Rabu, 21 Oktober 2026
08:11 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Waterbuck

Waterbuck

Kobus ellipsiprymnus

Bagikan:
Waterbuck
250px-069_Waterbuck_at_Queen_Elizabeth_National_Park_Photo_by_Giles_Laurent.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
K. e. defassa jantan
Queen Elizabeth National Park, Uganda
250px-Ant%C3%ADlope_acu%C3%A1tico_%28Kobus_ellipsiprymnus%29%2C_parque_nacional_de_Chobe%2C_Botsuana%2C_2018-07-28%2C_DD_49.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
K. e. ellipsiprymnus betina
Taman Nasional Chobe, Botswana
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Bovidae
Genus: Kobus
Spesies:
K. ellipsiprymnus
Nama binomial
Kobus ellipsiprymnus
(Ogilby, 1833)
Subspecies

Lihat teks

250px-Waterbuck_distribution_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran subspesies waterbuck

Kobus ellipsiprymnus atau juga dikenal dengan nama gebegu[butuh rujukan] atau waterbuck[2] adalah sejenis antelop besar yang ditemukan secara luas di sub-Sahara, Afrika. Gebegu ditempatkan di genus Kobus dari famili Bovidae. Gebegu pertama kali dijelaskan oleh naturalis Irlandia William Ogilby pada tahun 1833. Tiga belas subspesies dikelompokkan dalam dua jenis: gebegu atau Ellisprymnus dan Defassa. Panjang kepala dan badan biasanya antara 177–235 cm (70–93 inci) dan tinggi rata-rata adalah antara 120 dan 136 cm (47 dan 54 inci). Antelop ini memiliki dimorfisme seksual: jantan lebih tinggi dan lebih berat daripada betina. Tinggi jantan mencapai sekitar 127 cm (50 inci) di bahu, sementara betina mencapai 119 cm (47 inci). Berat jantan biasanya 198–262 kg (437-578 lb) dan betina 161–214 kg (355-472 lb). Warna lapisan kulit bervariasi dari cokelat ke abu-abu. Tanduk spiral yang panjang, hanya ada pada jantan, melengkung ke belakang dan panjangnya 55–99 cm (22–39 in).

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kobus ellipsiprymnus.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kobus ellipsiprymnus.
  1. ↑ IUCN SSC Antelope Specialist Group (2016). "Kobus ellipsiprymnus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T11035A50189324. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-2.RLTS.T11035A50189324.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Negara yang punya terlalu banyak gajah". BBC News Indonesia. Diakses tanggal 2025-11-08.
Anggota famili Bovidae yang masih hidup
Berikut ini adalah subfamili, genus, dan spesies dalam famili Bovidae
Aepycerotinae
Aepyceros
Alcelaphinae
Alcelaphus
Beatragus
Connochaetes
Damaliscus
Antilopinae
Ammodorcas
Antidorcas
Antilope
Dorcatragus
Eudorcas
Gazella
Litocranius
Madoqua
Nanger
Nesotragus
Oreotragus
Ourebia
Procapra
Raphicerus
Saiga
Bovinae
Bison
Bos
Boselaphus
Bubalus
Pseudoryx
Syncerus
Taurotragus
Tetracerus
Tragelaphus
Caprinae
Ammotragus
Arabitragus
Budorcas
Capra
Capricornis
Hemitragus
Naemorhedus
Nilgiritragus
Oreamnos
Ovibos
Ovis
Pantholops
Pseudois
Rupicapra
Cephalophinae
Cephalophus
Philantomba
Sylvicapra
Hippotraginae
Addax
Hippotragus
Oryx
Reduncinae
Kobus
Pelea
Redunca


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan