Minggu, 27 September 2026
19:21 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Kerbau afrika

Kerbau afrika

Kerbau afrika
Rentang waktu: 0.7–0 jtyl Pleistosen Tengah-Holosen
250px-Syncerus-caffer-Masaai-Mara-Kenya_crop.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sekawanan kerbau afrika di Kenya.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Subfilum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Syncerus

Hodgson, 1847
Spesies:
S. caffer
Nama binomial
Syncerus caffer
(Sparrman, 1779)
Subspesies

S. c. caffer
S. c. nanus
S. c. brachyceros
S. c. aequinoctialis
S. c. mathewsi

Artikel takson sembarang

Kerbau afrika (Syncerus caffer) adalah hewan endemik Afrika sebagaimana ia dinamakan. Hewan ini tidak terkait dengan kerbau liar asia dan kerbau domestik. Hewan ini memiliki beberapa subspesies di antaranya adalah S. caffer caffer, yang merupakan spesies terbesar yang ditemukan di Afrika Selatan dan Afrika Timur. S. c. nanus (kerbau hutan afrika) adalah subspesies terkecil, yang banyak ditemukan di belantara Afrika Barat dan tengah, sedangkan S. c. brachyceros tersebar di Afrika Barat, dan S. c. aequinoctialis tersebar di padang rumput Afrika Tengah. Tanduk kerbau dewasa menyatu dan membentuk perisai tulang yang dinamakan "bos". Mereka secara luas dianggap sebagai hewan yang sangat berbahaya, karena mereka tercatat menyeruduk dan membunuh lebih dari 200 orang setiap tahun.

Kerbau afrika bukan merupakan nenek moyang sapi domestik dan jauh lebih besar dengan mamalia anggota famili Bovinae lainnya. Karena sifatnya yang tak terduga, membuatnya sangat berbahaya bagi manusia. Kerbau afrika tidak pernah dijinakkan, tidak seperti kerbau asia.

Referensi

  1. ↑ IUCN SSC Antelope Specialist Group 2008. Syncerus caffer. The IUCN Red List of Threatened Species. Version 2014.3. Downloaded on 08 April 2015.
Anggota famili Bovidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Bovidae
Aepycerotinae
Aepyceros
Alcelaphinae
Alcelaphus
Beatragus
Connochaetes
Damaliscus
Antilopinae
Ammodorcas
Antidorcas
Antilope
Dorcatragus
Eudorcas
Gazella
Litocranius
Madoqua
Nanger
Nesotragus
Oreotragus
Ourebia
Procapra
Raphicerus
Saiga
Bovinae
Bison
Bos
Boselaphus
Bubalus
Pseudoryx
Syncerus
Taurotragus
Tetracerus
Tragelaphus
Caprinae
Ammotragus
Arabitragus
Budorcas
Capra
Capricornis
Hemitragus
Naemorhedus
Nilgiritragus
Oreamnos
Ovibos
Ovis
Pantholops
Pseudois
Rupicapra
Cephalophinae
Cephalophus
Philantomba
Sylvicapra
Hippotraginae
Addax
Hippotragus
Oryx
Reduncinae
Kobus
Pelea
Redunca
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan