Kamis, 15 Oktober 2026
06:52 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Tōkaidō Shinkansen

Tōkaidō Shinkansen

jalur kereta api di Jepang

Bagikan:
Tōkaidō Shinkansen
250px-Series-N700S-J2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta seri N700S yang beroperasi di Tokaido Shinkansen

Tōkaidō Shinkansen
osm-intl,a,a,a,323x300.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=T%C5%8Dkaid%C5%8D_Shinkansen&revid=29261538&groups=_71bf3b6be807f0883ed39a08d6e65c7f0ac8895d&parser=parsoid
Ikhtisar
JenisShinkansen
LokalPrefektur Tokyo, Kanagawa, Shizuoka, Aichi, Gifu, Shiga, Kyoto, dan Osaka
TerminusTokyo
Shin-Osaka
Stasiun17
Layanan
Operasi
Dibuka01 Oktober 1964 (1964-10-01)
PemilikLogo Perusahaan Kereta Api Jepang Tengah (JR Central). JR Central
OperatorJR Central
DepoTokyo, Mishima, Nagoya, Osaka
Rangkaian
Data teknis
Panjang lintas515,4 km
Lebar sepur1.435 mm
Elektrifikasi25 kV AC, 60 Hz, overhead catenary
Kecepatan operasi285 km/jam
Peta rute
250px-Tokaido_Shinkansen_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Tōkaidō Shinkansen (東海道新幹線) adalah jalur kereta kecepatan tinggi Shinkansen antara Stasiun Tokyo dan Stasiun Shin-Osaka yang dioperasikan JR Central. Stasiun ini dibuka pada tahun 1964, bersamaan dengan diselenggarakannya Olimpiade Tokyo. Dengan jumlah 4,5 miliar penumpang yang tercatat pada Maret 2007, jalur ini adalah jalur kereta kecepatan tinggi yang paling banyak digunakan di dunia.[1]

Semua kereta yang melaju di jalur ini dioperasikan oleh JR Central, bagi kereta yang akan melanjutkan perjalanan menuju jalur Sanyo Shinkansen, maka pergantian kru dilakukan di Stasiun Shin-Osaka, di mana kru JR West akan bergantian untuk mengoperasikan kereta yang bersangkutan selama di jalur Sanyo Shinkansen.

Sejarah

250px-Mount_Fuji_seen_from_tokaido_shinkansen_along_Fuji_river.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gunung Fuji dilihat dari shinkansen Tokaido di sepanjang sungai Fuji (setelah stasiun Shin-Fuji dari Tokyo ke arah barat menuju Osaka).

Pembangunan Tōkaidō Shinkansen dimulai pada 20 April 1959.[2] Pada tanggal 1 Oktober 1964, Tōkaidō Shinkansen diresmikan dan mulai dioperasikan secara komersial.[3] Peresmian dilakukan di Stasiun Tokyo dan Shin-Osaka pada 1 Oktober 1964 dengan keberangkatan pertama jam 6 pagi, KA 1 Hikari dari Tokyo dan KA 2 Hikari dari Shin-Osaka berangkat pada saat itu. Kala itu perjalanan dari Tokyo ke Shin-Osaka ditempuh dalam empat jam dengan layanan Hikari, dengan kecepatan 200 km/jam dan pemberhentian di Nagoya dan Kyoto selama perjalanan. Layanan Kodama yang berhenti di setiap stasiun menempuh perjalanan dari Tokyo ke Shin-Osaka selama 5 jam saat awal beroperasi pada tahun 1964.

Setahun kemudian, waktu tempuh dari layanan Hikari ini diperbaiki menjadi 3 jam 10 menit dengan kecepatan 210 km/jam, dan menjadi 2 jam 56 menit pada tahun 1986 seiring dengan ditingkatkannya batas kecepatan menjadi 220 km/jam dan dioperasikannya kereta seri 100 terbaru dan diupgradenya kereta seri 0. Seiring waktu berjalan, sejak tahun 1989 sampai dengan 1992, kereta tercepat di jalur ini dapat menempuh rute Tokyo ke Shin-Osaka selama 2 jam 49 menit.

Sejak layanan Nozomi diluncurkan pada tahun 1992, perjalanan antara Tokyo dan Shin-Osaka dapat ditempuh dalam waktu 2 jam 30 menit, menggunakan kereta seri 300 yang dapat melaju dengan kecepatan 270 km/jam. Peremajaan kereta berlanjut secara bertahap dengan semakin banyaknya kereta seri 300 ditambah dengan diluncurkannya seri 500 dan 700, serta pemensiunan kereta seri 0 pada tahun 1999 dan seri 100 pada 2003. Semenjak saat itu, seluruh kereta yang beroperasi di jalur ini dapat melaju dengan kecepatan 270 km/jam atau lebih, membuat JR Central melakukan perubahan pada jadwal kereta.

Sejak 1 Oktober 2003, terjadi perubahan pada jadwal kereta api di mana jumlah perjalanan KA Nozomi meningkat drastis dan KA Hikari menurun drastis dalam setiap jamnya, termasuk peningkatan kecepatan maksimal untuk KA Hikari dan Kodama menjadi 270 km/jam, sama seperti KA Nozomi. Bersamaan dengan perubahan jadwal kereta api ini, Stasiun Shinagawa di Tokyo juga mulai melayani penumpang kereta Shinkansen sejak hari yang sama.

Pada tahun 2007, perjalanan dari Tokyo ke Shin-Osaka hanya memerlukan 2 jam 25 menit seiring dengan diluncurkannya kereta seri N700. Jumlah penumpang yang diangkut mencapai 100 juta pada tahun 1967, 1 miliar pada 1976, dan 4,16 miliar pada tahun 2004.

Sejak 14 Maret 2015, kecepatan maksimal di jalur ini telah ditingkatkan menjadi 285 km/jam, membuat layanan KA Nozomi dapat menempuh perjalanan dari Tokyo ke Shin-Osaka selama 2 jam 22 menit.

Pada 1 Desember 2019, kereta seri 700 untuk terakhir kalinya berdinas reguler. Kereta seri 700 nantinya hanya melayani kereta tambahan dan rencananya akan dipensiunkan sepenuhnya mulai Maret 2020.

Jenis layanan dan kereta

Ada tiga jenis layanan pada jalur ini: Nozomi, Hikari, dan Kodama. Jenis Nozomi yang merupakan yang tercepat diperkenalkan pada tahun 1992 sementara Hikari dan Kodama (paling lambat) telah ada sejak tahun 1964. Layanan jenis Kodama berhenti di seluruh stasiun. Sebagian layanan Nozomi dan Hikari melanjutkan perjalanannya menuju jalur Sanyo Shinkansen.

Seluruh kereta Shinkansen wajib berhenti di Stasiun Tokyo, Shinagawa, Shin-Yokohama, Nagoya, Kyoto, dan Shin-Osaka.

Rangkaian kereta yang digunakan saat ini, per 9 Maret 2020 adalah:

  • Seri N700/N700A Nozomi / Hikari / Kodama (Dioperasikan mulai 1 Juli 2007 - sekarang)

Rangkaian kereta yang sebelumnya digunakan adalah:

  • Seri 0 Hikari / Kodama (Dioperasikan pada 1 Oktober 1964 sampai dengan 18 September 1999)
  • Seri 100 Hikari / Kodama (Dioperasikan pada 1 Oktober 1985 sampai dengan 16 September 2003)
  • Seri 300 Nozomi / Hikari / Kodama (Dioperasikan pada 14 Maret 1992 sampai dengan 16 Maret 2012)
  • Seri 500 Nozomi (Dioperasikan pada 29 November 1997 sampai dengan 28 Februari 2010)
  • Seri 700 Nozomi / Hikari / Kodama (Dioperasikan mulai 13 Maret 1999 - 8 Maret 2020)

Semua rangkaian KA yang dioperasikan di jalur Tokaido Shinkansen terdiri dari 16 kereta dalam satu rangkaiannya, meskipun seri 0 di masa-masa awal beroperasinya hanya terdiri dari 12 kereta, sebelum ditambah pada era 1970-an. KA Nozomi tidak bisa digunakan oleh pengguna Japan Rail Pass.

Stasiun

Legend:

● Semua kereta berhenti
▲ Beberapa kereta berhenti
| Semua kereta lewat
Stasiun Jarak dari
Tokyokm (mi)
Layanan Transfer Lokasi
Tokyo
東京
— ● ● ● Chiyoda Tokyo
Shinagawa
品川
6,8 (4,2) ● ● ● Minato
Shin-Yokohama
新横浜
25,5 (15,8) ● ● ● Kōhoku-ku,
Yokohama
Prefektur
Kanagawa
Odawara
小田原
76,7 (47,7) | ▲ ● Odawara
Atami
熱海
95,4 (59,3) | ▲ ● Atami Prefektur
Shizuoka
Mishima
三島
111,3 (69,2) | ▲ ● Mishima
Shin-Fuji
新富士
135,0 (83,9) | | ●   Fuji
Shizuoka
静岡
167,4 (104,0) | ▲ ● Aoi-ku
Kakegawa
掛川
211,3 (131,3) | | ● Kakegawa
Hamamatsu
浜松
238,9 (148,4) | ▲ ● Chūō-ku,
Hamamatsu
Toyohashi
豊橋
274,2 (170,4) | ▲ ●
Toyohashi Prefektur
Aichi
Mikawa-Anjō
三河安城
3.128 (1.944) | | ● 20px-JR_Central_Tokaido_Line.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailJalur Utama Tōkaidō (CA55) Anjō
Nagoya
名古屋
3.420 (2.130) ● ● ● Nakamura-ku,
Nagoya
Gifu-Hashima
岐阜羽島
3.671 (2.281) | ▲ ● THJalur Hashima (Shin-Hashima: TH09) Hashima Prefektur
Gifu
Maibara
米原
4.082 (2.536) | ▲ ● Maibara Prefektur
Shiga
Kyōto
京都
4.763 (2.960) ● ● ●
Shimogyō-ku,
Kyoto
Prefektur
Kyoto
Shin-Ōsaka
新大阪
5.154 (3.203) ● ● ●
Yodogawa-ku,
Osaka
Prefektur
Osaka
↓ Layanan langsung menuju Hakata via Sanyō Shinkansen ↓

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Central Japan Railway Company Annual Report 2007. Diakses pada 28 April 2009.
  2. ↑ Smith, Roderick A. (Oktober 2014). "50 Years of High-Speed Railways: The Shinkansen–World Leading High-Speed Railway System" (PDF). Japan Railway & Transport Review (64): 6.
  3. ↑ Straszak, A., dan Tuch, R., ed. (1980). IIASA Proceedings Series Volume 7: The Shinkansen High-Speed Rail Network of Japan (PDF). Pergamon Press. hlm. vii. ISBN 0-08-024444-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ http://www.jreast.co.jp/e/routemaps/tohokushinkansen.html

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tōkaidō Shinkansen.
Afrika
Maroko
Asia
Arab Saudi
Indonesia
Jepang
Korea Selatan
(* Menandakan tumpang tindih dengan layanan konvensional)
Taiwan
Tiongkok
Turki
Uzbekistan
Eropa
Belanda
Belgia
Britania Raya
Denmark
Finlandia
Italia
Jerman
Norwegia
Polandia
Prancis
Rusia
Spanyol
Swedia
Yunani
Amerika Utara
Amerika Serikat
Amerika Selatan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan