Selasa, 22 September 2026
03:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Doctor Yellow

Doctor Yellow

250px-923-0_T4_20120917.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shinkansen seri 700 923 berjalan di petak Stasiun Shinagawa dan Stasiun Shin-Yokohama sebagai Doctor Yellow

Doctor Yellow (ドクターイエロー) adalah penamaan layanan kereta berkecepatan tinggi berjenis Shinkansen yang dioperasikan oleh Tokaido Shinkansen dan San'yō Shinkansen untuk pemantauan dan pemeriksaan jalur kereta api di Jepang. Doctor Yellow dirakit secara teknis dengan perlengkapan dan peralatan khusus di sepanjang rangkaiannya, di mana rangkaian dengan spesifikasi seperti ini dikategorikan sebagai rangkaian CIT (Comprehensive Inspection Train) yang tidak digunakan sebagai layanan penumpang reguler. Rangkaian ini memiliki sekumpulan perkakas di atas bodi rangkaian-nya untuk memantau kabel listrik aliran atas, termasuk rangka bawah yang terinstrumentasi dengan alat ukur dan inspeksi, serta jendela yang didesain untuk pengamatan jalur dan peron.[1][2]

Ikhtisar

Penamaan "Doctor" dalam nama operasi tersebut berasal dari fungsi uji dan diagnostik mereka dalam memeriksa kesiapan dan kesehatan lintas yang biasa dilalui oleh kereta api reguler, sedangkan nama akhir "Yellow" berasal dari warna kuning cerah yang digunakan pada semua kereta inspeksi. Beberapa jenis Doctor Yellow memiliki garis tengah berwarna biru, ungu, dan beberapa lainnya berwarna hijau. Skema warna asli berupa warna kuning dengan garis biru yang diterapkan pada kereta inspeksi Shinkansen seri 0 nomor 921 yang dimodifikasi menjadi sarana Doctor Yellow.[3]

Secara penampilan, mereka sangat mirip dengan Shinkansen yang diproduksi untuk membawa penumpang secara reguler, dalam segi kecepatan sarana Doctor Yellow proses inspeksi jalur dan rel dilakukan dengan kecepatan jalur penuh (hingga 270 km/jam atau 168 mph di Shinkansen Tōkaidō).

Jadwal pengoperasian kereta ini tidak dipublikasikan dan hanya sesekali terlihat jika suatu lintas memerlukan pengujian dan pemeriksaan secara detail pada setiap titik. Untuk dapat melihat kereta ini berjalan adalah murni bergantung pada keberuntungan. Sebagai hasilnya, muncul stereotip yang dipercayai sebagian warga Jepang bahwa melihat Doctor Yellow dalam akan membawa keberuntungan bagi siapapun yang melihatnya, khususnya kalangan penggemar kereta api Jepang.[4]

Varian

Jalur Tōkaidō dan Sanyō Shinkansen

Berikut adalah sarana inpeksi Doctor Yellow yang pernah atau sedang beroperasi:

Rangkaian

  • Shinkansen seri 0, berwarna kuning dengan garis biru:
    • 922-0 (T1): Sebanyak satu rangkaian (4-kereta) yang dimodifikasi tahun 1964 dari rangkaian purwarupa 1000-B, selesai pada 1961 dan diberhentikan pada tahun 1976.
    • 922-10 (T2): Sebanyak satu rangkaian (7-kereta) yang dikelola oleh JR Central, selesai pada 1974 dan diberhentikan pada tahun 2001.
    • 922-20 (T3): Sebanyak satu rangkaian (7-kereta) yang dikelola oleh JR West, selesai pada 1979 dan diberhentikan pada tahun 2005.[5]
  • Shinkansen seri 700, berwarna kuning dengan garis biru:
    • 923 (T4): Sebanyak satu rangkaian (7-kereta) yang dikelola oleh JR Central, selesai pada tahun 2000
    • 923-3000 (T5): Sebanyak satu rangkaian (7-kereta) yang dikelola oleh JR West, selesai pada tahun 2005.

Gerbong tambahan

  • Kereta tidak berpenggerak, berwarna kuning dengan garis biru:
    • 921-1: Modifikasi satu kereta dari rangkaian Shinkansen seri 0 nomor 921, selesai pada tahun 1962 dan ditarik dari rangkaian Doctor Yellow pada 1980.
    • 921-2: Modifikasi dari kereta tidur MaRoNeFu 29-11 dengan nomor rangkaian yang sama, selesai pada tahun 1964 dan ditarik dari rangkaian Doctor Yellow pada 1976.
  • Shinkansen 0 922-10 milik JR Central, Oktober 1998
    Shinkansen 0 922-10 milik JR Central, Oktober 1998
  • Shinkansen 0 922-20 milik JR West, Oktober 2004
    Shinkansen 0 922-20 milik JR West, Oktober 2004
  • Shinkansen 700 923 milik JR Central, April 2013
    Shinkansen 700 923 milik JR Central, April 2013
  • Shinkansen 700 923-3000 milik JR West, Juli 2008
    Shinkansen 700 923-3000 milik JR West, Juli 2008

Jalur Tōhoku, Jōetsu, Hokuriku, Yamagata, dan Akita Shinkansen

Berikut adalah sarana inpeksi Doctor Yellow yang pernah atau sedang beroperasi:

  • Shinkansen seri 200, berwarna kuning dengan garis hijau:
    • 925/0 (S1): Satu rangkaian (7-kereta) yang dikelola oleh JR East. Diproduksi tahun 1979 dan diberhentikan pada tahun 2001.
    • 925/10 (S2): Satu rangkaian (7-kereta) yang dikelola oleh JR East. Dimodifikasi dari rangkaian purwarupa Shinkansen seri 200 nomor 962 tahun 1982 dan diberhentikan pada tahun 2002.
  • Shinkansen seri E3, berwarna putih dengan garis merah:
    • E926 (S51): Satu rangkaian (6-kereta) yang dikelola oleh JR East. Diproduksi tahun 2001 dan dijuluki "East-I".
  • Shinkansen 200 92 milik JR East, tahun 1987
    Shinkansen 200 92 milik JR East, tahun 1987
  • Shinkansen 200 235-10 milik JR East, September 2002
    Shinkansen 200 235-10 milik JR East, September 2002
  • Shinkansen E3 926 East-I milik JR East, Agustus 2020
    Shinkansen E3 926 East-I milik JR East, Agustus 2020

Fungsi

Pengoperasian kereta inspeksi Doctor Yellow dijalankan setiap 10 hari sekali pada jalur-jalur tertentu, namun jadwal perjalanan tidak pernah dipublikasikan sebagaimana perjalanan penumpang reguler. Sebelumnya, Doctor Yellow berjalan hanya pada malam hari ketika frekuensi jadwal perjalanan komersial berkurang. Sehingga pemeriksaan dan pemantauan jalur dapat dilakukan dengan kecepatan yang sama dengan kereta komersial berpenumpang, biasanya berkisar antara 260 hingga 270 kilometer per jam (sekitar 160 hingga 170 mil per jam). Kecepatan ini masih sangat tinggi dibandingkan dengan kereta api konvensional bertenaga diesel/uap, tetapi lebih rendah daripada kecepatan maksimum Shinkansen penumpang reguler, yang dapat mencapai lebih dari 300 kilometer per jam.

Setelah rangkaian CIT Shinkansen seri 0 922-10 dioperasikan pada tahun 1974, inspeksi mulai dilakukan pada siang hari dan memiliki kecepatan maksimum yang lebih rendah. Hal ini dilakukan agar kereta tersebut dapat dengan aman melakukan inspeksi dan pemeliharaan rel dan infrastruktur sepanjang jalur Shinkansen, yang pada saat itu memakan waktu sebanyak empat hari.

Umumnya rangkaian ini dikeluarkan ke jalur utama sebagai sarana inspeksi, namun pada saat gempa besar Hanshin-Awaji terjadi di tahun 1995 rangkaian Doctor Yellow sempat digunakan sebagai sarana transportasi bagi 24 pekerja dan 200 karung semen dari Tokyo ke Kyoto.

Fasad

Formasi

922-0 (T1) Transormasi 4-kereta per rangkaian

  • Kereta 1 (922-1): Kereta pengukuran sinyal/komunikasi
  • Kereta 2 (922-2): Kereta pengukuran listrik aliran atas
  • Kereta 3 (922-3): Kereta inspeksi material jalur
  • Kereta 4 (922-4): Kereta pengukuran listrik aliran atas

922-10 (T2) Transformasi 7-kereta per rangkaian

  • Kereta 1: Kereta pengukuran sinyal/komunikasi
  • Kereta 2: Kereta pemrosesan/penyimpanan data
  • Kereta 3: Kereta penyediaan daya (dilengkapi dengan kubah observasi)
  • Kereta 4: Kereta penyimpanan/ruang istirahat
  • Kereta 5: Kereta inspeksi material jalur
  • Kereta 6: Kereta penyelamat (dilengkapi dengan kubah observasi)
  • Kereta 7: Kereta pengukuran listrik aliran atas

Tampak dalam

  • Interior kereta ukur sinyal dan komunikasi
    Interior kereta ukur sinyal dan komunikasi
  • Interior kereta ukur daya dan listrik
    Interior kereta ukur daya dan listrik
  • Interior dek istirahat
    Interior dek istirahat
  • Interior dek pertemuan
    Interior dek pertemuan
  • Kubah observasi untuk LAA
    Kubah observasi untuk LAA

Preservasi

  • 922-26 (dari rangkaian T3, diproduksi pada 1979 oleh Hitachi) di SCMaglev and Railway Park, Nagoya, sejak Maret 2011.[6]

Referensi

  1. Wada, Shigeki, "'Dr. Yellow' train keeps line safe, elates spotters", Japan Times, March 11, 2010, p. 3.
  2. Naganuma, Yasukuni; Tanaka, Mamoru; Ichikawa, Kimihiro. "High-Speed Track Inspection Car in New Dr. Yellow" (PDF). Railway Research.
  3. "Multipurpose Inspection Train (Dr. Yellow)" (PDF). International High-speed Rail Association.
  4. "'Dr. Yellow' lucky Shinkansen shows its belly for 1st time". Japan Bullet (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2020-10-14.
  5. Author, JRR (2005). JR Train Organization Chart '06 Winter Issue". Japan Railway. hlm. 332. ISBN 4-88283-044-2.{{cite book}}: |last= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. "「リニア・鉄道館」ファーストガイド" ["SCMaglev and Railway Park" First Guide]. Tetsudō Daiya Jōhō Magazine. Vol. 40, no. 324. Japan: Kōtsū Shimbun. April 2011. hlm. 20–33.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Doctor Yellow.
Jalur
SCMaglev (500 km/j)
Jalur utama (300+ km/j)
Jalur utama (260+ km/j)
Mini-Shinkansen (130 km/j)
Jalur cabang
Sedang dibangun
Rencana
Dibatalkan
120px-Series-N700S-J2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-JRE-TEC-E5_omiya.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-JRW-Series-W7_W3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-L0-950.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama layanan
Ekspres
Pemberhentian terbatas
Lokal
Mini-Shinkansen
Dihentikan
Bakal pelanting
Beroperasi
Dalam pemesanan
Dihentikan
Ekspor
Tidak
berpendapatan
Beroperasi
(kargo+penumpang)
Operator
Saat ini
Pendahulu
  • 40px-Japanese_National_Railway_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail JNR (1964–87)
Manufaktur dan pemilik
Saat ini
Pendahulu
Tokoh penting
Dalam budaya populer
Istilah lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan