Minggu, 20 September 2026
20:50 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Samsung Electronics

Samsung Electronics

perusahaan asal Korea Selatan

Perusahaan elektronik multinasional asal Korea SelatanTemplat:SHORTDESC:Perusahaan elektronik multinasional asal Korea Selatan
Samsung Electronics Co., Ltd.
250px-Samsung_wordmark.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Samsung_headquarters.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Samsung Town di Seoul
Nama asli
삼성전자 주식회사
Hanja三星電子株式會社
Alih Aksara yang DisempurnakanSamseong Jeonja Jusikhoesa
Nama sebelumnyaSamsung Electric Industries (1969–1988)
JenisPublik
ISINKR7005930003
IndustrI
Kantor pusatSamsung Digital City, Samsungno 129, Maetan-dong, ,
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia
Tokoh kunci
  • Bahk Jae-Wan (Chairman)
  • Kim Ki-nam (Wakil chairman)
  • Kim Hyun-suk (Presiden & CEO - Elektronik Konsumen)
  • Koh Dong-jin (Presiden & CEO - Komunikasi Seluler & TI)
ProdukLihat daftar produk
PendapatanKenaikan US$200,6 miliar (2020)[2]
Kenaikan US$30,5 miliar (2020)[2]
Kenaikan US$22,4 miliar (2020)[2]
Total asetKenaikan US$320,4 miliar (2020)[2]
Total ekuitasKenaikan US$233,7 miliar (2020)[2]
PemilikPemerintah Korea Selatan melalui National Pension Service (9,69%)[3]
Samsung Life Insurance (8,51%)[3]
Samsung C&T Corporation (5,01%)[3]
Estate of Jay Y. Lee (4,18%)[3]
Samsung Fire & Marine Insurance (1,49%)[3]
Jumlah karyawan
287.439 (2020)[4]
IndukSamsung
Catatan kaki
330px-Samsung_Electronics_quarterly_results.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hasil triwulanan Samsung Electronics
CE: Elektronik Konsumen
DS: Solusi Perangkat
IM: Komunikasi Seluler dan TI

Samsung Electronics Co., Ltd. (Hangul: 삼성전자;Hanja: 三星電子;RR: Samseong Jeonja; berarti "elektronik tiga bintang", biasa disingkat menjadi SEC, dan ditulis sebagai SΛMSUNG) adalah sebuah perusahaan elektronik multinasional yang berkantor pusat di Distrik Yeongtong, Suwon, Korea Selatan.[1] Perusahaan ini adalah inti dari chaebol Samsung, karena menyumbang 70% dari total pendapatan grup tersebut pada tahun 2012. Pada 11 November-02 Desember 2013, Samsung Electronics adalah Smartphone dan Tablet karena menyumbangkan 70% dari Kompetitornya.[5] Samsung Electronics memainkan peran penting dalam tata kelola grup tersebut, karena adanya kepemilikan silang.[6] Samsung Electronics memiliki pabrik perakitan dan jaringan penjualan di 74 negara, dengan jumlah pekerja sekitar 275.000 orang.[4] Mayoritas saham perusahaan ini dipegang oleh investor dari luar Korea Selatan.[7][8] Perusahaan ini adalah produsen elektronik konsumen dengan pendapatan terbesar di dunia.[9] Hingga2019,[update] Samsung Electronics adalah perusahaan teknologi dengan pendapatan terbesar kedua di dunia, dan kapitalisasi pasarnya mencapai US$520,65 miliar, sehingga menjadi yang terbesar ke-12 di dunia.[10]

Samsung adalah produsen besar komponen elektronik, seperti baterai ion litium, semikonduktor, sensor citra, modul kamera, dan layar untuk klien seperti Apple, Sony, HTC, dan Nokia.[11][12] Perusahaan ini adalah produsen telepon seluler dan ponsel cerdas terbesar di dunia. Diawali dengan jajaran produk Samsung Solstice,[13] yang kemudian dilanjutkan dengan Samsung Galaxy.[14] Perusahaan ini juga merupakan pemasok besar komputer tablet, terutama melalui jajaran produk Samsung Galaxy Tab yang dilengkapi dengan Android, serta dianggap mengembangkan pasar phablet, melalui Seri Samsung Galaxy Note.[15] Perusahaan ini juga mengembangkan ponsel cerdas yang mendukung 5G, seperti Galaxy S21 dan Galaxy Note 20, serta ponsel lipat seperti Galaxy Z Flip 3 dan Galaxy Z Fold 3. Samsung pun merupakan produsen televisi terbesar di dunia sejak tahun 2006,[16] dan merupakan produsen ponsel terbesar di dunia sejak tahun 2011.[17] Perusahaan ini juga merupakan produsen chip memori terbesar di dunia[18] dan mulai tahun 2017 hingga 2018, sempat menjadi produsen semikonduktor terbesar di dunia, mengalahkan Intel.[19]

Pada tahun 2012, Kwon Oh-hyun ditunjuk menjadi CEO perusahaan ini, namun pada bulan Oktober 2017, diumumkan bahwa ia akan berhenti dari jabatannya pada bulan Maret 2018, karena "krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya".[20][21][22] Hingga bulan Maret 2018, perusahaan ini memiliki tiga orang CEO, yakni Ki Nam Kim, Hyun Suk Kim, dan Dong Jin Koh.[23] Perusahaan ini juga menunjuk HC Hong sebagai CEO untuk kawasan Asia Tenggara sejak tahun 2015.[24][butuh sumber yang lebih baik]

Pada Kuartal terakhir atau kuartal dua tahun 2022, Samsung menempati peringkat pertama dalam hal penjualan smartphone di Dunia dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 21%. Samsung mengalahkan pesaing utamanya yaitu Apple yang menguasai pangsa pasar sebesar 17%. Sedangkan pesaing lainnya yaitu Xiaomi, Oppo dan Vivo masing-masing menguasai pangsa pasar sebesar 14%, 10% dan 9%.[25]

Sejarah

1969–1987: Awal mula

Samsung Electric Industries didirikan sebagai divisi industrial dari Samsung Group pada tanggal 13 Januari 1969 di Suwon, Korea Selatan.[26] Pada saat itu, Samsung Group dikenal oleh masyarakat Korea Selatan sebagai sebuah perusahaan perdagangan yang fokus pada pupuk dan pemanis. Walaupun kekurangan teknologi dan sumber daya, sehingga tertinggal dari kompetitornya di Korea Selatan, Samsung Group berhasil meningkatkan kapabilitasnya di industri manufaktur melalui kemitraan dengan perusahaan asal Jepang, yang akhirnya menimbulkan demo anti-Jepang dari masyarakat Korea Selatan serta penolakan dari kompetitornya di Korea Selatan, karena takut terjadi subordinasi langsung di industri tersebut oleh Jepang. Kemitraan tersebut akhirnya tetap dapat berjalan setelah pemerintah Korea Selatan dan Samsung menyatakan bahwa perusahaan ini akan mengekspor produknya ke luar Korea Selatan. Toshio Iue, pendiri Sanyo, pun menjadi penasehat Lee Byung-chul, pendiri Samsung, yang masih pemula di bisnis elektronik. Pada bulan Desember 1969, Samsung Electric bersama Sanyo dan Sumitomo Corporation mendirikan sebuah perusahaan patungan yang diberi nama Samsung-Sanyo Electric, dan menjadi cikal bakal dari perusahaan ini.[27]

Produk awal dari Samsung-Sanyo Electric adalah perabot elektronik dan listrik, seperti televisi, kalkulator, kulkas, pendingin udara, dan mesin cuci. Pada tahun 1970, Samsung mendirikan perusahaan patungan bernama Samsung-NEC bersama NEC Corporation dan Sumitomo Corporation untuk memproduksi perabot rumah dan perangkat audio visual. Samsung-NEC kemudian menjadi Samsung SDI, unit bisnis baterai dan layar dari Samsung Group. Pada tahun 1973, Samsung dan Sanyo membentuk Samsung-Sanyo Parts, cikal bakal Samsung Electro-Mechanics. Pada tahun 1981, Samsung Electric telah memproduksi lebih dari 10 juta unit televisi hitam putih.

Pada tahun 1974, Samsung Group berekspansi ke bisnis semikonduktor dengan mengakuisisi Korea Semiconductor yang hampir bangkrut. Tidak lama kemudian, Korea Telecommunications, sebuah produsen sistem switching elektronik dan salah satu anak usaha Samsung Group, mengambil alih bisnis semikonduktor, dan menjadi Samsung Semiconductor & Communications.[28]

Pada bulan Februari 1983, Lee bersama dewan direksi Samsung mengumumkan "Deklarasi Tokyo", di mana ia menyatakan bahwa Samsung bertekad untuk menjadi sebuah produsen DRAM. Setahun kemudian, Samsung mengumumkan bahwa mereka berhasil mengembangkan DRAM 64 kb, sehingga mengurangi jarak teknologi antara produsen elektronik di Dunia Pertama dengan produsen elektronik baru. Pada prosesnya, Samsung menggunakan teknologi yang diimpor dari Micron Technology asal Amerika Serikat untuk mengembangkan DRAM, serta dari Sharp Corporation asal Jepang untuk mengembangkan SRAM dan ROM.[29]

Referensi

  1. 1 2 "Articles of incorporation". Samsung. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Mei 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 Samsung Electronics Financial Statements (PDF), Samsung Electronics, 27 Februari 2021, diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 26 Maret 2019, diakses tanggal 28 Februari 2021{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 5 "SAMSUNG ELECTRONICS CO., LTD. (A005930) - Company". www.marketscreener.com. Diakses tanggal 2021-03-18.
  4. 1 2 "Fast Facts: Samsung Global Newsroom". Samsung Electronics. Diakses tanggal 7 Juli 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "Samsung Global Strategy Group 2013" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2 Mei 2014. Diakses tanggal 5 Maret 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Kim, Gil; Keon Han; Minseok Sinn; Hyung Cho; Ray Kim (18 Juni 2014). "Korea Market Strategy – How to untangle Samsung group's ownership?". Credit Suisse. hlm. 36. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Februari 2016. Diakses tanggal 22 November 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Ownership Structure │ Stock │ Investor Relations │ Samsung Global". Samsung global.
  8. "Foreign ownership of Samsung Electronics Reaches All-time High of 57.33%". Businesskorea. 8 Mei 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Mu-Hyun, Cho. "Samsung's logic chip biz turns to AI chips and 5G for change of fortune". ZDNet. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Juli 2018. Diakses tanggal 25 Mei 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. 박상수 (12 Januari 2020). "Samsung Electronics ranks 18th worldwide in market cap". Yonhap News Agency (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 10 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. "Apple spent nearly $5.7 billion on Samsung parts in 2010, faces 'strong' response to its patent suit". Engadget. 19 April 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Oktober 2013. Diakses tanggal 7 Mei 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. "HTC ditches Samsung components for other suppliers, à la Apple". TechRadar. 10 Oktober 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Mei 2013. Diakses tanggal 7 Mei 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. "Samsung Solstice A887 Review". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 April 2018. Diakses tanggal 1 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. "Samsung overtakes Apple as world's most profitable mobile phone maker". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Januari 2016. Diakses tanggal 8 Desember 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. "Samsung gains tablet market share as Apple lead narrows". BBC News. 1 Februari 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 28 September 2018. Diakses tanggal 26 Juli 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. "Samsung To Add LCD Cell Lines in Tangjeong". EETimes. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Juli 2011. Diakses tanggal 13 Mei 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. Albanesius, Chloe (27 Januari 2012). "Samsung Beats Apple as 2011's No.1 Smartphone Maker". PC Magazine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 September 2013. Diakses tanggal 2 Juni 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. "50 Things You Didn't Know About Samsung It's also been the world's largest supplier of memory chips over the past 20 years..." Complex. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 April 2017. Diakses tanggal 19 Juni 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. Vanian, Jonathan. "Samsung Dethrones Intel As World's Biggest Chip Maker". Fortune. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juli 2017. Diakses tanggal 29 Juli 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. "Oh-Hyun Kwon: Executive Profile & Biography". Bloomberg L.P. Diakses tanggal 3 November 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. "Ownership Structure". Samsung Electronics. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 November 2015. Diakses tanggal 22 November 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. "Samsung CEO Kwon Oh-hyun to resign citing 'unprecedented crisis'". The Verge. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Oktober 2017. Diakses tanggal 13 Oktober 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. "CEO | Executives | Company". Samsung India. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Juli 2019. Diakses tanggal 5 Juli 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. "Executive Team | Executives | Company". Samsung India. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Juli 2019. Diakses tanggal 5 Juli 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. Sahril, Egi (21 Juli 2022). "Samsung No 1 Market Share Dunia". Gtech Insight. Diakses tanggal 10 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. "History – Corporate Profile – About Samsung – Samsung". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Maret 2018. Diakses tanggal 10 Juli 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. "삼성전자의 태동, 외국기술과의 합작". 28 April 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 November 2018. Diakses tanggal 4 November 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. "삼성 반도체사업 40년, 도전과 창조의 역사". 삼성반도체이야기 (dalam bahasa Korea). 6 April 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-03-09. Diakses tanggal 10 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. "The Korean system of innovation and the semiconductor industry:a governance perspective" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 17 Mei 2018. Diakses tanggal 4 November 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Samsung Electronics.
Bisnis
Elektronik
Industri berat
Jasa keuangan
Lainnya
Terjual
Dibubarkan
120px-Samsung_wordmark.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Organisasi terafiliasi
Olahraga
Tokoh
Lainnya
Pranala ke artikel terkait
Anak usaha
120px-Samsung_wordmark.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pusat riset dan pengembangan
Joint venture
Produk dan merek
Samsung
Harman
Sistem operasi
Orang
Topik lain
Daftar produk telepon genggam Samsung
A
B
C
D
E
F
G
I
M
N
P
R
S
T
U
X
Seri/lain-lain
SGH untuk Handset GSM · SCH untuk Handset CDMA (non-Sprint) · SPH untuk Handset CDMA (Sprint) · GT untuk Global Telecommunications
Korea Selatan Perusahaan Korea Selatan di KRX 100
Perusahaan S&P Asia 50
Operator telepon genggam
Perusahaan perangkat lunak
Perusahaan semikonduktor
Peralatan genggam
Perusahaan komersialisasi
Lihat pula
Perusahaan teknologi informasi besar
Konsultasi dan
alih daya
Foto
Penyimpanan informasi
Internet
Bingkai utama
Peralatan genggam
Peralatan jaringan
OEM
Komputer pribadi
dan server
Server saja
Terminal jual
Semikonduktor
Pabrik
Perangkat lunak
Telekomunikasi
Metodologi: Pendapatan tahun fiskal 2012/13 pendapatan yang berlaku lebih dari: kelompok 1-3, 6-12 - US $ 3 miliar, kelompok 4 - US $ 2 miliar, kelompok 5 - US $ 1 miliar, kelompok 13 - US $ 10 miliar
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan