Senin, 28 September 2026
16:07 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Matriks simetrik

Matriks simetrik

matriks yang sama dengan matriks transposnyaTemplat:SHORTDESC:matriks yang sama dengan matriks transposnya
Untuk matriks dengan simetri atas lapangan bilangan kompleks, lihat Matriks Hermite.
250px-Matrix_symmetry_qtl1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Simetri pada matriks simetrik berukuran 5×5.

Dalam aljabar linear, matriks simetrik adalah jenis matriks persegi yang sama dengan matriks hasil transposnya. Secara formal, matriks A {\displaystyle A} {\displaystyle A}didefinisikan matriks simetrik jika A = A T {\displaystyle A=A^{\text{T}}} {\displaystyle A=A^{\text{T}}}. Karena sifat kesamaan pada matriks memerlukan kedua matriks memiliki ukuran yang sama, hanya matriks persegi yang dapat simetrik.

Elemen-elemen pada matriks simetrik saling simetrik sepanjang diagonal utamanya. Secara lebih formal, misal a i j {\displaystyle a_{ij}} {\displaystyle a_{ij}} menyatakan elemen matriks A {\displaystyle A} {\displaystyle A} pada baris ke- i {\displaystyle i} {\displaystyle i} dan kolom ke- j {\displaystyle j} {\displaystyle j}. Matriks A {\displaystyle A} {\displaystyle A} simetrik jika dan hanya jika untuk setiap i , j {\displaystyle i,\,j} {\displaystyle i,\,j} berlaku a i j = a j i {\displaystyle a_{ij}=a_{ji}} {\displaystyle a_{ij}=a_{ji}}.

Setiap matriks persegi diagonal bersifat simetrik, karena setiap elemen non-diagonal utama bernilai nol.

Contoh

Berikut adalah contoh matriks simetrik ukuran 3 × 3 {\displaystyle 3\times 3} {\displaystyle 3\times 3} :

A = [ 1 7 3 7 4 5 3 5 6 ] {\displaystyle A={\begin{bmatrix}1&7&3\\7&4&5\\3&5&6\end{bmatrix}}} {\displaystyle A={\begin{bmatrix}1&7&3\\7&4&5\\3&5&6\end{bmatrix}}}

Sifat

Sifat dasar

  • Penjumlahan dan pengurangan dua matriks simetrik menghasilkan matriks simetrik
  • Hal ini tidak selalu benar untuk hasil perkalian: untuk sebarang matriks A {\displaystyle A} {\displaystyle A} dan B {\displaystyle B} {\displaystyle B}, matriks A B {\displaystyle AB} {\displaystyle AB} bersifat simetrik jika dan hanya jika A {\displaystyle A} {\displaystyle A} dan B {\displaystyle B} {\displaystyle B} saling komutatif, yakni, jika A B = B A {\displaystyle AB=BA} {\displaystyle AB=BA}.
  • Untuk bilangan bulat n {\displaystyle n} {\displaystyle n}, A n {\displaystyle A^{n}} {\displaystyle A^{n}} matriks simetrik jika A {\displaystyle A} {\displaystyle A} matriks simetrik.
  • Jika A − 1 {\displaystyle A^{-1}} {\displaystyle A^{-1}} ada, maka matriks tersebut simetrik jika dan hanya jika A {\displaystyle A} {\displaystyle A} simetrik.

Penguraian menjadi matriks simetrik dan simetrik-miring

Setiap matriks persegi dapat dituliskan secara tunggal sebagai penjumlahan matris simetrik dan matriks simetrik-miring. Misal Mat n {\displaystyle {\mbox{Mat}}_{n}} {\displaystyle {\mbox{Mat}}_{n}} menyatakan ruang matriks ukuran n × n {\displaystyle n\times n} {\displaystyle n\times n}. Jika Sym n {\displaystyle {\mbox{Sym}}_{n}} {\displaystyle {\mbox{Sym}}_{n}} adalah ruang matriks simetrik ukuran n × n {\displaystyle n\times n} {\displaystyle n\times n} dan Skew n {\displaystyle {\mbox{Skew}}_{n}} {\displaystyle {\mbox{Skew}}_{n}} adalah ruang matriks simetrik-miring ukuran n × n {\displaystyle n\times n} {\displaystyle n\times n}, maka Mat n = Sym n + Skew n {\displaystyle {\mbox{Mat}}_{n}={\mbox{Sym}}_{n}+{\mbox{Skew}}_{n}} {\displaystyle {\mbox{Mat}}_{n}={\mbox{Sym}}_{n}+{\mbox{Skew}}_{n}} dan Sym n ∩ Skew n = { 0 } {\displaystyle {\mbox{Sym}}_{n}\cap {\mbox{Skew}}_{n}=\{0\}} {\displaystyle {\mbox{Sym}}_{n}\cap {\mbox{Skew}}_{n}=\{0\}}; yakni,

Mat n = Sym n ⊕ Skew n , {\displaystyle {\mbox{Mat}}_{n}={\mbox{Sym}}_{n}\oplus {\mbox{Skew}}_{n},} {\displaystyle {\mbox{Mat}}_{n}={\mbox{Sym}}_{n}\oplus {\mbox{Skew}}_{n},}

dengan ⊕ {\displaystyle \oplus } {\displaystyle \oplus } adalah jumlah langsung. Selanjutnya, misal X ∈ Mat n {\displaystyle X\in {\mbox{Mat}}_{n}} {\displaystyle X\in {\mbox{Mat}}_{n}}. Matriks X {\displaystyle X} {\displaystyle X} dapat dinyatakan sebagai

X = 1 2 ( X + X T ) + 1 2 ( X − X T ) {\displaystyle X={\frac {1}{2}}\left(X+X^{\textsf {T}}\right)+{\frac {1}{2}}\left(X-X^{\textsf {T}}\right)} {\displaystyle X={\frac {1}{2}}\left(X+X^{\textsf {T}}\right)+{\frac {1}{2}}\left(X-X^{\textsf {T}}\right)}.

Perhatikan bahwa 1 2 ( X + X T ) ∈ Sym n {\displaystyle {\frac {1}{2}}\left(X+X^{\textsf {T}}\right)\in {\mbox{Sym}}_{n}} {\displaystyle {\frac {1}{2}}\left(X+X^{\textsf {T}}\right)\in {\mbox{Sym}}_{n}} dan 1 2 ( X − X T ) ∈ Skew n {\displaystyle {\frac {1}{2}}\left(X-X^{\textsf {T}}\right)\in {\mbox{Skew}}_{n}} {\displaystyle {\frac {1}{2}}\left(X-X^{\textsf {T}}\right)\in {\mbox{Skew}}_{n}}. Hal ini benar untuk semua matriks persegi X {\displaystyle X} {\displaystyle X} dengan elemen dari sebarang lapangan dengan nilai karakteristik bukan 2. Matriks simetrik ditentukan oleh 1 2 n ( n + 1 ) {\displaystyle {\tfrac {1}{2}}n(n+1)} {\displaystyle {\tfrac {1}{2}}n(n+1)} skalar (banyaknya elemen di dan dan di atas diagonal utama). Mirip dengan itu, matriks simetrik-miring ditentukan dari 1 2 n ( n − 1 ) {\displaystyle {\tfrac {1}{2}}n(n-1)} {\displaystyle {\tfrac {1}{2}}n(n-1)} skalar (banyaknya elemen di atas diagonal utama).

Matriks yang kongruen dengan matriks simetrik

Setiap matriks yang kongruen dengan matriks simetrik juga merupakan matriks simetrik: jika X {\displaystyle X} {\displaystyle X} adalah matriks simetrik, begitu pula matriks A X A T {\displaystyle AXA^{\mathrm {T} }} {\displaystyle AXA^{\mathrm {T} }} untuk sebarang matriks A {\displaystyle A} {\displaystyle A}.

Daftar pustaka

  • Horn, Roger A.; Johnson, Charles R. (2013), Matrix analysis (Edisi 2nd), Cambridge University Press, ISBN 978-0-521-54823-6

Pranala luar

Kelas-kelas matriks
Batasan pada elemen matriks
Konstan
Batasan pada nilai eigen dan vektor eigen-nya
Batasan pada hasil perkalian atau inversnya
Dengan aplikasi tertentu
Digunakan dalam statistika
Digunakan dalam teori graf
Digunakan dalam sains dan teknik
Istilah yang berhubungan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan