Senin, 21 September 2026
14:39 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
DSME

DSME

perusahaan asal Korea Selatan

34°52′29″N 128°42′15″E / 34.874665°N 128.704147°E / 34.874665; 128.704147

Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd
250px-Hanwha_Ocean_Logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-DSME_Big_Blue_statute%2C_Jongno-gu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung "Big Blue", Jongno-gu, 2015
JenisPublik
KRX: 042660
IndustrIPembuatan kapal
Pertahanan
Didirikan23 Oktober 2000 Sunting ini di Wikidata
Kantor pusat,
Tokoh kunci
Sung Leep Jung,
Presiden, CEO, dan Direktur
ProdukFPSO, kapal muatan berat, kapal pengebor, kapal penumpang, kapal tanker LNG/LPG, kapal tanker minyak, kapal regasifikasi, struktur lepas pantai, kapal perang, dsb.
PendapatanUS$ 12,76 miliar (2015)[1]
US$ (2,50)  miliar (2015) [1]
US$ (2,72)  miliar (2015) [1]
Total asetUS$ 16,21 miliar (2015) [1]
Total ekuitasUS$ 635 juta (2015) [1]
Jumlah karyawan
13.458 (31 Maret 2014)

Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) (Korea: 대우조선해양, 大宇造船海洋) adalah salah satu dari tiga produsen kapal terbesar di Korea Selatan (selain Hyundai dan Samsung).

Sejarah

Pada tanggal 21 Februari 2011, A. P. Moller-Maersk Group (Maersk) memesan 10 kapal peti kemas besar pada DSME, masing-masing dengan kapasitas 18.000 peti kemas, melebihi kapal peti kemas terbesar pada saat itu, yakni Mærsk kelas E yang berkapasitas 15.200 peti kemas.[2] Kontrak ini bernilai $1,9 miliar.[3] Kapal pertama rencananya selesai pada tahun 2014. Pada bulan Juni 2011, Maersk memesan sepuluh kapal peti kemas lagi, dengan nilai kontrak $1,9 miliar juga.[3] Kapal-kapal ini kini digolongkan sebagai kelas Triple E.

Pada tanggal 20 Desember 2011, Daewoo Shipbuilding Marine Engineering memenangkan kontrak pertahanan terbesar yang pernah dimenangkan oleh perusahaan asal Korea Selatan, yakni senilai $1,07 miliar guna membuat tiga unit kapal selam untuk Indonesia.[4] Kontrak ini juga menandai ekspor kapal selam pertama dari Korea Selatan.[5]

Pada tanggal 22 Februari 2012, DSME menerima kontrak dari Kementerian Pertahanan Britania Raya senilai £452 juta guna membuat empat unit kapal tanker cepat 'MARS' berlambung ganda seberat 37.000 ton untuk Royal Fleet Auxiliary. Keempat kapal ini direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2016.[6]

DSME juga membuat 15 unit kapal pemecah es / tanker LNG untuk Yamal LNG yang akan digunakan untuk mengekspor gas alam cair dari Arktik Rusia. Tiap kapal dirancang untuk dapat dioperasikan setahun penuh dari Semenanjung Yamal dan dapat memecah es dengan ketebalan hingga 2,5 meter. Kapal tanker ini dirancang di Finlandia oleh Aker Arctic Technology Inc.[7][8]

Pada tanggal 15 Juni 2016, Dewan Audit dan Inspeksi Korea Selatan menemukan penipuan akuntansi senilai 1,5 triliun won (sekitar US$1,27 miliar) pada buku DSME.[9] Pada bulan Juli 2016, diumumkan bahwa saham DSME dihentikan perdagangannya setidaknya hingga tanggal 28 September 2017.[10] Setelah merugi sebesar 3,3 triliun won pada tahun 2015 dan 2,7 triliun won pada tahun 2016, pemerintah memberi DSME pinjaman sebesar 2,9 triliun won (US$2,6 miliar) pada bulan Maret 2017 untuk mencegahnya bangkrut.[11]

Pada tahun 2017, diumumkan bahwa Korea Utara mungkin telah meretas sistem dan mencuri rancangan kapal perang milik DSME pada bulan April 2016.[12]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 "Financials Information for Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd". Hoover's Inc.
  2. Emma Mærsk Diarsipkan 2009-03-27 di Wayback Machine.
  3. 1 2 "Triple-E Class Container Ships". ship-technology.com. Diakses tanggal 2014-10-10.
  4. "RI orders 3 submarines worth $1b in regional 'catch-up'". Desember 22, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "DSME to Build Three Submarines for Indonesia". Oktober 10, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "South Korea wins Royal Navy tanker deal worth £452m". BBC News. 22 Februari 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Eric Roston (Juli 9, 2018). "Russia Is Building $320 Million Icebreakers to Carve New Arctic Routes: The 1,000-foot-long vessels for hauling liquefied natural gas can cut through ice up to 7 feet thick". Bloomberg. Diakses tanggal Juli 11, 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. "Aker Arctic Technology Inc Newsletter" (PDF). akerarctic.fi. Aker Arctic. Maret 2018. hlm. 10. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal Juli 11, 2018. Diakses tanggal Juli 11, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. "Watchdog finds 1.5 tln in accounting fraud in Daewoo Shipbuilding". Yonhap News Agency. 15 Juni 2016. Diakses tanggal 22 Juni 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Kyunghee Park (29 September 2016). "Daewoo Shipbuilding Told by Exchange to Improve Financials". Bloomberg.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. Youkyung Lee (23 Maret 2017). "South Korea to inject $2.6 bln into ailing shipyard Daewoo". SFGate. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Maret 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. "North Korea hacked Daewoo Shipbuilding, took warship blueprints". Reuters. 2017-10-31.

Pranala luar

Korea Selatan Perusahaan Korea Selatan di KRX 100


Ikon rintisan

Artikel bertopik perusahaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan