Minggu, 20 September 2026
23:23 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Singtel

Singtel

perusahaan asal Singapura

Singtel
250px-Singtel_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
IndustrITelekomunikasi
Tokoh kunci
Simon Israel, (Ketua)
Chua Sock Koong, (CEO)
Jeann Low, CFO
ProdukJasa telepon genggam
Internet
Jasa jaringan permanen
PendapatanPenurunan$15.34 juta SGD (2022)
Jumlah karyawan
>25,00

Singapore Telecommunications Limited (SGX: T48) (disingkat Singtel) adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Singapura. Bila pelanggan dari anak perusahaannya digabungkan perusahaan ini memiliki 71 juta pelanggan, dengan begitu SingTel merupakan operator jaringan ponsel terbesar di Asia Pasifik di luar Republik Rakyat Tiongkok.[butuh rujukan] Dulunya merupakan sebuah monopoli pemerintah tetapi kepemilikannya telah dialihkan kepada swasta pada 1992. Singtel juga melakukan jasa dalam bidang pos, SingPost pada 2003 dan kini berkonsentrasi sebagai penyedia jasa internet, telepon genggam, dan telepon.

Singtel telah mengembangkan diri di luar pasar Singapura dan memiliki banyak saham di operator regional lainnya, termasuk 100% saham perusahaan telekomunikasi Australia Optus, diambil alih pada 2000 dari Cable and Wireless dan pemegang saham Optus lainnya.[butuh rujukan] Selain itu, Singtel juga berinvestasi di Indonesia dengan memiliki 35% saham Telkomsel, sebuah operator telepon genggam.

Singtel sebagian besar dimiliki oleh perusahaan kendaraan investasi negara Temasek Holdings. Singtel saat ini dikepalai oleh Lee Hsien Yang, anak termuda dari bekas perdana menteri, sekarang dikenal sebagai Menteri Penasehat Lee Kuan Yew dan saudara dari perdana menteri Singapura sekarang (2005) Lee Hsien Loong.

Perkantoran Global

Sebanyak 46 kantor di 21 negara yang terpencar di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, Eropa dan Amerika Serikat, SingTel menyediakan layanan jaringan data yang luas dengan infrastruktur yang kuat mencakupi seluruh dunia. Setiap Diarsipkan 2014-11-08 di Wayback Machine. memiliki pengetahuan lokal dan wilayah regional yang kuat untuk memenuhi keperluan pelanggan yang berbeda-beda di dunia.

Pranala luar

Perusahaan S&P Asia 50


Ikon rintisan

Artikel bertopik perusahaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan