:圣道; Pinyin:Shèng dào; harfiah: 'Jalan Suci'), yang juga sering dikenal dengan nama perusahaannya Tongshanshe (Hanzi:同善社; Pinyin:Tóngshàn Shè; Wade–Giles:T'ung-shan She; harfiah: 'Masyarakat Kebaikan') adalah sebuah sekte keselamatan Konfusianisme[2] yang merupakan bagian dari silsilah Xiantiandao.[3]

Di antara sekte-sekte Jalan Surga Terdahulu, Tongshanshe adalah salah satu yang paling luas dan berpengaruh.[3] Yanshengdao (言圣道 “Jalan Firman Suci”) adalah cabang dari Shengdao.

Sejarah

Sekte ini didirikan pada awal abad ke-20 oleh Peng Tairong (1873-1950), dengan sebutan Ruzun, di Sichuan.[3] Sekte ini menarik perhatian para bangsawan setempat dan pada tahun 1910 aliran ini diperkenalkan ke kekaisaran Qing.[3] Pada tahun 1917, Tongshanshe didirikan di Beijing dengan disponsori oleh Duan Qirui (1865-1936) dan jenderal Cao Kun (1862-1938), yang kelak menjadi presiden Republik Tiongkok pada tahun 1923-1924.[3]

Kementerian Dalam Negeri mendukung pendirian cabang Tongshanshe di setiap provinsi, kotamadya, dan kabupaten di Tiongkok.[3] Pada awal tahun 1920-an, Shengdao memiliki keanggotaan nasional lebih dari 1 juta orang.[3] Pada tahun 1920, pusat administrasi kedua, “Paguyuban Kesatuan” (合一会 Héyī Huì) didirikan di Hankou, yang bertujuan untuk meringankan tanggung jawab kantor pusat Beijing.

Kedekatan Tongshanshe dengan lingkaran politik kelompok reaksioner menyebabkan kelompok ini dipandang tidak baik oleh pemerintah Republik. Hasilnya pada tahun 1927, Tongshanshe dilarang. Larangan yang diberlakukan secara sepihak ini tidak menyebabkan kematian sekte ini secara langsung, tetapi menghentikan fase ekspansi yang cepat sebelumnya. Sekte ini baru bisa ditekan secara efektif setelah komunis naik ke tampuk kekuasaan pada tahun 1949. Saat ini, “aula pencerahan” Shengdao (佛堂 fótáng) masih beroperasi di Taiwan, Hong Kong, dan Asia Tenggara. Saat ini Shengdao masih dilarang di Republik Rakyat Tiongkok, tetapi tetap aktif sebagai pergerakan bawah tanah.[4]

Referensi

  1. ↑ Ownby (2008). § 23: «[...] the Tongshanshe claimed thirty million members in 1929 [...]». sfnp error: tanpa target: CITEREFOwnby2008 (bantuan)
  2. ↑ D. Palmer. Redemptive Societies as Confucian NRMs?. Journal of Chinese Theatre, Ritual and Folklore / Minsu Quyi, 172 (2011): 1-12. Line 172: «Tongshanshe emphasized that it was “primarily Confucian” 以儒家為主».
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Goossaert 2011, hlm. 100.
  4. ↑ Munro 1994, hlm. 270.

Daftar Pustaka

  • Goossaert, Vincent; David Palmer (2011), The Religious Question in Modern China, University of Chicago Press, ISBN 978-0226005331{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  • Munro, Robin; Mickey Spiegel (1994), Detained in China and Tibet: A Directory of Political and Religious Prisoners, Human Rights Watch, ISBN 978-1564321053{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan