Senin, 28 September 2026
10:44 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Perendaman

Perendaman

mencelupkan suatu benda di dalam air hangat atau panas selama beberapa waktu

Tindakan meletakkan benda di bawah air untuk jangka waktu yang relatif lamaTemplat:SHORTDESC:Tindakan meletakkan benda di bawah air untuk jangka waktu yang relatif lama
60px-Project_Translation_inspection_logo1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari steeping di en.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
250px-Tea_leaves_steeping_in_a_zhong_%C4%8Daj_05.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rendaman daun teh hijau dalam gaiwan (sejenis cangkir teh)

Perendaman (bahasa Inggris:steeping) adalah proses merendam suatu padatan organik (seperti daun) di dalam cairan (biasanya air) untuk mengekstrak rasa atau melembutkannya. Proses teh yang disiapkan untuk diminum dengan membiarkan daun dalam air panas untuk melepaskan rasa dan zat hara yang dikenal sebagai perendaman. Teh herbal dapat disiapkan dengan perebusan, penyeduhan, atau maserasi. Beberapa padatan direndam untuk menghilangkan bahan seperti garam yang zat terlarutnya bukanlah produk yang diinginkan.

Jagung

Salah satu contoh adalah perendaman jagung (atau maize), bagian dari proses penggilingan. Seperti yang diterangkan oleh Persatuan Pengolahan Jagung Amerika Serikat, biji jagung yang dipanen dibersihkan dan kemudian direndam dalam air pada suhu 50 °C (120 °F) selama 30 hingga 40 jam.[1] Dalam proses itu, kadar airnya naik dari 15% menjadi 45% dan jumlahnya lebih dari dua kali lipat. Ikatan gluten dalam jagung melemah dan pati dilepaskan. Jagung tersebut kemudian digiling untuk membebaskan kuman dan komponen lain, dan air yang digunakan (air rendaman), yang telah menyerap berbagai zat hara, didaur ulang untuk digunakan dalam pakan ternak.

Ek

Biji ek adalah buah geluk yang dapat dimakan dan tidak boleh dimakan mentah karena kadar tanin yang beracun. Ini dapat dilarutlesapkan dengan merendam buah geluk dalam air panas (atau air dingin, selama beberapa bulan).

Teh

Teh kering dalam teh bubuk atau kantong teh disiapkan untuk diminum dengan merendam daun dalam air yang baru dididihkan atau dipanaskan untuk melepaskan rasa dan zat hara dalam teh kering ke dalam air. Ini sering dilakukan dalam cangkir, mok, teko, penakar air, atau kendi. Penyeduh teh atau penyaring teh dapat digunakan untuk membantu proses ini. Terdapat berbagai macam teh yang tersedia di pasar dengan kategori yang umun seperti teh olong, hijau, hitam, putih, dll, serta teh khusus lain untuk daerah tertentu seperti Assam, Darjeeling,[2] dll. Setiap teh harus disiapkan dengan benar berkaitan dengan pembuatan dan kualitas.

Tulang

Ketika tulang direndam dalam larutan air mendidih, kalsiumnya dapat diekstrak. Cairan yang dihasilkan dikenal dengan kaldu tulang. Tulang menjadi lebih lembut setelah proses ini.

Bir

Artikel utama: Pembuatan bir

Merendam biji-bijian adalah bagian dari pembuatan bir.

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ "Corn steeping". www.Corn.org. Diarsipkan dari asli tanggal Juni 13, 2005. Diakses tanggal Juni 20, 2005.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Guide to Drinking Darjeeling Tea".


Kering
Konduksi
Konveksi
Radiasi
Basah
Panas tinggi
Panas rendah
Panas tidak langsung
Berdasarkan lemak
Panas tinggi
Panas rendah
Media campuran
Berdasarkan alat
Tanpa panas
Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan