Minggu, 20 September 2026
17:43 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Google Web Accelerator

perangkat lunak

Google Web Accelerator
Rilis awal4 Mei 2005 (2005-05-04)
Templat:Kotak info perangkat lunak/simple
Sistem operasiMicrosoft Windows
Situs webwebaccelerator.google.com

Google Web Accelerator merupakan aplikasi buatan Google untuk meningkatkan kecepatan tunggu halaman-halaman web.[1] Menggunakan perangkat lunak yang terpasang di komputer pengguna, dan tembolok (cache) data yang ada di server Google.[1] Proses menambah kecepatan tunggu ini dilakukan dengan cara mengompres data web yang dikirim dari web server ke penjelajah di komputer pengguna.[1] Google Web Accelerator bekerja dengan cara menyimpan history dari situs yang sering diakses melalui mesin Google. Jika ada pembaruan pada situs web tersebut, mesin Google akan mengunduh konten terbaru daru situs tersebut.[2] Secara otomatis Google Web Accelerator akan bekerja pada browser yang sudah terinstal pada laptop / PC.[2]

Untuk menjalankan aplikasi yang dirilis Google pada bulan Mei 2005 ini, laptop atau PC harus berjalan pada penjelajah Mozilla Firefox mulai versi 1.0 dan Internet Explorer mulai versi 5.5 pada sistem operasi Windows 2000/SP3/XP/Server 2003/Vista.[1][2] Setelah itu, pengguna dapat melihat ikon timer Google Web Accelerator pada penjelajah web yang akan mencatat waktu yang dapat dihemat setelah mengakses sebuah situs.[2] di situsnya, Google Web Accelerator menyatakan aplikasi ini sudah tidak tersedia lagi untuk diunduh.

Referensi

  1. 1 2 3 4 Ni Ketut Susrini (2009). Google. B First. hlm. 78–79. ISBN 978-979-24-3840-6.
  2. 1 2 3 4 Rachmat Agusli. Panduan Koneksi Internet di Laptop. Media Kita. hlm. 90. ISBN 978-979-794-218-2.

Pranala luar

Periklanan
Komunikasi
Perangkat lunak
Platform
Perkakas pengembangan
Penerbitan
Pencarian (PageRank)
Dihentikan
Terkait
Tokoh
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan