Senin, 21 September 2026
03:32 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Samsung Engineering

perusahaan asal Korea Selatan

Samsung Engineering
250px-Samsung_Engineering_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPublik
KRX: 028050
IndustrIKonstruksi
Tokoh kunci
Sungan Choi, Presiden & CEO
ProdukPabrik dan fasilitas yang terkait dengan hidrokarbon, industri, lingkungan, dan infrastruktur
Jumlah karyawan
5.566 (hingga 2018)

Samsung Engineering Co., Ltd. (bahasa Korea:삼성엔지니어링) awalnya didirikan sebagai sebuah perusahaan rekayasa di Korea Selatan pada tahun 1970. Sebagai sebuah perusahaan EPC, perusahaan ini menyediakan berbagai macam jasa rekayasa, termasuk studi kelayakan, perancangan, pengadaan, konstruksi, dan penyalaan. Perusahaan ini telah mengerjakan proyek di lebih dari 38 negara di seluruh dunia, dengan kantornya berada di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Aljazair, India, Thailand, Trinidad dan Tobago, serta Meksiko.

Portofolio Bisnis

Hidrokarbon

Pemrosesan dan Pengolahan Gas, Likuifaksi dan Regasifikasi LNG, Jalur Pipa, Lepas Pantai, Distilasi, Pengolahan Air, Perengkahan & Pengkokasan, Perengkahan Nafta/Etana/Propana, Etilen, Propilen, Aromatik, Pupuk, Polimer, U&O

Industri & Lingkungan

Teknologi Informasi, Manufaktur, Farmasi, Pengolahan Limbah, Pengolahan Air Limbah, Pengolahan Air, Pengunaan Kembali Air, Desalinasi, Air Ultra-murni, Pencegahan Polusi Air, Pengolahan Sampah

Sejarah

Korea Engineering didirikan pada tahun 1970 oleh pemerintah Korea Selatan sebagai perusahaan rekayasa pertama di negara tersebut.[1] Perusahaan tersebut lalu diakuisisi oleh Samsung Group pada tahun 1978.[1] Selama dekade 1970-an dan 1980-an, pemerintah Korea Selatan memprioritaskan pengembangan industri berat dan industri kimia, dan Korea Engineering bertanggung jawab atas perancangan sejumlah pabrik, seperti kilang minyak Korea National Oil Corp., pabrik pupuk Namhae, dan pabrik petrokimia Honam.

Korea Engineering lalu diubah namanya menjadi Samsung Engineering pada tahun 1991.[1] Pada tahun 1993, perusahaan ini mendapat kontrak pertamanya dari luar Korea Selatan, yakni sebuah pabrik separasi gas alam di Thailand.[1] Selama dekade 1990-an dan 2000-an, Samsung Engineering melanjutkan ekspansi internasionalnya, yang hingga kini menjadi penyumbang sebagian besar dari total pendapatannya.[butuh rujukan]

Pada dekade 2010-an, Samsung Engineering berekspansi ke perancangan pembangkit listrik dan pabrik baja, serta mengerjakan sejumlah proyek besar di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Perusahaan ini belum terlalu siap untuk menangani proyek sebesar itu, sehingga menyebabkan perusahaan ini merugi sebesar US$1,3 miliar pada tahun 2015.[2]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 3 4 "History". Samsung Engineering. Diakses tanggal Nov 26, 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Lee, Joyce (Okt 22, 2015). "Samsung Engineering in $1 bln rights issue after huge loss; shares dive". Reuters. Diakses tanggal Nov 26, 2019.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Bisnis
Elektronik
Industri berat
Jasa keuangan
Lainnya
Terjual
Dibubarkan
120px-Samsung_wordmark.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Organisasi terafiliasi
Olahraga
Tokoh
Lainnya
Korea Selatan Perusahaan Korea Selatan di KRX 100
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan