Minggu, 20 September 2026
23:39 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Toko Web Chrome

Toko Web Chrome

Toko Web Chrome
120px-Google_Chrome_Web_Store_icon_2022.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Chrome_Web_Store_2023.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Toko Web Chrome seperti yang terlihat di Chrome
Tanggal diluncurkanDesember 2010;15 tahun lalu (2010-12)
Situs webchromewebstore.google.com

Toko Web Chrome (bahasa Inggris: Chrome Web Store) adalah toko daring Google untuk peramban web Chrome. Pada 2019, Toko Web Chrome menampung sekitar 190.000 ekstensi dan aplikasi web.[1]

Sejarah

Toko Web Chrome diresmikan pada bulan Desember 2010,[2] dan dibuka pada tanggal 11 Februari 2011, dengan merilis Google Chrome 9.0.[3] Setahun kemudian didesain ulang untuk "mengkatalisasi peningkatan besar dalam lalu lintas, di seluruh unduhan, pengguna, dan jumlah total aplikasi".[4] Per Juni 2012, ada 750 juta total pemasangan konten yang dihosting di Toko Web Chrome.[5]

Beberapa pengembang ekstensi telah menjual ekstensi mereka kepada pihak ketiga yang kemudian memasukkan adware.[6][7] Pada tahun 2014, Google menghapus dua ekstensi tersebut dari Toko Web Chrome setelah banyak pengguna mengeluh tentang iklan pop-up yang tidak diinginkan.[8] Tahun berikutnya, Google mengakui bahwa sekitar lima persen kunjungan ke situs webnya sendiri telah diubah oleh ekstensi yang memiliki adware.[9][10][11]

Malware

Malware tetap menjadi masalah di Toko Web Chrome.[12][13][14][15] Pada Januari 2018, peneliti keamanan menemukan empat ekstensi berbahaya dengan lebih dari 500.000 unduhan gabungan.[12][16] Pada Februari 2021, Google memblokir "The Great Suspender", ekstensi populer dengan 2.000.000 pengguna setelah dilaporkan bahwa kode yang berbahaya ditambahkan ke dalamnya.[17][18][19]

Chrome pernah mengizinkan ekstensi yang dihosting di Toko Web Chrome untuk juga dipasang di situs web pengembang demi kenyamanan.[20] Tapi ini tetap menjadi tempat bersarangnya malware, sehingga dihapus pada 2018.[21]

Referensi

  1. "Breaking Down The Chrome Web Store". Extension Monitor. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Desember 2021. Diakses tanggal 7 Agustus 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Kincaid, Jason. "Sales Are At A Trickle On Google's The Chrome Web Store". TechCrunch. Diakses tanggal 4 Januari 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Kay, Erik; Boodman, Aaron (Februari 3, 2011). "A dash of speed, 3D and apps". Chrome Blog. Google. Diakses tanggal Maret 9, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Empson, Rip. "New The Chrome Web Store Proves To Be A Boon For Developers Above (And Below) The Fold". TechCrunch. Diakses tanggal 5 Desember 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Vikas SN (2012-06-29). "The Lowdown: Google I/O 2012 Day 2 – 310M Chrome Users, 425M Gmail & More". MediaNama. Diakses tanggal 2013-06-14.
  6. "Adware vendors buy Chrome Extensions to send ad- and malware-filled updates". Ars Technica. 17 Januari 2014. Diakses tanggal 20 Januari 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Bruce Schneier (21 Jan 2014). "Adware Vendors Buy and Abuse Chrome Extensions".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Winkler, Rolfe (19 Januari 2014). "Google Removes Two Chrome Extensions Amid Ad Uproar". blogs.wsj.com. Wall Street Journal. Diakses tanggal 17 Maret 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. "Ad Injection at Scale: Assessing Deceptive Advertisement Modifications" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-06-05.
  10. "Superfish injects ads into 5 percent of all Google page views". PC World. IDG.
  11. "Superfish injects ads in one in 25 Google page views". CIO. IDG. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-11. Diakses tanggal 2015-06-03.
  12. 1 2 "Security firm ICEBRG uncovers 4 malicious Chrome extensions - gHacks Tech News". www.ghacks.net. 16 Januari 2018. Diakses tanggal 2018-12-15.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. "Google's bad track record of malicious Chrome extensions continues - gHacks Tech News". www.ghacks.net. 11 Mei 2018. Diakses tanggal 2018-12-15.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. "Chrome Extension Devs Use Sneaky Landing Pages after Google Bans Inline Installs". BleepingComputer (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2018-12-15.
  15. "Chrome's inline extension install ban already bypassed - gHacks Tech News". www.ghacks.net. 11 Oktober 2018. Diakses tanggal 2018-12-15.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. "Google Chrome extensions with 500,000 downloads found to be malicious". Ars Technica. 17 Januari 2018. Diakses tanggal 2018-12-30.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. "Google kills The Great Suspender". www.zdnet.com. Diakses tanggal 2021-05-29.
  18. "The Great Suspender Chrome extension's fall from grace". BleepingComputer (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-05-30.
  19. "What happens when a Chrome extension with 2m+ users changes hands, raises red flags, doesn't document updates? Let's find out". www.theregister.com. Diakses tanggal 2021-05-29.
  20. "Using Inline Installation - Google Chrome". developer.chrome.com. Diakses tanggal 2018-12-14.
  21. "Improving extension transparency for users". Chromium Blog (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-12-15.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan