Senin, 21 September 2026
05:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Musang bulan

Musang bulan

Musang bulan
250px-Palm_civet_on_tree_%28detail%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Carnivora
Subordo: Feliformia
Famili: Viverridae
Subfamili: Paradoxurinae
Genus: Paguma
Gray, 1831
Spesies:
P. larvata
Nama binomial
Paguma larvata
250px-Masked_Palm_Civet_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Habitat Musang galing

Musang bulan / galing / musang bertopeng (Paguma larvata) adalah jenis musang yang berasal dari Asia Timur and Asia Tenggara. Spesies ini diklasifikasikan oleh IUCN pada 2008 sebagai spesies berisiko rendah dikarenakan banyak bermunculan di wilayah yang dilindungi, toleran terhadap modifikasi habitat untuk skala tertentu dan terdistribusi secara luas dengan dugaan populasi besar yang kemungkinannya rendah untuk menurun.[1]

Marga Paguma pertama kali dinamai dan disebutkan oleh John Edward Gray pada tahun 1831. Semua rupa yang disebutkan dianggap sebagai sebuah spesies tunggal.[2]

Baru-baru ini, Musang galing dianggap sebagai kemungkinan vektor penyakit SARS.[3]

Penyebaran & habitat

Musang Bulan ialah musang yang penyebaran paling luas,penyebarannya termasuk Pakistan utara dan Kashmir ke Indochina dan Semenanjung Melayu, Laos, Sumatra(indonesia) meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bengkulu, Lampung, Kalimantan(Indonesia), Taiwan, Hainan, terdapat juga di bagian timur dan selatan Cina, dan Kepulauan Andaman dan Nikobar (Nowak, 1999; Veenakumari, 1996; Duckworth, 1998) . Manusia memperkenalkan spesies musang ke pulau-pulau Jepang Honshu dan Shikoku di awal-hingga pertengahan 1900-an (Nowak, 1999). (Duckworth, 1998; Nowak, 1999;. Veenakumari, et al, 1996).

Musang ini dapat ditemukan di hutan tropis, dan terkadang hidup di dekat lingkungan manusia(untuk dibeberapa daerah saja).

Ciri fisik

Ciri – ciri Musang Bulan tidak seperti musang lainnya, postur badannya Tubuh berkisar dari 50 sampai 76 cm panjangnya, dan ekor yang panjang antara 50 dan 64 cm. Telinga panjang sekitar 4 sampai 6 cm. Berat tergantung pada jenis kelamin dan usia, tetapi orang dewasa bervariasi antara 3,6 dan 5 kg. Bulu yang dimiliki nya berwarna orange bercampur dengan coklat (untuk daerah lampung) dan ada yang memiliki bulu berwarna hitam (untuk daerah medan sumatera utara) Perbedaan warna dalam pigmentasi dapat bervariasi dari beberapa nuansa yang lebih gelap dari bulu pada tubuhnya hingga hitam pekat dan dapat mencakup keseluruhan, tidak hanya itu Musang Bulan memiliki motif putih dikepalanya yang menyerupai sepeti topeng .

Topeng tersebut terdiri dari garis putih yang menonjol yang membentang dari hidung hingga kening (kadang-kadang bisa lebih banyak atau lebih besar tetapi ketebalan warnanya telah berkurang) membagi dua topeng hitam yang memanjang lateral ke bagian yang jauh dari pipi dan dahi, melewati telinga, dan bawah bagian belakang leher sebelum berhenti tepat di bawah tulang belikat. Mata dikelilingi oleh bulu putih yang dapat bervariasi dari pudar, garis putus-putus ataupun bercak dengan bentuk yang sempurna. Bibir, dagu, dan tenggorokan berwarna putih. Dalam beberapa jenis, garis-garis putih pada bulu, mirip seperti cambang pada manusia karena bentuk dan tempatnya berupa kurva yang naik dari tenggorokan. Kurva ini memiliki ketebalan yang bervariasi yang merupakan batas dari bercak kecil di pangkal telinga atau bercak besar yang mengelilingi dasar kedua telinga yang berbulu gelap.

Reproduksi

Musang Bulan dapat berkembang biak 2x dalam 1 tahun dan dapat memiliki 1 hingg 4 ekor anak dalam 1x melahirkan,dalam mengurus anaknya sang ibu akan terus menjaga bayi hingga anak berusia 3 bulan dan sudah dapat membuka mata. Pada masa perkawinan sang pejantan akan bersama dengan sang betina untuk beberapa saat hingga sang betina melahirkan.Umur ideal musang untuk melakukan masa perkawinan 11-12bulan,dan musang dapat hidup hingga 22 tahun lamanya

Makanan

Musang termasuk mahluk Omnivora yaitu lebih sering makan buah-buahan, pepaya,pisang,mangga,dll. Terkadang mereka juga makan mahluk hidup lainnya seperti: Tikus, Burung kecil, Serangga, Kadal,serta hewan-hewan kecil lainnya

Aktivitas

Musang adalah Mamalia yang terkadang dapat kita jumpai di daerah tinggal manusia, Musang termasuk bintang arboreal, menghabiskan hidupnya di pepohonan/tinggal di pepohonan),selain itu musang bersifat nokturnal, yaitu aktif di malam hari mencari makan dan melakukakn aktivitasnya, Musang memiliki pencernaan yang unik, pencernaan musang terlalu singkat sehingga banyak makanan yang tidak tercerna dengan sempurna(dapat dilihat dari kotoran musang), Mereka tidur di siang hari di yang berada di pohon lebih dari 80%,tempat tidur nya terletak 10% dari tinggi pohon yang ditiduri,dan biasanya dekat dengan sumber air, Selama malam-rata, mereka yang aktif sekitar 50% dari waktu dan dapat melakukan perjalanan hingga dua kilometer dalam satu hari.

Cara berkomunikasi

1.Tactile: yaitu dengan cara bersentuhan

2.Chemical: yaitu dengan Bau mereka

3.Combatant: yaitu dengan berkelahi

Untung Rugi

Pentingnya ekonomi untuk manusia ( + ):

Musang diburu untuk diambil bulu mereka dan untuk makanan, dan beberapa penduduk setempat menjaga mereka sebagai hewan peliharaan. Mereka sering digunakan sebagai Ratters(untuk berburu tikus), karena mereka sangat cepat dan mahir membunuh hewan pengerat ini gangguan

Pentingnya ekonomi untuk manusia ( - ):

Berbagai jenis musang juga merusak tanaman buah-buahan petani, dan suka menyerang unggas para peternak, tetapi walau sering dituduh pemakan ternak kecil, musang jenis ini (Musang Bulan) bukanlah pemakan daging, dalam sedikit kasus mereka menyerang ternak hanya jika habitat di sekitar pemukiman semakin rusak sehingga mempersulit mereka untuk mencari makanan pokok mereka seperti buah-buahan.

Referensi

  1. 1 2 "Paguma larvata". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.2. International Union for Conservation of Nature. 2008.{{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan
  2. Pocock, R. I. (1939). The fauna of British India, including Ceylon and Burma. Mammalia. – Volume 1. Taylor and Francis, London. Pp. 415–430.
  3. World Chelonian Trust (2002). Palm Civets (Paguma larvata) and SARS World Chelonian Trust, California

Pranala luar

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Paguma.

http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Paguma_larvata/#20020904145700

Spesies Carnivora yang masih hidup
Prionodon (Linsang asiatik)
Felidae (kucing)
Pantherinae
Neofelis
Panthera
Felinae sensu stricto
Garis keturunan
kucing merah
Pardofelis
Catopuma
Garis keturunan
karakal
Caracal
Leopardus
Lynx
Garis keturunan
puma
Acinonyx
Puma
Garis keturunan
kucing kuwuk
Prionailurus
Felis
Viverroidea
    • lihat dibawah↓
Hemigalinae
Paradoxurinae
Paradoxurus

Viverrinae
sensu lato
Viverrinae
sensu stricto
Viverra
Genettinae
Poiana
(African linsangs)
Genetta
(Rabah)
Herpestoidea
    • see below↓
Hyaenidae
(hyena)
Proteles
Hyaeninae
(hyena penghancur tulang)
Crocuta
Herpestidae sensu lato
Eupleridae
(Malagasy
carnivorans)
Euplerinae
(Malagasy civets)
Eupleres (falanoucs)
Galidiinae
(vontsira)
Galidictis
Salanoia
Herpestidae sensu stricto (mongooses)
Suricata
Mungos
Helogale
Crossarchus
(kusimanse)
Urva
(garangan asia)
Bdeogale
Herpestes
(slender mongooses)
Canidae (anjing)
Urocyon
Vulpini
Nyctereutes
Vulpes
(rubah)
Canini
(anjing sejati)
Cerdocyonina
(zorro)
Speothos
Lycalopex
Canina
(canid mirip serigala)
Lupulella
Canis
Ursidae
(beruang)
Ailuropoda
Tremarctos
Ursinae
Ursus
Mustelida
Pinnipedia (anjing laut)
    • lihat dibawah↓
Musteloidea
    • lihat dibawah↓
Odobenidae

Otariidae
(anjing laut bertelinga:
anjing laut bulu,
singa laut)
Callorhinus
Otariinae
Zalophus
Neophoca
Arctocephalus
Phocidae
(Anjing laut nirtelinga
atau anjing laut sejati)
Phocinae
("anjing laut utara")
Phocini
Phoca
Pusa
Monachinae
("southern seals")
Monachini
(anjing laut rahib)
Neomonachus
Mirounga
(anjing laut gajah)
Lobodontini
(anjing laut antarktik)
Ailuridae
Mephitidae
(sigung)
Conepatus
(sigung hidung-babi)
Mephitis
Mydaus
([teledu sigung)
Spilogale
(sigung tutul)
Procyonidae
Bassariscus
Procyon
(rakun)
Bassaricyon
(olingo)
Nasuina
(koati)
Nasua
Nasuella
Mustelidae
    • lihat dibawah↓
Mellivora
Melinae
(Teledu eurasia)
Arctonyx
Meles
Melogale
(biul)
Guloninae
Pekania
Gulo
Martes
(amunin)
Ictonychinae
Lyncodontini
Galictis
(grison)
Ictonychini
(Cerpelai afrika)
Vormela
Ictonyx
Lutrinae
(berang-berang)
Lontra
Enhydra
Lutra
Lutrogale
Aonyx
Mustelinae
Neogale
Mustela
(cerpelai)
Genera musang, garangan, hiena, kucing, dan kerabat punahnya
Palaeogalidae
Nimravidae
Aeluroidea
Nandiniidae
Viverroidea
Viverridae
Genettinae
Hemigalinae
Paradoxurinae
Viverrinae
Herpestoidea
Herpestidae
    • Lihat di bawah↓
Hyaenidae
    • Lihat di bawah↓
Feloidea
    • Lihat di bawah↓
Eupleridae
Euplerinae
Galidiinae
Herpestidae
Herpestinae
Mungotinae
Percrocutidae?
Lophocyonidae
Hyaenidae
Ictitheriinae
Protelinae
Hyaeninae
Barbourofelidae
Prionodontidae
Felidae
Proailurinae
Felinae
Machairodontinae
Pantherinae
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan