Minggu, 20 September 2026
10:41 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

KBank Indonesia

perusahaan asal Indonesia

Artikel ini bukan mengenai KB Bank.
PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk
250px-Bank_Maspion_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama sebelumnyaPT Bank Maspion Indonesia Tbk (1989–2026)
JenisPerseroan terbatas publik, anak usaha
BEI: BMAS
IndustrIJasa keuangan
PendiriGrup Maspion
Kantor pusat
Indonesia Sunting ini di Wikidata
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Kasemsri Charoensiddhi
(Direktur Utama)
Chat Luangarpa
(Komisaris Utama)
Produk
PendapatanPenurunan Rp 1,48 triliun (2025)[1]
Penurunan Rp 31,81 miliar (2025)[1]
Total asetKenaikan Rp 22,41 triliun (2025)[1]
Total ekuitasKenaikan Rp 6,50 triliun (2025)[1]
PemilikKasikornbank (89,48%)[2]
Jumlah karyawan
834 (2025)[1]
Situs webwww.bankmaspion.co.id Sunting ini di Wikidata

PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (berbisnis dengan nama KBank Indonesia) adalah sebuah bank swasta devisa yang berkantor pusat di Jakarta dan mayoritas sahamnya dimiliki Bank Petani Thailand (Kasikornbank), sebuah perusahaan perbankan terkemuka di Thailand. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2025, bank ini memiliki 13 kantor cabang, 23 kantor cabang pembantu, 6 kantor fungsional, dan 51 mesin ATM yang terutama terletak di Pulau Jawa.[1][3]

Sejarah

250px-Bank_Maspion_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Kantor_Pusat_Bank_Maspion.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo terakhir Bank Maspion (atas) dan kantor pusat Bank Maspion di Jl. Jend. Basuki Rachmat, Surabaya yang ditempati hingga 2024[4]

Bank ini didirikan pada 6 November 1989, dan setahun kemudian, bank ini mendapat izin untuk beroperasi sebagai sebuah bank umum, tepatnya di bulan April 1990. Mulai beroparasi secara efektif sejak 31 Agustus 1990, Bank Maspion (awalnya Maspion Bank) saat itu dibantu oleh 20 karyawan dan bermodal awal Rp 33 miliar. Seiring perkembangannya, di tanggal 28 Juli 1995, bank ini ditetapkan sebagai sebuah bank devisa.[5] Pada 11 Juli 2013, bank ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.[1][3][6] Sesuai namanya, Bank Maspion awalnya dikuasai penuh kepemilikannya oleh Maspion, konglomerasi milik keluarga Alim Markus yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur.

Akuisisi Kasikornbank

Belakangan, Maspion melepas sejumlah sahamnya kepada bank asal Thailand, Kasikornbank (KBank). Mulanya bank tersebut hanya menggenggam 9,99% saham di bank ini, yang dilakukan setelah penandatanganan kesepakatan bernilai Rp 266 miliar pada 28 Agustus 2017. Masuknya Kasikorn saat itu dimaksudkan untuk meningkatkan layanan investasi dan pembiayaan perdagangan, UMKM dan perbankan digital bagi kedua pihak, serta membuka jalan bagi KBank untuk melayani perdagangan bilateral dan investasi Thailand-Indonesia yang ditargetkan bisa mencapai US$20 miliar dalam 3 tahun.[7]

Seiring kebutuhan permodalan dan membantu peningkatan kinerja Bank Maspion,[8] Kasikorn mengakuisisi saham lagi dalam jumlah yang lebih besar. Pada 31 Oktober 2022, mereka mengakuisisi 30% saham Bank Maspion, meningkatkan pemilikannya menjadi 40% dalam transaksi bernilai Rp 333 miliar.[9][10] Melalui rights issue pada 7 Desember 2022, melalui anak usahanya Kasikorn Vision Financial Company Pte. Ltd., Kasikorn kemudian menjadikan dirinya sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 62,3%.[11] Awalnya Maspion Grup masih memegang saham minoritas yang signifikan, yaitu sekitar 30% walaupun tidak lagi menjadi pengendali. Pada 15 November 2023, saham Kasikornbank naik menjadi 84,55% dalam transaksi bernilai Rp 2,26 triliun, sehingga saham keluarga Alim Markus semakin mengecil menjadi di bawah 15%.[12] Tercatat akuisisi Kasikornbank pada Bank Maspion ini merupakan akuisisi pertama bank tersebut di luar negeri, dan diharapkan dapat membantu Bank Maspion berkembang khususnya dalam menjadi bank digital.[13][14]

Belakangan, antara Kasikorn dan Maspion sempat terjadi sengketa yang sempat berbuah gugatan ke PN Surabaya. Keluarga Alim Markus menuduh bank yang dulu dikuasainya ini tidak menaati hasil RUPSLB Juni 2023 maupun adanya manipulasi dokumen yang dikeluarkan pada tahun yang sama. Dalam gugatannya, mereka meminta struktur Bank Maspion dikembalikan seperti pada Januari 2023 ditambah ganti rugi.[15] Namun, akhirnya Kasikorn dan Maspion memutuskan berdamai, yang disusul pelepasan saham Bank Maspion oleh keluarga Alim Markus pada Agustus dan September 2025. Dengan transaksi ini, kini keluarga pendiri/Grup Maspion hanya memiliki 4,9% saham, yang beralih ke pemegang saham publik sehingga ketentuan free float terpenuhi. Transaksi ini juga mengukuhkan posisi Kasikornbank sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan hampir 90%.[16]

Perubahan nama

Sejak akuisisi saham mayoritas itu, identitas Bank Maspion perlahan-lahan disesuaikan dengan identitas Kasikornbank, seperti dari penggunaan warna hijau yang lebih dominan. Per awal 2024, Kasikorn memindahkan kantor pusat Bank Maspion ke gedung pencakar langit Pakuwon Tower, Tunjungan Plaza di Surabaya. Perpindahan kantor pusat ini diklaim mampu mendorong perubahan berkelanjutan, memperkuat daya saing di pasar yang berkembang, serta meningkatkan kemudahan akses bagi pemangku kepentingan.[1] Akhirnya, per 13 Juli 2026, identitas Maspion resmi ditanggalkan dengan kini mengikuti nama pemiliknya dari Bank Maspion menjadi KBank Indonesia, yang diikuti perubahan nama legal dari PT Bank Maspion Indonesia Tbk menjadi PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk.[17] Perubahan nama itu disebutkan menjadi langkah penguatan identitas korporasi agar selaras dengan Kasikornbank.[18] Lewat perubahan ini, KBank Indonesia memperkuat posisinya sebagai bank yang menghubungkan kebutuhan bisnis di Indonesia dengan jaringan regional Kasikornbank, sehingga dapat membuka lebih banyak peluang bagi pelaku usaha yang memiliki aktivitas bisnis lintas negara, khususnya di kawasan ASEAN.[19]

Adapun identitas baru ini resmi diperkenalkan pada 4 Agustus 2026, seiring kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul ke Indonesia.[19] Tidak lama setelah perubahan nama itu, KBank Indonesia kembali memindahkan kantor pusatnya dari Surabaya ke Jakarta, dengan sejak 31 Agustus 2026 berpusat di Sudirman Central Business District (SCBD).[20]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Laporan Tahunan 2025". PT Bank Maspion Indonesia Tbk. Diakses tanggal 16 November 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. INFORMASI PEMEGANG SAHAM
  3. 1 2 "Sekilas Perusahaan". PT Bank Maspion Indonesia Tbk. Diakses tanggal 16 November 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Pindah Kantor Pusat, Bank Maspion Optimistis Tahun 2024 Bisa Salurkan Kredit Rp 19,5 Triliun
  5. Sejarah Singkat
  6. PT Bank Maspion Indonesia Tbk (Untuk Selanjutnya Disebut Bank Maspion)
  7. Saham Dibeli Bank Thailand, Saham Bank Maspion Melonjak
  8. Alim Markus Buka-bukaan, Jual Bank Maspion ke Bank Thailand
  9. KVsion Akuisisi 40% Saham Bank Maspion Lewat Rights Issue Rp3 Triliun
  10. Investor Jual 30% Saham ke KBank Thailand, Saham Bank Maspion Naik
  11. Perusahaan Thailand Akuisisi 62,3% Saham Bank Maspion (BMAS)
  12. Gelontorkan Dana Rp2,26 Triliun, KBank Tambah Kepemilikan di Bank Maspion
  13. Kasikorn Fuels Bank Maspion Ambition to Become Digital Bank
  14. KVF, Anak Perusahaan KASIKORNBANK, Selesaikan Akuisisi, Menjadi Pengendali Saham Bank Maspion
  15. Taipan Alim Markus Gugat Bank Maspion Sebesar Rp283,7 miliar
  16. Alim Investindo Lepas Saham, Bank Maspion (BMAS) Kini Penuhi Ketentuan Free Float
  17. Pengumuman Perubahan Nama dan Logo Perseroan
  18. Bank Maspion Resmi Ganti Nama Jadi Bank Kasikorn Indonesia
  19. 1 2 Dapat Persetujuan OJK, Bank Maspion Resmi Ganti Nama Jadi KBank Indonesia
  20. Bank Maspion

Pranala luar

Bank sentral: Bank Indonesia
Sistem konvensional
Bank BUMN
Bank Pembangunan Daerah
Bank swasta
Bank Allo ·Bank Amar ·Bank ANZ Indonesia ·Bank Artha Graha Internasional ·Bank BNP Paribas Indonesia ·Bank Bumi Arta ·Bank Capital ·Bank CCB Indonesia ·Bank Central Asia ·Bank CIMB Niaga ·Bank CTBC Indonesia ·Bank Danamon ·Bank Digital BCA ·Bank DBS Indonesia ·Bank Ganesha ·Bank Hana Indonesia ·Bank HSBC Indonesia ·Bank IBK Indonesia ·Bank ICBC Indonesia ·Bank Ina ·Bank Index ·Bank Jago ·Bank J Trust Indonesia ·Bank KB Indonesia ·Bank Kasikorn Indonesia ·Bank Krom ·Bank Mayapada ·Bank Maybank Indonesia ·Bank Mega ·Bank Mestika ·Bank Mizuho Indonesia ·Bank MNC ·Bank Multiarta Sentosa ·Bank Nobu ·Bank Neo Commerce ·Bank OCBC Indonesia ·Bank of India Indonesia ·Bank OK! Indonesia ·Bank Panin ·Bank Permata ·Bank QNB Indonesia ·Bank Resona Perdania ·Bank Saqu Indonesia ·Bank Sahabat Sampoerna ·Bank SBI Indonesia ·Bank Seabank Indonesia ·Bank Shinhan Indonesia ·Bank Sinarmas ·Bank SMBC Indonesia ·Bank Superbank ·Bank UOB Indonesia ·Bank Victoria ·Bank Woori Saudara
Kantor cabang bank asing
Sistem syariah
Bank syariah BUMN
Bank syariah daerah
Bank syariah swasta
Unit usaha syariah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan