Kamis, 24 September 2026
23:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Motorola Mobility

perusahaan asal Amerika Serikat

Motorola Mobility LLC
250px-Motorola_new_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisAnak perusahaan
ISINUS6200971058
IndustrIElektronik konsumen
Entitas pendahuluMotorola, Inc.
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia
Tokoh kunci
Sergio Buniac (Presiden)[1]
ProdukPonsel cerdas
Jam tangan cerdas
Aksesoris ponsel cerdas
Televisi
Jumlah karyawan
1.001-5.000[2]
IndukGoogle (2012–2014)
Lenovo (2014–sekarang)

Motorola Mobility LLC, dipasarkan sebagai Motorola, adalah sebuah perusahaan elektronik konsumen dan telekomunikasi asal Amerika Serikat.[3] Motorola Mobility terutama memproduksi ponsel cerdas dan perangkat lain yang menjalankan sistem operasi Android yang dikembangkan oleh Google.

Motorola Mobility dibentuk pada tanggal 4 Januari 2011, setelah Motorola dibagi menjadi dua perusahaan terpisah, dengan Motorola Mobility melanjutkan jajaran produk Motorola yang berorientasi konsumen (termasuk bisnis ponselnya, serta modem kabel dan set-top box televisi berlangganan), sementara Motorola Solutions melanjutkan jajaran produk Motorola yang berorientasi korporat.

Pada bulan Mei 2012, Google mengakuisisi Motorola Mobility dengan harga US$12,5 miliar. Tujuan utama dari akuisisi tersebut adalah untuk mendapatkan portofolio paten milik Motorola, untuk melindungi pemasok Android lain dari litigasi. Di bawah Google, Motorola Mobility meningkatkan fokusnya pada pasar ponsel cerdas murah, dan di bawah divisi Google ATAP, perusahaan ini mengembangkan Project Ara, sebuah platform untuk ponsel cerdas modular dengan komponen yang dapat dibongkar pasang. Sesaat setelah selesai mengakuisisi, Google menjual bisnis modem kabel dan set-top box dari Motorola Mobility ke Arris Group.

Pada bulan Januari 2014, Google mengumumkan bahwa mereka akan menjual Motorola Mobility ke Lenovo dengan harga $2,91 miliar. Penjualan tersebut, yang tidak meliputi ATAP dan hanya meliputi 2.000 paten Motorola, akhirnya selesai pada tanggal 30 Oktober 2014.[4] Lenovo lalu mengungkapkan niatnya untuk menggunakan Motorola Mobility sebagai cara untuk berekspansi ke pasar ponsel cerdas di Amerika Serikat. Pada bulan Agustus 2015, divisi ponsel cerdas dari Lenovo dimasukkan ke dalam Motorola Mobility.

Sejarah

Artikel utama: Motorola

Pada tanggal 4 Januari 2011, Motorola Inc. dibagi menjadi dua perusahaan publik, dengan Motorola Solutions mengambil unit bisnis dari Motorola yang berorientasi korporat, sementara divisi yang berorientasi konsumen diambil oleh Motorola Mobility.[5] Motorola Mobility awalnya terdiri dari bisnis ponsel, yang memproduksi ponsel cerdas dan aksesoris seperti headphone Bluetooth, serta bisnis rumah, yang memproduksi set-top box, solusi video end-to-end, telepon nirkabel, dan modem kabel.[5] Secara hukum, Motorola Inc. diubah namanya menjadi Motorola Solutions dan Motorola Mobility dipisah menjadi sebuah perusahaan tersendiri.

2012–2014: Di bawah kepemilikan Google

Pada tanggal 15 Agustus 2011, Google asal Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi Motorola Mobility dengan harga $12,5 miliar, jika mendapat persetujuan dari regulator.[6][7][8] Kritikus lalu melihat Google menjadi white knight, karena Motorola sebelumnya merugi selama lima kuartal berturut-turut.[9] Google berencana mengoperasikan Motorola sebagai sebuah perusahaan independen.[10] Pada sebuah tulisan di blog Google, CEO Google, Larry Page mengungkapkan bahwa akuisisi Google terhadap Motorola Mobility adalah sebuah langkah strategis untuk memperkuat portofolio paten Google. Pada saat itu, Motorola Mobility memiliki 17.000 paten, dengan 7.500 paten masih menunggu pengesahan.[11][12] Pengembangan portofolio tersebut untuk mempertahankan kelangsungan dari sistem operasi Android, yang telah menjadi subjek dari sejumlah tuntutan pelanggaran paten antara pemasok perangkat Android dengan perusahaan lain, seperti Apple, Microsoft, dan Oracle.[11][13][14]

250px-Motorola_Mobility_Logo_Being_Installed.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemasangan logo Motorola Mobility di dekat kampus utama Google, pasca diakuisisi oleh Google. Kantor di foto ini kini telah ditutup.

Pada tanggal 17 November 2011, Motorola Mobility mengumumkan bahwa pemegang sahamnya mendukung akuisisi oleh Google dengan harga $12,5 miliar. Akuisisi tersebut lalu disetujui oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat dan Uni Eropa pada tanggal 13 Februari 2012.[15] Akuisisi tersebut kemudian juga disetujui oleh otoritas di Tiongkok dan akhirnya selesai pada tanggal 22 Mei 2012.[16] Setelah selesai diakuisisi, CEO Motorola Mobility, Sanjay Jha digantikan oleh Dennis Woodside, mantan Wakil Presiden Senior di Google.[17]

Pada tanggal 13 Agustus 2012, Google mengumumkan bahwa mereka akan mengurangi 4.000 orang pegawai Motorola Mobility dan menutup sepertiga kantor Motorola Mobility, terutama yang terletak di luar Amerika Serikat.[18]

Pada tanggal 19 Desember 2012, diumumkan bahwa Arris Group akan membeli bisnis modem kabel dan set-top box dari Motorola Mobility dengan harga $2,35 miliar.[19]

Pada bulan Mei 2013, Motorola Mobility membuka pabrik di Fort Worth, Texas, dengan tujuan untuk merakit ponsel cerdas kustom di Amerika Serikat. Pada puncaknya, pabrik tersebut mempekerjakan 3.800 orang.[20] Pada tanggal 9 April 2014, pasca berhentinya Woodside, pemimpin pengembangan produk Motorola Mobility, Rick Osterloh ditunjuk sebagai presiden baru Motorola Mobility.[21]

Di bawah kepemilikan Google, pangsa pasar Motorola Mobility didorong dengan fokus pada ponsel cerdas murah berkualitas tinggi, yang ditujukan untuk dijual di negara berkembang. Pada kuartal pertama tahun 2014, Motorola berhasil menjual 6,5 juta unit ponsel, terutama berkat penjualan Moto G di India dan Britania Raya, di mana perusahaan ini menjual 6% dari total ponsel buatannya pada kuartal tersebut. Pada bulan Mei 2014, perusahaan ini meluncurkan Moto E, sebuah ponsel murah yang ditujukan untuk pembeli di negara berkembang yang belum pernah memakai ponsel cerdas sama sekali.[22][23][24][25] Pada bulan Mei 2014, Motorola Mobility mengumumkan bahwa mereka akan menutup pabriknya di Fort Worth pada akhir tahun 2014, karena tingginya biaya produksi di Amerika Serikat dan lemahnya penjualan Moto X (yang dikustom dan dirakit di pabrik tersebut), serta makin fokusnya perusahaan ini pada perangkat murah dan negara berkembang.[20]

2014–sekarang: Di bawah kepemilikan Lenovo

Pada tanggal 29 Januari 2014, Google mengumumkan bahwa mereka akan menjual Motorola Mobility ke Lenovo asal Tiongkok dengan harga US$2,91 miliar, setelah mendapat persetujuan dari regulator.[3] Google mempertahankan unit Proyek & Teknologi Canggih (yang lalu diintegrasikan ke tim utama Android), dan hanya menjual 2.000 paten milik Motorola Mobility. Lenovo mengungkapkan niatnya untuk masuk ke pasar ponsel cerdas di Amerika, dan sebelumnya telah mengungkapkan ketertarikannya untuk mengakuisisi BlackBerry, tetapi diberitakan dilarang oleh pemerintah Kanada karena alasan keamanan negara.[26][27][28][29] Akuisisi tersebut akhirnya selesai pada tanggal 30 Oktober 2014. Motorola Mobility tetap berkantor pusat di Chicago, dan tetap menggunakan merek Motorola, sementara Liu Jun (刘军), presiden bisnis ponsel Lenovo, menjadi chairman Motorola Mobility.[30]

Pada tanggal 26 Januari 2015, Motorola Mobility meluncurkan kembali jajaran produknya di Tiongkok dengan peluncuran Moto X generasi kedua, serta peluncuran Moto G LTE dan Moto X Pro (sebelumnya bernama Nexus 6) bersamaan dengan Tahun Baru Imlek.[31]

Lenovo mempertahankan pendekatan "lepas tangan" terhadap pengembangan produk Motorola. Kepala perancang, Jim Wicks menjelaskan bahwa "Google hanya sedikit memengaruhi dan Lenovo pun sama." Perusahaan ini tetap menerapkan hal yang telah diterapkan sejak dimiliki oleh Google, seperti penggunaan sistem operasi Android yang hampir tanpa modifikasi, menjual produknya dengan harga di bawah harga produk buatan kompetitor, tetapi menawarkan perangkat keras yang lebih baik, dan lebih fokus menjual langsung ke pembeli di Amerika Serikat (tidak melalui operator seluler).[32] Pada tanggal 28 Juli 2015, Motorola meluncurkan tiga produk baru, yakni Moto G generasi ketiga, Moto X Play, dan Moto X Style.[32]

Referensi

  1. "Executive Team". Motorola.com. Diakses tanggal 28 Januari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Motorola Mobility (a Lenovo company)". LinkedIn.
  3. 1 2 "China's Lenovo buys Google's Motorola business for US$2.9 billion". South China Morning Post. 30 Januari 2014. Diakses tanggal 30 November 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link);
    "Lenovo to buy Google's Motorola in China's largest tech deal". Reuters. 30 Januari 2014. Diakses tanggal 30 November 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link);
    "Hello Lenovo: Motorola now owned by Chinese tech giant". The Globe and Mail. THE ASSOCIATED PRESS. 30 Oktober 2014. Diakses tanggal 30 November 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "It's official: Motorola Mobility now belongs to Lenovo". cnet.com. Diakses tanggal 2014-12-25.
  5. 1 2 "Motorola Mobility Launches as Independent Company" (Rilis pers). Motorola Mobility. Januari 4, 2011. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 21, 2012. Diakses tanggal Agustus 13, 2013.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Tsukayama, Hayley (Agustus 15, 2011). "Google agrees to acquire Motorola Mobility". The Washington Post. Diakses tanggal Agustus 15, 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Google to Acquire Motorola Mobility" (Rilis pers). Agustus 15, 2011. Diakses tanggal Agustus 15, 2011.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Bradshaw, Timothy ‘Tim’ (Agustus 15, 2011). "Google buys Motorola mobile phone division". Financial Times. Diakses tanggal Agustus 15, 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Mick, Jason (Mei 2, 2012). "Motorola Bleeds More Cash as it Waits for Google to Save It". DailyTech. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-08. Diakses tanggal Januari 3, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Richtel, Matt; Wortham, Jenna (Agustus 21, 2011). "Motorola's Identity Crisis". New York Times. Diakses tanggal Januari 3, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. 1 2 Page, Larry (Agustus 15, 2011). "Supercharging Android: Google to Acquire Motorola Mobility". Official Google Blog.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. Cheng, Roger (Agustus 15, 2011). "Motorola struggled before the Google deal". CNET. Diakses tanggal Januari 3, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. "Google CEO: 'Anticompetitive' Apple, Microsoft forced Motorola deal". Apple Insider. Agustus 15, 2011. Diakses tanggal Agustus 15, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. Drummond, David (Agustus 3, 2011). "When patents attack Android". Official Google Blog. Google Inc. Diakses tanggal Agustus 3, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. "US gives its blessing to Google's Moto Purchase". Engadget. Feb 13, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. "Google completes purchase of Motorola Mobility". BBC News. Mei 22, 2012. Diakses tanggal Agustus 13, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. D'Orazio, Dante (Mei 23, 2012), "Meet Motorola Mobility's new CEO", The Washington Post (originally published on The Verge), washingtonpost.com, diakses tanggal Mei 23, 2012{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. "Google Cutting 4,000 at Motorola Unit". ABC News. Agustus 13, 2012. Diakses tanggal Januari 3, 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. "ARRIS To Acquire Motorola Home Business For $2.35 Billion In Cash And Stock" (Rilis pers). Arris Group. Desember 19, 2012. Diarsipkan dari asli tanggal Desember 22, 2012. Diakses tanggal Januari 3, 2013.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. 1 2 "Google's Motorola Mobility to Close Factory in Texas". The Wall Street Journal. Diakses tanggal September 5, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. "Under Lenovo, Motorola picks a new but familiar leader". Engadget. Diakses tanggal April 15, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. "Moto G resurrects Motorola in UK market". CNET. Diakses tanggal Mei 14, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. "Motorola ships 6.5 million phones in 2014 thanks to Moto G." CNET. Diakses tanggal Mei 14, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. "Motorola aims for Indian buyers with super-cheap Rs 6,999 Moto E". The Guardian. Diakses tanggal Mei 14, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. "Motorola to Sell the Moto E Low-Priced Smartphone First in India". IndiaRealTime. The Wall Street Journal. Diakses tanggal Mei 14, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. "Google sells Motorola to Lenovo for $2.91 billion". The Verge. Diakses tanggal Januari 30, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. "Lenovo's BlackBerry takeover was reportedly thwarted by the Canadian government". The Verge. Diakses tanggal Januari 30, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. "Google to keep Motorola's Advanced Technology group, including Project Ara modular phone". The Verge. Diakses tanggal Januari 30, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. "Google to buy 5.94 percent stake in Lenovo after Motorola Mobility deal". NDTV. Diakses tanggal Mei 19, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. "Lenovo Completes Motorola Acquisition". The Wall Street Journal. Oktober 30, 2014. Diakses tanggal Oktober 30, 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  31. "Motorola returns to China with launch of Moto X, Moto X Pro, and Moto G". The Verge. Diakses tanggal Januari 27, 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  32. 1 2 Savov, Vlad (Juli 29, 2015). "Under Lenovo, Motorola is more like Google than it ever was". The Verge. United Kingdom. Diakses tanggal Agustus 5, 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Daftar produk telpon genggam dan telepon pintar Motorola
4LTR
A
Telepon pintar
Android
Telepon
Android
C
cd/d
E
i
International
M
MPx
Lain-lain
Q
T
TAC
V
VE
W
Pranala ke artikel terkait
Periklanan
Komunikasi
Perangkat lunak
Platform
Perkakas pengembangan
Penerbitan
Pencarian (PageRank)
Dihentikan
Terkait
Tokoh
Operator telepon genggam
Perusahaan perangkat lunak
Perusahaan semikonduktor
Peralatan genggam
Perusahaan komersialisasi
Lihat pula
Perusahaan
Perangkat rumah
Komponen elektronik
Semikonduktor
Perangkat bergerak
Lainnya
Tutup
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan