Senin, 26 Oktober 2026
17:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Shinkansen seri E1

Shinkansen seri E1

kereta cepat Jepang

Bagikan:
Shinkansen E1
330px-Shinkansen_E1_%284467909616%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shinkansen E1 melintas di Stasiun Ōmiya pada Mei 2009
BeroperasiJuli 1994 – September 2012
ProdusenHitachi, Kawasaki Heavy Industries
Konstruksi1994–1995
Tanggal rehabilitasi2003–2006
Tanggal dirucat2012
Jml. sudah diproduksi72 kereta (9 rangkaian)
Jml. beroperasiNone
Jml. dilestarikan1 kereta
Jml. dirucat71 kereta
Formasi12 kereta per rangkaian
Nomor armadaM1–M6
Kapasitas1,235
OperatorJR East
DepoSendai, Niigata
Jalur dilayaniTohoku Shinkansen, Joetsu Shinkansen
Data teknis
Konstruksi bodiBaja
Panjang keretaKereta penggerak: 26.050 mm (85 ft 6 in),
Kereta: 25.000 mm (82 ft 0 in)
Lebar3.430 mm (11 ft 3 in)
Tinggi4.493 mm (14 ft 9 in)
PintuDua per sisi
Kelajuan maksimum240 km/h (150 mph)
Sistem traksi(AC) MT204 (24 x 410 kW)
Daya mesin984 MW (1.319.570 hp)
Percepatan16 km/(h⋅s) (9,9 mph/s)
Elektrifikasi25 kV AC, 50 Hz]] Overhead catenary
Penangkap arusPantograf tipe PS201
BogieDT205 (kereta penggerak), TR7003
Sistem keselamatanATC-2, DS-ATC
Kerja majemukTidak ada
Lebar sepur1.435 mm (4 ft 8+1⁄2 in) sepur standar

Shinkansen seri E1 (E1系) adalah kereta berkecepatan tinggi berjenis Shinkansen yang dioperasikan oleh Japan Railway East (JR East) pada jalur Tōhoku Shinkansen dan Joetsu Shinkansen yang beroperasi sejak tahun 1994 hingga September 2012.

Ikhtisar

Shinkansen seri E1 termasuk dalam golongan Shinkansen pertama yang memiliki kelas double decker atau dek tingkat.[1] Sejak tahun 1944, Shinkansen seri E1 melayani rute Tohoku dan Joetsu Shinkansen bersama dengan para pendahulu Shinkansen lainnya. Seri ini diproduksi secara khusus untuk mengatasi kepadatan penumpang di kedua jalur sibuk tersebut. Awalnya, shinkansen ini dimaksudkan untuk diberi nama sebagai Shinkansen seri 600 pada fase pra-produksi.[2]

Penggunaan seluruh armada Shinkansen E1 resmi dihentikan pada tahun 2012 akibat pergantian generasi pada layanan Shinkansen dan lama dinasnya sebagai Multi-Facility eXpress (Max).[3] Akhirnya, shinkansen seri ini pun ditarik dari layanan reguler dan dibesituakan.[4]

Layanan

Shinkansen seri E1 digunakan pada layanan berikut.[5]

  • Joetsu Shinkansen
    • Max Asahi (Juli 1994 - November 2002)
    • Max Tanigawa
    • Max Toki (sampai 28 September 2012)
  • Tohoku Shinkansen
    • Max Nasuno (sampai Desember 1999)
    • Max Yamabiko (Juli 1994 - Desember 1999)

Formasi

Satu rangkaian Shinkansen E1 terdiri dari 12 kereta.[6]

Nomor mobil 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Penunjukan T1c M1 M2 T1 T2 M1 M2 Tpk Tps M1s M2s T2c
Penomoran E153-100 E155-100 E156-100 E158-100 E159 E155 E156 E158-200 E148 E145 E146 E154
Kapasitas tempat duduk 86 121 121 135 124 110 110 91 75 91 91 80
Berat (t) 56.2 59.2 61.2 53.7 53.6 59.2 61.7 55.2 54.6 59.2 62.0 56.5

Armada

Set No. Manufaktur Dioperasikan Diperbaharui Penambahan DS-ATC Ditarik
M1 Kawasaki HI 3 Maret 1994 10 Juli 2004 15 September 2005 2 April 2012 [7]
M2 Hitachi 23 Maret 1994 4 Juni 2005 5 Agustus 2005 14 April 2012 [7]
M3 Hitachi / Kawasaki HI 6 Februari 1995 31 Maret 2004 2 November 2005 29 Agustus 2012 [7]
M4 Hitachi 17 Oktober 1995 2 Oktober 2003 2 Februari 2006 7 Desember 2012 [8]
M5 Kawasaki HI 3 November 1995 6 Juni 2006 11 Maret 2006 4 Oktober 2012 [8]
M6 Hitachi / Kawasaki HI 22 November 1995 23 Desember 2005 27 November 2005 7 November 2012[8]

Fasad

Tampak dalam

Terdiri dari kelas hijau dan kelas standar, satu rangkaian penuh bisa mengangkut sebanyak 1.235 penumpang.[9]

Sebelum perbaikan

  • Tampak dalam kelas hijau
    Tampak dalam kelas hijau
  • Tampak dalam kelas standar
    Tampak dalam kelas standar

Pasca-perbaikan

  • Tampak dalam kelas hijau setelah perbaikan
    Tampak dalam kelas hijau setelah perbaikan
  • Tampak dalam kelas standar setelah perbaikan
    Tampak dalam kelas standar setelah perbaikan

Penarikan armada

250px-E1_Sendai_20121006.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shinkansen seri E1 sebelum dibesituakan di Depo Shinkansen Sendai. (Oktober 2012)

Pada April 2012, dua rangkaian (M1 dan M2) pertama secara resmi ditarik dari perjalanan kereta api. Armada yang tersisa ditarik dari layanan sejak revisi jadwal per 29 September 2012.

Layanan khusus untuk mengenang layanan Shinkansen E1 diberi nama sebagai Terima kasih Max Asahi (ありがとうMaxあさひ号, Arigatō Max Asahi-gō) yang dijalankan dari Niigata ke Tokyo pada 27 Oktober 2012 menggunakan satu rangkaian seri E1, diikuti dengan perjalanan terakhir dari Tokyo ke Niigata pada 28 Oktober 2012 menggunakan set M4.[10][11]

Preservasi

Satu rangkaian seri E1 dipertahankan, kereta berpenggerak dengan nomor E153-104 set M4 dipindahkan ke Museum Kereta Api di Saitama pada bulan Desember 2017 dan dipamerkan sejak musim semi 2018.[12]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ The 新幹線 [The Shinkansen]. Japan: Sansuisha. 2001.
  2. ↑ Yamanouchi, Shūichirō (2002). 東北・上越新幹線 [Tohoku & Joetsu Shinkansen]. Tokyo, Japan: JTB Can Books. hlm. 147. ISBN 4-533-04513-8.
  3. ↑ JR全車輌ハンドブック2006 [JR Rolling Stock Handbook 2006]. Japan: Neko Publishing. 2006. ISBN 4-7770-0453-8.
  4. ↑ 2012年9月ダイヤ改正について [September 2012 Timetable Revision Details] (PDF) (dalam bahasa Jepang). Japan: East Japan Railway Company. 6 Juli 2012. hlm. 2. Diakses tanggal 6 Juli 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ JR電車編成表 2012夏 [JR EMU Formations - Summer 2012]. Japan: Kotsu Shimbunsha. Mei 2012. hlm. 14. ISBN 978-4-330-28612-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ JR電車編成表 2009夏 [JR EMU Formations - Summer 2009]. Japan: JRR. Juni 2009. hlm. 8. ISBN 978-4-330-06909-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 3 JR電車編成表 2013冬 [JR EMU Formations - Winter 2013]. Japan: Kotsu Shimbunsha. November 2012. hlm. 354. ISBN 978-4-330-33112-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 JR電車編成表 2013夏 [JR EMU Formations - Summer 2013]. Japan: Kotsu Shimbunsha. Mei 2013. hlm. 355. ISBN 978-4-330-37313-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ The 新幹線 [The Shinkansen]. Japan: Sansuisha. 2001.
  10. ↑ おかげさまで上越新幹線開業30周年 [Joetsu Shinkansen 30th Anniversary Celebrations] (PDF) (dalam bahasa Jepang). Japan: East Japan Railway Company, Niigata Division. 12 September 2012. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 20 September 2012. Diakses tanggal 15 September 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ E1系,営業運転から引退 [E1 series withdrawn from revenue service]. Japan Railfan Magazine Online (dalam bahasa Jepang). Japan: Koyusha Co., Ltd. 29 Oktober 2012. Diakses tanggal 29 Oktober 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ 鉄道博物館にE1系が搬入される [E1 series moved to Railway Museum]. Japan Railfan Magazine Online (dalam bahasa Jepang). Japan: Koyusha Co., Ltd. 21 Desember 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Desember 2017. Diakses tanggal 21 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai E1 series Shinkansen.
Jalur
SCMaglev (500 km/j)
Jalur utama (300+ km/j)
Jalur utama (260+ km/j)
Mini-Shinkansen (130 km/j)
Jalur cabang
Sedang dibangun
Rencana
Dibatalkan
120px-Series-N700S-J2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-JRE-TEC-E5_omiya.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-JRW-Series-W7_W3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-L0-950.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama layanan
Ekspres
Pemberhentian terbatas
Lokal
Mini-Shinkansen
Dihentikan
Bakal pelanting
Beroperasi
Dalam pemesanan
Dihentikan
Ekspor
Tidak
berpendapatan
Beroperasi
(kargo+penumpang)
Operator
Saat ini
Pendahulu
  • 40px-Japanese_National_Railway_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail JNR (1964–87)
Manufaktur dan pemilik
Saat ini
Pendahulu
Tokoh penting
Dalam budaya populer
Istilah lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan