Senin, 09 November 2026
02:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Shinhan Bank

Shinhan Bank

perusahaan asal Korea Selatan

Bagikan:
Shinhan Bank
신한은행
250px-Shinhan_Bank_Logo_%28ENG%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Sungryemun_of_seoul.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPublik
KRX: 055550
NYSE: SHG
IndustriPerbankan
Tokoh kunci
Wi Sung-ho, (CEO)
ProdukBank ritel, bank korporat, kredit pemilikan rumah, bank swasta, manajemen kekayaan
Jumlah karyawan
13.400 (2016)
Korean name
Hangul
Hanja
Alih AksaraShinhan Eunhaeng
McCune–ReischauerShinhan Ŭnhaeng

Shinhan Bank (신한은행 Shinhan Eunhaeng, SWIFT SHBKKRSE, numerik 088), adalah sebuah bank yang berkantor pusat di Seoul, Korea Selatan. Bank ini adalah bank pertama di Korea, karena telah berdiri dengan nama Hanseong Bank pada tahun 1897. Bank ini kemudian didirikan kembali pada tahun 1982. Bank ini merupakan bagian dari Shinhan Financial Group, bersama dengan Jeju Bank. Chohung Bank bergabung dengan Shinhan Bank pada tanggal 1 April 2006.

Shinhan Bank memulai sejarahnya sebagai sebuah perusahaan kecil dengan modal sebesar KRW 25,0 miliar, 279 pegawai, dan tiga kantor cabang pada tanggal 7 Juli 1982. Hingga tanggal 30 Juni 2016, Shinhan Bank memiliki aset sebesar 298,945 triliun won, dana pihak ketiga sebesar 221,047 triliun, dan menyalurkan pinjaman sebesar 212,228 triliun. Shinhan Bank adalah anak usaha utama dari Shinhan Financial Group (SFG).[1]

Sejarah

Shinhan Bank adalah penerus dari Hanseong Bank, bank modern pertama di Korea. Hanseong Bank didirikan oleh Kim Jong-Han pada tahun 1897, tetapi mulai beroperasi sekitar tahun 1900. Hanseong Bank awalnya hanya menempati sebuah rumah kecil dengan dua ruangan. Satu ruang untuk presiden, Yi Jae-Won, dan satu ruang lain untuk para staf. Hanseong Bank beroperasi dengan meminjam dana dari bank asal Jepang dengan bunga rendah dan kemudian meminjamkan dana tersebut ke masyarakat Korea dengan bunga dua kali lipat lebih besar. Hanseong Bank tetap dapat sukses, karena besaran bunga tersebut masih jauh lebih rendah daripada sumber dana lain di Korea pada saat itu.[2]

Dalam sebuah anekdot, properti pertama yang diagunkan kepada Hanseong Bank adalah seekor keledai. Staf Hanseong Bank pun harus memberi makan dan merawat keledai tersebut, hingga peminjam dapat melunasi pinjamannya.[2]

Pada bulan Maret 2013, Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan mengatakan bahwa Shinhan Bank melaporkan bahwa peladen perbankan Internet milik mereka telah diblokir untuk sementara.[3] Pemerintah Korea Selatan pun menduga bahwa Korea Utara terlibat dalam serangan siber tersebut, tetapi Pemerintah Korea Utara membantahnya.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Shinhan Bank". www.relbanks.com.
  2. 1 2 The Dawn of Modern Korea. Lankov, Andrei. EunHaeng NaMu. 2007.
  3. ↑ Choe Sang-Hun, "Computer Networks in South Korea Are Paralyzed in Cyberattacks", The New York Times, 20 March 2013.
  4. ↑ Lee Minji (April 10, 2013). "(2nd LD) Gov't confirms Pyongyang link in March cyber attacks". Yonhap News.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Korea Selatan Perusahaan Korea Selatan di KRX 100


Ikon rintisan

Artikel bertopik bank atau perbankan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan